newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Thursday, October 1, 2026

Brimob Siapkan Anti-Drone, Penonton MotoGP Mandalika Diminta Patuhi Aturan


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH  NTB 
Penonton MotoGP Mandalika 2026 diminta ikut menjaga keamanan selama balapan berlangsung. Brimob Polda NTB mengingatkan penonton tidak menerbangkan drone sembarangan, di sekitar area sirkuit.

Imbauan itu disampaikan Dansat Brimob Polda NTB Kombes Pol. Nadi Chaidir, S.I.K., M.H., Kamis (1/10/2026), saat mengecek sejumlah titik dan pos pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2026, dalam rangka cipta kondisi jelang perhelatan MotoGP Mandalika.

Kita siapkan anti-drone untuk mengantisipasi drone-drone liar. Kita sudah bersurat kepada Kor Brimob untuk meminta perangkat dan tim anti-drone," ujarnya.

Dikatakan, Brimob menyiapkan perangkat pendeteksi untuk mengantisipasi drone yang masuk ke area terlarang. Penonton diharapkan tidak mencoba menerbangkan drone tanpa izin, karena berpotensi mengganggu jalannya balapan.

Kalau sudah masuk area, nanti terdeteksi. Anti-drone akan melakukan downgrade supaya drone tidak bisa melakukan aktivitas lagi, sehingga tidak mengganggu berjalannya MotoGP," katanya.

Selain soal drone, Dansat Brimob Polda NTB mengajak penonton mengikuti arahan petugas, selama berada di kawasan sirkuit. Ketertiban penonton ikut membantu pengamanan event yang berlangsung 10-11 Oktober 2026.

Kami siapkan personel Brimob terlatih untuk menghadapi situasi berintensitas tinggi. Kami juga mengimbau masyarakat yang datang agar mengikuti aturan serta petunjuk petugas di lapangan. ( red )




TFG Jelang MotoGP Mandalika, Astamaops Polri Soroti Call Sign hingga Jalur Escape

 


Newsmetrontb.com_ MANDALIKA KUTA             Asisten Utama (Astama) Bidang Operasi Kapolri bersama Kapolda NTB, Kamis (1/10/2026), mematangkan pola pengamanan Pertamina Grand Prix of Indonesia, melalui Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mandalika Rinjani 2026 di Ball Room Raja Hotel, Kuta-Mandalika, Lombok Tengah.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengatakan, TFG menjadi tahapan penting untuk memastikan setiap personel memahami tugas, pola bertindak serta titik pengamanan saat MotoGP Mandalika berlangsung.

Bagi Polda NTB, penyelenggaraan MotoGP Mandalika bukan sekadar agenda olahraga internasional. Event ini membawa nama Indonesia ke panggung dunia. Karena itu, keamanan, keselamatan dan kenyamanan seluruh tamu maupun peserta menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraannya," ungkapnya.

Polda NTB sebelumnya menjalankan Operasi Kresna Mandalika Rinjani pada 14-27 September 2026 dengan sekitar 200 personel. Operasi Cipta Mandalika Rinjani berlangsung 28 September-4 Oktober dengan kekuatan 500 personel, untuk menjaga situasi kamtibmas di Kota Mataram, Lombok Tengah dan Lombok Barat.

"Sepuluh Polres lainnya juga melakukan operasi imbangan untuk menciptakan kondisi kondusif menjelang, selama dan setelah pelaksanaan MotoGP," ujarnya.

Irjen Kalingga mengatakan, tahapan pengamanan selanjutnya ditingkatkan melalui Operasi Mandalika Rinjani Kontijensi. Skema tersebut disiapkan untuk menghadapi gangguan yang membutuhkan penanganan cepat.

"Kita progresikan manajemen krisis. Ketika ada gangguan yang timbul, kami sudah siap dalam pelaksanaan kontijensi. Mari kita amankan Mandalika, kita jaga kepercayaan dunia dan kita buktikan Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang aman, profesional dan berkelas dunia," tegas Irjen Pol. Kalingga.

Sementara Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. menilai TFG menjadi ruang simulasi visual, untuk mengurai seluruh sasaran pengamanan. Empat sasaran utama mencakup orang, barang atau fasilitas, lokasi serta rangkaian kegiatan.

TFG ini simulasi secara visual. Kita merangkai sasaran pengamanan supaya jelas siapa berbuat apa, cara bertindaknya bagaimana dan tidak ada lagi yang raba-raba saat pelaksanaan," katanya.

Komjen Pol. Roycke meminta pola operasi terus disempurnakan melalui analisis potensi kerawanan. Ia juga menekankan penggunaan call sign, kesiapan pospam sesuai tingkat kerawanan, serta keseragaman perlengkapan personel yang bertugas di area sentral sirkuit.

Semakin lengkap analisis yang disusun, semakin besar peluang kita mencegah dan mengurangi berbagai permasalahan selama pengamanan," ucapnya.

Pengaturan jalur keluar-masuk, drop off, parkir hingga jalur escape juga diminta dipastikan sejak awal. Peta lokasi lengkap perlu disiapkan agar pergerakan tamu, personel maupun kendaraan dapat berlangsung terarah.

"Jalur masuk, jalur keluar, jalur parkir, pembagian area dan jalur escape harus jelas. Termasuk helipad, karena nanti banyak pejabat negara yang akan hadir," tuturnya.

Antisipasi kebakaran lahan turut menjadi perhatian. Komjen Roycke meminta jajaran mencegah titik panas berkembang menjadi kebakaran, yang dapat mengganggu pandangan pembalap maupun aktivitas di sekitar sirkuit.

"Hotspot harus dipantau. Lahan di sekitar lokasi perlu dibasahi untuk mengurangi potensi karhutla. Humas dan Bhabinkamtibmas juga perlu menyampaikan imbauan kepada masyarakat," pesannya.

Komjen Roycke juga meminta penguatan komunikasi publik melalui media lokal. Imbauan terkait barang bawaan, alur kedatangan, keselamatan anak serta informasi jalur keluar-masuk perlu disampaikan sebelum event berlangsung.

Masih ada waktu untuk bermain di sisi komunikasi. Humas perlu menyampaikan imbauan melalui televisi daerah, radio dan kanal informasi lainnya, agar masyarakat memahami aturan sebelum datang ke lokasi," tandasnya.

Menurut perwira tinggi (Pati) Polri bintang tiga itu, seluruh unsur pengamanan perlu mendapat briefing secara menyeluruh. Setiap kepala pengamanan (kapam) objek harus memahami personel, tugas serta cara bertindak, sehingga seluruh titik pengamanan dapat terintegrasi.

Jangan sampai personel justru fokus menonton event. Sedikit melirik boleh, tetapi tugas pengamanan harus tetap menjadi fokus utama," tegas Komjen Pol Roycke. ( red ) 




Kombes Dewa Wijaya Menjadi Sekjen Karate Bhayangkara Presisi Siap Tingkatkan Prestasi



Newmetrontb.com_ JAKARATA   
Persatuan Karate Bhayangkara Presisi memperkuat barisan pengurus. Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H. dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal mendampingi Ketua Umum Prof. (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU.  
Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor Kep/328/III/2026, tentang Pengukuhan Pengurus Persatuan Karate Bhayangkara Presisi.

Mandat tersebut membawa sapaan Kombes Dewa Wijaya ke posisi strategis, untuk menggerakkan roda organisasi sekaligus memperkuat pembinaan atle dan Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab serta  akan  fokus  memperkuat organisasi, meningkatkan pembinaan atlet, serta membuka ruang kompetisi yang lebih luas bagi Karate Bhayangkara Presisi," ungkap Kombes Dewa Wijaya

Sebagai Sekjen, Kombes Dewa Wijaya bakal menopang arah organisasi yang dipimpin Prof. Hermawan Sulistyo atau Prof. Kikiek. Penguatan manajemen, pembinaan atlet, kompetisi hingga kesinambungan program jadi bagian fokus kepengurusan

"Kami ingin membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan. Prestasi atlet tidak lahir secara instan, tetapi membutuhkan latihan, kompetisi, pendampingan serta organisasi yang solid," kata Dewa Wijaya

Langkah tersebut ikut menopang persiapan Karate Bhayangkara Presisi menuju berbagai agenda kompetisi, termasuk Kejuaraan Karate Piala Kapolri.

 Pengalaman bertanding jadi perhatian penting untuk menjaga perkembangan atleKami akan mendorong atlet agar tidak hanya aktif berlatih, tetapi juga memiliki pengalaman bertanding yang cukup.

 Kompetisi menjadi bagian penting untuk mengukur hasil pembinaan," ujar Kombes Dewa Wijaya

Sebelumnya, Kontingen Karate Bhayangkara Presisi mencatat prestasi, sebagai juara umum Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2026 di Malang. Capaian tersebut memberi energi tambahan bagi pembinaan atlet.

Kombes Dewa Wijaya menilai, penguatan organisasi perlu berjalan beriringan dengan pembinaan prestasi. Posisi Sekjen menjadi bagian penting dalam menjaga program tetap bergerak.Kami ingin Karate Bhayangkara Presisi terus berkembang. Organisasi harus solid, pembinaan harus berjalan, atlet harus mendapat kesempatan bertanding serta prestasi harus terus ditingkatkan," tegasnya.Kombes Dewa Wijaya 

Lanjit Ia  tegaskan  akan membawa mandat tersebut dengan target memperkuat fondasi organisasi. Pembinaan atlet, manajemen kompetisi hingga pengembangan prestasi, bakal menjadi bagian dari langkahnya sebagai Sekjen.

Mohon dukungan semua pihak. Kami akan bekerja bersama untuk memajukan Karate Bhayangkara Presisi, serta melahirkan atlet-atlet yang mampu membawa nama baik Polri di berbagai kompetisi," tutup Kombes Pol. Dewa Wijaya. ( red ) 

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Abah Naik Status Ke Penyidikan


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH 
Penanganan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap belasan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Desa Bungkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, terus bergulir.

Polresta Lombok Tengah memastikan perkara yang menyeret TGH Muhammad Imanuddin Sumar alias Abah AIS tersebut telah naik ke tahap penyidikan Sudah naik ke tahap penyidikan,” kata Kasi Humas Polresta Lombok Tengah Iptu Lalu Brata.

 Lanjut olehnya  bahwa Saat ini penyidik  masih mendalami keterangan sejumlah saksi termasuk pihak yang diduga menjadi korban sampai  saat  ini baru 12 orang  yang telah menjalani pemeriksaan termasuk terlapor dan istrinya  Abah juga .

Dan terkait informasi jumlah korban yang disebut mencapai 30 orang pihak kepolisian  belum memberikan kepastian  karena penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi. 

Apakah Korban sebayak  30 orang atau  bertambah ,  Kita tunggu saja hasil pendalaman saat ini  karena pihak kami  dalam hal ini penyidik baru memeriksa saksi-saksi,” ujarnya. " Kasi Humas  L.Brata 

Selain pemeriksaan saksi, polisi juga berencana melibatkan psikolog dalam proses penanganan perkara karena  pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pendalaman terhadap kondisi serta keterangan yang berkaitan dengan dugaan kekerasan seksual tersebut. 

Polisi memastikan proses penyidikan masih berjalan. Keterangan dari para saksi, termasuk korban, akan menjadi bagian dari pendalaman sebelum penyidik menentukan langkah hukum selanjutnya.

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah adanya laporan dugaan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Ponpes Abul Barokat Wannafahat. TGH Muhammad Imanuddin Sumar alias Abah AIS disebut dalam perkara tersebut sebagai terlapor.

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa serta pihak-pihak yang terlibat dalam perkara tersebut. ( red )

Wednesday, September 30, 2026

Operasi Cipta Mandalika Siagakan X-Ray dan K-9 di Bandara BIZAM dan Pelabuhan


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM      
Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Objek Vital dalam Operasi Cipta Mandalika 2026 memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk wilayah Lombok jelang gelaran internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang berlangsung dari 28 September hingga 4 Oktober 2026. 

Fokus utama pengamanan dalam Operasi Cipta Mandalika ini dipusatkan pada Bandara Internasional Lombok (BIZAM) serta titik pelabuhan strategis seperti Pelabuhan Lembar dan Gili Mas.

Kasub Satgas Objek Vital Operasi Cipta Mandalika 2026, AKBP I Wayan Budiarsa, S.Pd., menegaskan bahwa pemeriksaan intensif di pintu masuk penerbangan maupun jalur laut menjadi prioritas utama untuk mempersempit ruang gerak pihak yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Fokus pengamanan objek vital dalam Operasi Cipta Mandalika ini mencakup pintu-pintu masuk utama, yakni Bandara BIZAM dan area pelabuhan (Pelabuhan Lembar serta Gili Mas), selain pengawasan pada hotel-hotel akomodasi para pembalap dan kru resmi,” ujar AKBP Wayan Budiarsa.

Guna mengoptimalkan pengawasan di titik-titik krusial tersebut, tim Operasi Cipta Mandalika menyiagakan peralatan deteksi canggih, termasuk unit X-Ray perbantuan dari Baharkam Polri di tiga gate utama.

Sebanyak 70 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan objek vital ini. Jumlah tersebut mencakup personel organik Polda NTB dan BKO Mabes Polri (Baharkam) sebanyak 30 personel dari Polisi Pariwisata (Polpar) serta Polisi Satwa (K-9). 

Selain siaga di BIZAM dan area pelabuhan, personel Operasi Cipta Mandalika juga disebar ke hotel-hotel penyangga di Lombok Barat dan Kota Mataram dengan pembekalan keterampilan khusus seperti penguasaan bahasa asing, pungkas AKBP Wayan Budiarsa. ( red ) 



Karate Bhayangkara Presisi Sabet Juara Umum Piala Panglima TNI 2026 di Malang


Newsmetrontb.com_ MALANG  JAWA TIMUR
Kontingen Karate Bhayangkara Presisi pulang membawa kabar manis dari Malang. Tim ini meraih juara umum Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2026. Prestasi tersebut menjadi modal penting menuju Kejuaraan Karate Piala Kapolri mendatang.

Ketua Umum Karate Bhayangkara Presisi Prof. (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., A.P.U. mengapresiasi perjuangan para atlet. Ia menilai capaian di Malang memperlihatkan semangat bertanding serta kerja keras tim.

Semangat sportivitas dan kebersamaan terus berkembang dalam perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik," kata Prof Hermawan.

Para atlet Karate Bhayangkara Presisi tampil kompak mengenakan seragam tim. Sejumlah personel Polri juga terlihat mendampingi kontingen.

Prof Hermawan menempatkan pembinaan jangka panjang, sebagai bagian penting dalam pengembangan karate. Kompetisi rutin memberi ruang bagi atlet untuk mengasah teknik, sekaligus menjaga mental bertanding.

Kejuaraan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan langkah menuju komunitas yang lebih sehat, disiplin, dan terhubung secara positif melalui keberagaman bakat, semangat sportivitas, serta partisipasi luas," ujarnya.

Gelar juara umum Piala Panglima TNI 2026 di Malang, kini menjadi suntikan motivasi bagi Karate Bhayangkara Presisi. Target berikutnya mengarah ke Piala Kapolri 2027. 

Prof Hermawan berharap atmosfer kompetisi terus melahirkan atlet berprestasi, sekaligus memperkuat nilai disiplin dalam olahraga karate ,Semoga semangat sportivitas dan kebersamaan terus berkembang," tutup Prof Hermawan. ( red ) 

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Patroli Dialogis di Pantai Kuta



Newsmetrontb.com_ KUTA  MANDALIKA 
Menjelang gelaran internasional MotoGP Mandalika 2026, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di kawasan Mandalika.

Sejumlah personel Polda NTB melaksanakan patroli dialogis di kawasan Pantai Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Selasa (29/09/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Ops Cipta Mandalika Rinjani 2026 dalam rangka cipta kondisi menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Selain memantau situasi keamanan di kawasan wisata, personel juga menyapa dan berdialog langsung dengan masyarakat. Para pelaku usaha, seperti pedagang kaki lima, juru parkir, hingga warga sekitar menjadi sasaran komunikasi personel kepolisian.

Dalam dialog tersebut, personel menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan Mandalika menjelang kedatangan wisatawan dan penonton MotoGP.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan Ops Cipta Mandalika Rinjani 2026 merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Ops Mandalika Rinjani 2026 dalam rangka pengamanan MotoGP.

Jadi sebelum Ops Mandalika Rinjani 2026 yang mulai dilaksanakan pada 5 Oktober hingga 16 Oktober 2026, Polisi melakukan upaya cipta kondisi kamtibmas melalui Ops Cipta Mandalika Rinjani 2026. Ini menjadi bagian untuk menciptakan harkamtibmas yang kondusif menjelang MotoGP,” ujar Kholid.

Menurutnya, patroli dialogis menjadi salah satu langkah preventif untuk membangun komunikasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan di kawasan yang menjadi salah satu pusat aktivitas wisatawan tersebut.

Polda NTB berharap keterlibatan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya berlangsung sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga didukung situasi keamanan yang aman, nyaman, dan kondusif. ( red ) 



Tim Karate Bhayangkara Presisi Mabes Polri Sabet Juara Umum


Newsmetrontb.con_ MALANG 
 Tim Karate Bhayangkara Presisi (KBP) Mabes Polri kembali mengukir prestasi gemilang dengan keluar sebagai Juara Umum pada ajang Open Tournament Karate Piala Panglima TNI Tahun 2026. Dalam kejuaraan yang berlangsung di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, pada 28 hingga 30 September 2026 tersebut, Tim KBP sukses mendominasi kategori TNI-Polri dengan mengoleksi total 23 medali.

Ajang berskala nasional yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini diikuti oleh 17 kontingen terbaik dari berbagai instansi TNI dan Polri seluruh Indonesia. 

Keberhasilan Tim KBP mengunci gelar Juara Umum mempertegas kualitas pembinaan serta kedalaman skuad atlet bela diri yang dimiliki oleh institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Konsolidasi Atlet Terbaik dan Raihan 23 Medali

Capaian impresif ini tidak lepas dari langkah strategis yang diambil oleh Ketua Karate Bhayangkara Presisi Mabes Polri, Prof. (Ris.) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU., atau yang akrab disapa Prof. Kikiek. Sebelum kejuaraan dimulai,

 Prof. Kikiek secara khusus melakukan pemanggilan terhadap 32 karateka peraih juara pada ajang Piala Kapolri Tahun 2026 untuk ditempa dan memperkuat kontingen Mabes Polri.

Melalui persiapan matang dan disiplin tinggi, Tim KBP berhasil memboyong 23 medali yang terdiri atas 8 medali emas, 6 medali perak, dan 9 medali perunggu. Dominasi ini mengungguli jajaran kontingen lain yang bertanding di ajang tersebut.

Keberhasilan menjadi juara umum di Piala Panglima TNI 2026 adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan dedikasi tinggi seluruh atlet serta tim pelatih. 

Pemanggilan 32 peraih juara Piala Kapolri terbukti mampu membentuk komposisi tim yang solid dan tangguh saat berhadapan dengan 17 kontingen lainnya di GOR Ken Arok," ujar Prof. Kikiek saat memberikan keterangan resminya.

Rincian Capaian Para Ksatria Bhayangkara

Perolehan 8 medali emas Tim KBP disumbangkan oleh para atlet unggulan dari berbagai Kepolisian Daerah (Polda). Di sektor Kata, Yudha Fadillah Pratama (Polda Jabar) merengkuh emas di kategori Kata Perorangan Putra TNI-Polri, sementara Emilia Sri (Polda Metro Jaya) mendominasi kategori Kata Perorangan Putri. 

Emilia juga sukses menambah koleksi emasnya lewat nomor Kata Beregu Putri bersama rekan satu timnya dari Polda Metro Jaya, yakni Dian Monica Nababan dan Syifa Amalia Akhmad.

Keperkasaan Tim KBP di nomor Kumite turut memperkokoh posisi puncak. Medali emas masing-masing diraih oleh Jessica Tety Debora (Polda Riau) pada kelas Kumite Perorangan +68 kg Putri, Ailam Fa Agna (Polda Kalsel) di kelas Kumite -55 kg Putri, Nur Halim (Polda Lampung) pada kelas Kumite -67 kg Putra, Brillyan Ogy Bagus Kusuma (Polda Jatim) pada kelas Kumite -75 kg Putra, serta Ni Komang Astrid (Polda Bali) yang sukses menjuarai kelas Kumite -68 kg Putri.

Sementara itu, 6 medali perak berhasil diamankan oleh Syifa Amalia Akhmad (Polda Metro Jaya) di nomor Kata Perorangan Putri, Afifah Azzura (Polda Sumut) pada Kumite -61 kg Putri, Ni Luh Putu Ayu Kompyang Purwandani (Polda Bali) di kelas Kumite +68 kg Putri, Meisya Asriana pada Kumite -50 kg Putri, Niza Azzura (Polda Banten) di kelas Kumite -55 kg Putri, serta Farhan Al Amin (Polda Sumbar) pada kelas Kumite -67 kg Putra.

Melengkapi torehan tersebut, 9 medali perunggu diraih oleh Meisya Asriana (Polda Jabar) dan Sonya Aulia (Polda NTB) pada Kata Perorangan Putri, Arenry Le Roi (Polda Babel) di Kata Perorangan Putra, serta tim Kata Beregu Putra TNI-Polri yang diperkuat trio Polda Jabar yakni Yudha Fadillah Pratama, Maulana Malik Awaludin, dan Fadil Muhammad Rahman. 

Medali perunggu lainnya disumbangkan oleh Ahmad Alaydrus (Polda Jatim) pada Kumite -67 kg Putra, Salma Aulia (Baharkam Polri) dan Dwi Shefira (Polda Jabar) di kelas Kumite -68 kg Putri, Muhammad Dimas Rifqi (Polda Jatim) pada Kumite +84 kg Putra, serta Timothy Roberto Octo Karly (Korbrimob) di kelas Kumite -84 kg Putra.

Modal Berharga Menuju World Police and Fire Games 2027

Torehan manis di Malang ini menyempurnakan rekam jejak positif yang diukir Tim Karate Bhayangkara Presisi di ajang internasional. Belum lama sebelum Piala Panglima TNI digelar, tim asuhan Prof. Kikiek ini juga sukses mengharumkan nama Indonesia pada kejuaraan Thailand Open Championship di Kasetsart University, Bangkok, dengan membawa pulang 6 medali yang terdiri dari 3 medali emas dan 3 medali perunggu.

Rangkaian prestasi konsisten di level nasional maupun internasional kini menjadi modal optimisme bagi KBP Mabes Polri untuk menyongsong agenda kejuaraan dunia yang lebih besar di masa mendatang.

Rangkaian hasil positif dari Thailand Open hingga Juara Umum di Piala Panglima TNI 2026 ini merupakan fondasi penting bagi kami. Ini menjadi tolok ukur sekaligus pemicu semangat untuk melangkah lebih jauh.

 Fokus utama dan target besar kita berikutnya adalah bersiap menghadapi World Police and Fire Games 2027 di Perth, Australia, di mana kita bertekad untuk kembali mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi. ( red ) 

Tuesday, September 29, 2026

Karorena Polda NTB Cek Rumah Susun Polsek Kawasan Mandalika


Newsmetrontb.com_ Mataram, NTB         
Upaya memastikan fasilitas dinas dapat dimanfaatkan secara optimal terus dilakukan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala Biro Perencanaan (Karorena) Polda NTB Kombes Yeyen Lesmana, S.I.K., M.H. melakukan pengecekan bangunan Rumah Susun (Rusun) di Polsek Kawasan Mandalika, Senin (28/09/2026).

Pengecekan tersebut dilakukan untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan fasilitas dinas sekaligus memastikan pemeliharaan aset dan kesiapan infrastruktur pendukung, terutama dalam menunjang berbagai event strategis yang berlangsung di kawasan Mandalika.

Dalam monitoring tersebut, Karorena turut mengecek kelayakan hunian Rusun guna memastikan fasilitas tempat tinggal dinas berada dalam kondisi yang layak, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi personel dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Tidak hanya melakukan pengecekan fisik bangunan, Karorena juga memberikan arahan agar fasilitas Rusun dinas tersebut dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik. Optimalisasi fasilitas dinas diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja personel Polsek Kawasan Mandalika, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Rumah hunian dinas ini agar dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang kinerja personel sehingga dapat meningkatkan berbagai layanan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Karorena.

Kepada media, Karorena menjelaskan bahwa pengecekan tersebut merupakan bagian dari pengawasan terhadap keberadaan fasilitas dinas sekaligus mendorong pemanfaatan aset secara optimal.

Menurutnya, fasilitas yang terpelihara dan dimanfaatkan dengan baik dapat menjadi salah satu unsur pendukung dalam pelaksanaan tugas personel, terutama di kawasan Mandalika yang menjadi salah satu lokasi berbagai kegiatan dan event strategis.

Dengan monitoring tersebut, Polda NTB memastikan fasilitas yang tersedia tidak hanya terjaga dari sisi aset, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat dalam menunjang pelaksanaan tugas dan peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat. ( red ) 



Wakapolda NTB Lepas Pasukan BKO ke Dompu dan Bima


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAN 
Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, Selasa (29/9/2026), memimpin apel pergeseran pasukan BKO kamtibmas menuju wilayah hukum Polres Dompu, Polres Bima dan Polres Bima Kota, di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB mulai pukul 08.00 Wita.

Personel BKO akan bertugas selama dua bulan, untuk membantu menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

"Hari ini saudara-saudara berangkat membawa amanah negara dan kepercayaan masyarakat, untuk melaksanakan tugas BKO selama dua bulan ke depan di Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima," kata Brigjen Hari saat memberikan arahan.

Wakapolda NTB meminta personel memaknai penugasan sebagai panggilan pengabdian. Pengalaman personel yang pernah menjalankan BKO, diminta menjadi bekal menghadapi dinamika di lapangan.

"Maknai penugasan ini sebagai panggilan pengabdian. Petik pengalaman dari rekan-rekan yang telah melaksanakan BKO sebelumnya, pahami dinamika di lapangan dan jadikan bekal untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.

Dalam arahannya, Brigjen Hari menekankan kekuatan Polri tidak hanya bertumpu pada jumlah personel maupun perlengkapan. Integritas, keteladanan dan kepercayaan masyarakat menjadi modal penting saat menjalankan tugas.

"Jadikan kehadiran saudara sebagai sumber ketenangan, perlindungan dan solusi," tegasnya.

Personel juga diminta mengedepankan pendekatan humanis dan preventif, melalui Polmas serta komunikasi dengan masyarakat. Potensi gangguan diharapkan dapat dicegah sejak dini.

"Bangun komunikasi, dengarkan masyarakat dan cegah potensi gangguan sejak dini," pesan Brigjen Hari.

Selain itu, personel diminta mengenali karakter masyarakat, tokoh, kearifan lokal serta potensi kerawanan di wilayah tugas. Koordinasi bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat juga perlu diperkuat.

"Perkuat sinergitas dan koordinasi. Kenali wilayah, karakter masyarakat serta potensi kerawanan, agar setiap dinamika dapat dihadapi dengan tepat," katanya.

Brigjen Hari juga turut mengingatkan personel menjaga profesionalisme serta mematuhi hukum dan SOP. Setiap tindakan harus terukur dan proporsional tanpa keputusan emosional.

"Jadilah solusi dan hadirkan rasa aman. Hadapi setiap dinamika dengan kepala dingin dan tindakan yang tepat," ucapnya.

Menutup arahannya, Wakapolda NTB meminta seluruh personel menjaga kekompakan selama menjalankan tugas di Dompu, Bima dan Kota Bima.

"Berangkatlah dengan niat mengabdi, jalankan setiap amanah dengan tulus, berbaktilah dengan sepenuh hati, dan kembalilah membawa kehormatan serta kebanggaan. ( red ) 




Ditpolairud Polda NTB Perketat Pengamanan di Pelabuhan Jelang motoGP 2026


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM 
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memperketat pengamanan dan pemantauan di seluruh pintu masuk pelabuhan di Pulau Lombok pada pada operasi Cipkon MotoGP Mandalika, Senin (28/9/2026). 

Langkah antisipatif ini digelar dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan “Cipta Mandalika Rinjani 2026” guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap kondusif menjelang gelaran internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026.

Kegiatan pengamanan yang dipimpin langsung oleh Subsatgas Polairud ini menyasar area masyarakat pesisir, perkantoran pelabuhan, hingga zona inti pelabuhan di sembilan titik strategis. 

Adapun lokasi yang menjadi fokus pemantauan meliputi Pelabuhan Senggigi, Pelabuhan Ampenan, Pelabuhan Awang, Kawasan Kuta Mandalika, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Gili Mas, Pelabuhan Khayangan, Pelabuhan Tanjung Luar, serta Pelabuhan Bangsal.

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke F S Samola, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa langkah pendeteksian dini di lini perairan dan pelabuhan ini merupakan kunci vital untuk menjaga stabilitas keamanan Wilayah Lombok jelang ajang balap dunia tersebut.

“Pengamanan dan pemantauan ketat di seluruh jalur keluar-masuk pelabuhan se-Pulau Lombok ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan rasa aman, baik bagi masyarakat lokal maupun para wisatawan dan kru yang mulai berdatangan. Kami melakukan deteksi dini potensi gangguan kamtibmas agar perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kombes Pol Boyke.

Melalui pengerjaan personel gabungan dan patroli rutin sejak pukul 09.00 WITA hingga selesai, kegiatan ini berhasil menciptakan situasi kamtibmas yang aman, terendali, dan kondusif di seluruh kawasan pintu masuk perairan Lombok.

Ditpolairud Polda NTB mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut untuk terus bersinergi menjaga ketertiban umum demi suksesnya penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 di Kabupaten Lombok Tengah.  ( red ) 



Monday, September 28, 2026

Polsek Rasana’e Barat Gagalkan Peredaran Ratusan Gram Sabu Asal Surabaya


Newsmetrontb.com_ BIMA KOTA  NTB.           
Tim Opsnal Polsek Rasana’e Barat Polres Bima Kota berhasil menggagalkan upaya peredaran gelap narkotika jenis sabu dan ekstasi di wilayah hukum Polsek Rasana’e Barat pada Minggu malam (27/9/2026).

 Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang terduga pelaku beserta ratusan gram barang bukti yang disita di kawasan SPBU Amahami, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Dua terduga pelaku yang berhasil diamankan masing-masing berinisial HM (36), warga Kelurahan Tanjung, dan FRDN alias FKS (42), warga Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

​Kapolsek Rasana’e Barat AKP Adhar, S.Sos., membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua terduga pelaku yang diduga membawa dan menguasai barang haram tersebut dari luar daerah.

Pengungkapan ini berawal dari informasi akurat masyarakat yang menyebutkan adanya seorang pemuda membawa narkotika jenis sabu dari Surabaya menuju Kota Bima. Menindaklanjuti laporan tersebut, saya langsung menerbitkan Surat Perintah (Sprin/54/IX/2026/Sek.Rasbar) dan memerintahkan Tim Opsnal yang dipimpin oleh Aiptu Thaufarrahman, S.H., untuk melakukan penyelidikan serta pengejaran," ujar AKP Adhar, S.Sos., Senin (28/9/2026).

AKP Adhar menjelaskan, sekitar pukul 22.00 WITA, petugas membuntut mobil travel yang ditumpangi oleh terduga pelaku HM dari arah perjalanan menuju Kota Bima. Saat mobil travel tersebut berhenti untuk mengisi bahan bakar di SPBU Amahami, terduga pelaku HM turun dan mengambil tas miliknya yang disimpan di bagasi belakang.

Tak lama kemudian, terduga pelaku lainnya, FRDN, datang menjemput HM menggunakan sepeda motor Honda GL Pro. Petugas yang sudah mengepung lokasi langsung bergerak cepat mengamankan keduanya sebelum sempat meninggalkan area SPBU.

"Dengan disaksikan oleh saksi umum dan setelah menunjukkan surat perintah resmi, anggota di lapangan langsung melakukan penggeledahan badan serta barang bawaan terduga pelaku. Dari hasil penggeledahan, kami menemukan satu klip kecil berisi diduga sabu di dalam kantong celana depan sebelah kiri terduga pelaku," ungkap Kapolsek.

Pemeriksaan dilanjutkan terhadap tas ransel warna abu-abu milik HM. Dari dalam tas tersebut, tim kembali menemukan satu klip besar dan satu klip sedang diduga sabu, serta satu klip kecil diduga ekstasi yang disembunyikan di dalam lipatan celana.

Adapun rincian barang bukti narkotika yang berhasil disita petugas meliputi:

Sabu: Total berat bruto 156,34 gram (netto 149,76 gram), terdiri dari 1 klip besar (bruto 100,27 gram), 1 klip sedang (bruto 50,64 gram), dan 1 klip kecil (bruto 2,29 gram).

Ekstasi: Berat bruto 0,83 gram (netto 0,07 gram).

​Barang Bukti Lain: 1 buah bong/alat hisap, 3 unit handphone, 3 buah korek gas, 1 buah tas ransel warna abu-abu, serta 1 unit sepeda motor Honda GL Pro.

"Saat ini kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah kami serahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut serta pengembangan jaringan peredarannya," pungkas AKP Adhar. ( red ) 

Jibom Polda NTB Simulasi Penganan Pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026


Newsmetrontb.com_ MANDALIKA LOMBOK TENGAH
, Dentuman keras tiba-tiba pecah di tengah simulasi pengamanan MotoGP Mandalika 2026. Sebuah benda mencurigakan diduga bom ditemukan di sekitar Sirkuit Mandalika. Tim Jibom Polda NTB langsung bergerak melakukan penanganan.

Adegan menegangkan itu menjadi bagian Simulasi Pengamanan dan Kontinjensi Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) Mandalika 2026, Senin (28/9/2026), di area parkir Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Sebelum ledakan, simulasi lebih dulu menampilkan ancaman teror terhadap tamu VVIP. Aparat terlibat baku tembak serta aksi kejar-kejaran dengan orang tak dikenal.

Situasi kembali memanas setelah Unit Wanteror melaporkan temuan benda mencurigakan di sekitar sirkuit. Tim Jibom Polda NTB segera diterjunkan dengan dukungan satu unit Robot Jibom serta pesawat Black Hornet Nano Drone.

Penanganan benda mencurigakan itu menjadi salah satu skenario kontinjensi, untuk menguji respons aparat menghadapi ancaman selama gelaran MotoGP.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengatakan, simulasi digelar sebagai bagian rangkaian pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2026. MotoGP Mandalika dijadwalkan berlangsung 9-11 Oktober 2026.

Hari ini Senin 28 September 2026, dilaksanakan simulasi pengamanan dan kontingensi Operasi Mandalika Rinjani 2026. Ini rangkaian pengamanan dalam rangka Operasi Mandalika Rinjani 2026, yang pelaksanaannya nanti tanggal 9, 10, 11 Oktober 2026," ungkapnya.

Pengamanan MotoGP disiapkan dalam tiga zona, yakni zona barat, tengah serta timur. Sebanyak 42 titik pos pengamanan disiapkan untuk mengawal aktivitas di kawasan KEK The Mandalika.

Irjen Kalingga menyebutkan, rangkaian pengamanan berjalan sebelum hingga sesudah event. Sebanyak 2.678 personel gabungan disiapkan, termasuk dukungan dari unsur Pemprov NTB, TNI, Lanal, ITDC, tokoh masyarakat serta tokoh agama.

"Untuk personel yang dilibatkan pada operasi Mandalika tahun ini 2.678 orang. Itu yang langsung dalam pengamanan di objek Mandalika, ring 2, ring 3 dan ring 4," ucap Irjen Kalingga.

Tak hanya ancaman bom. Simulasi turut menampilkan skenario kebakaran hutan dan lahan (karhutla) salah sau bukit di Kuta, pemblokiran jalan serta aksi ricuh demonstrasi sekitar 100 warga lokal menuju Kantor ITDC.

Irjen Kalingga menegaskan, pola pengamanan disiapkan secara bertahap mulai H-20 hingga H+10. Polres jajaran di wilayah NTB juga menjalankan operasi imbangan, untuk mengawal arus kedatangan hingga kepulangan wisatawan dan pembalap.

"Polda Nusa Tenggara Barat dan Kodam IX/Udayana dalam hal ini Korem 162/Wira Bhakti, siap mengamankan Operasi Mandalika tahun 2026,"

Sementara Direktur ITDC Troy Warokka mengapresiasi kesiapan lintas instansi dalam simulasi tersebut. Ia menilai kolaborasi berbagai stakeholder menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran MotoGP Mandalika.

Kegiatan hari ini menegaskan kesiapan kolektivitas ITDC bersama seluruh stakeholder pengamanan, mengamankan Pertamina GP of Indonesia 2026 dengan situasi yang aman dan kondusif," tuturnya.

Troy menegaskan, ITDC bersama stakeholder pengamanan siap menghadapi berbagai potensi gangguan, selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Kami solid, kami membawa nama Indonesia, kami membawa Merah Putih dan mari kita amankan bersama dengan soliditas hari ini dan seterusnya," tegas Troy.

Simulasi ditutup dengan pesan pengamanan bersama. MotoGP Mandalika bukan hanya agenda olahraga internasional, tetapi juga momentum menjaga keamanan serta kenyamanan NTB bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bukan hanya tugas Polri mengamankan ini, namun ini tugas kita bersama. Kita amankan bersama Mandalika, kita amankan Indonesia (  red ) 




Polda NTB Gelar Simulasi Pengamanan dan Kontinjensi MotoGP Mandalika 2026


Newsmetrontb com_ MANDALIKA LOMBOK TENGAH
, Menjelang gelaran internasional MotoGP Mandalika 2026, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mematangkan kesiapan pengamanan. Salah satunya melalui Simulasi Pengamanan dan Kontinjensi Ops Mandalika Rinjani 2026 dalam rangka pengamanan Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026, Senin (28/09/2026).

Simulasi digelar di halaman Parkir Timur (Parkit) Sirkuit Mandalika dan dihadiri Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., jajaran Pemerintah Provinsi NTB, Direktur Utama ITDC Troy Waroka, para Kapolres/ta jajaran Pulau Lombok, serta sejumlah stakeholder terkait.

Berbagai skenario pengamanan yang telah dipersiapkan diperagakan secara langsung. Mulai dari pengamanan penonton saat memasuki kawasan sirkuit melalui pintu masuk, pengamanan VVIP, hingga penanganan sejumlah situasi kontinjensi.

Skenario tersebut meliputi penanganan ancaman teror bom, kebakaran lahan, hingga aksi unjuk rasa. Simulasi dilakukan untuk menyamakan pemahaman dan kesiapan seluruh personel maupun stakeholder apabila menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengatakan simulasi pengamanan dan kontinjensi tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menghadapi MotoGP Mandalika 2026 yang akan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026.

Pengamanan MotoGP ini kita beri sandi Ops Mandalika Rinjani 2026, di mana operasi ini melibatkan 2.678 personel gabungan, Polri, TNI, pemerintah dan segenap mitra kamtibmas dari elemen masyarakat,” ujar Kapolda.

Ia menjelaskan, sebelum memasuki operasi puncak, Polda NTB telah melaksanakan Ops Kresna Mandalika Rinjani dan Ops Cipta Mandalika Rinjani sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif menjelang MotoGP.

Puncak dari pengamanan MotoGP ini adalah Ops Mandalika Rinjani 2026. Operasi ini merupakan kerja bersama-sama antara Polri, TNI, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk bagaimana menyukseskan event internasional ini,” tegasnya.

Menurut Kapolda, aspek keamanan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan MotoGP. Karena itu, seluruh stakeholder dilibatkan dalam pengamanan, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan event.

Kesuksesan MotoGP agar berjalan aman dan lancar adalah tugas kita bersama,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama ITDC Troy Waroka menyampaikan apresiasi terhadap berbagai persiapan pengamanan yang telah dilakukan Polda NTB bersama seluruh stakeholder.

Kami apresiasi persiapan pengamanan yang dipersiapkan Polda NTB. Semua persiapan sudah kita saksikan bersama diperagakan dalam simulasi,” ungkap Troy.

Ia mengajak seluruh masyarakat NTB, khususnya masyarakat Kabupaten Lombok Tengah, untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Mari kita bersama-sama seluruh masyarakat NTB, khususnya Kabupaten Lombok Tengah, kita sukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Ini tentu akan memberikan manfaat positif bagi daerah dan masyarakat NTB. ( red ) 



Saturday, September 26, 2026

Polres Lombok Timur Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR     
Polres Lombok Timur salurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau di Gubuk Montong Kelelek, Dusun Pene Utara, Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Jumat pagi (25/9/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

 Dalam kegiatan tersebut, Polres Lombok Timur menyalurkan sebanyak tiga unit tangki air bersih. Masing-masing tangki memiliki kapasitas 5.000 liter, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 15.000 liter air bersih.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sekitar  55 kepala keluarga (KK) yang berada di Gubuk Montong Kelelek, Dusun Pene Utara.

Kegiatan penyaluran air bersih turut dihadiri Kabag Logistik Polres Lombok Timur AKP Sukirman, IPTU Heru Kristianto, Kapolsek Jerowaru IPDA M. Irwan, S.H., Pj. Kepala Desa Pene Mastur Amir, S.KM., MAP., serta Kepala Wilayah Pene Utara H. Subuh.

Pj. Kepala Desa Pene bersama Kepala Wilayah Pene Utara dan warga penerima manfaat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Lombok Timur atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat.

 Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami keterbatasan ketersediaan air bersih.

Polres Lombok Timur juga diharapkan dapat melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan mengingat wilayah tersebut setiap musim kemarau mengalami persoalan kekurangan air bersih.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Pene, Briptu Aunul, akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait akan dilakukan apabila masyarakat masih membutuhkan bantuan distribusi air bersih berikutnya.

 PS Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, mengatakan kegiatan pembagian air bersih tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan upaya Polri untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau,"( red )

Friday, September 25, 2026

Semarak Lombok Vespa Festival, WBP Lapas Selong Gelar Musik Cilokaq dan Prisean


 
Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR  NTB Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong turut memeriahkan Lombok Vespa Festival dengan menampilkan kesenian tradisional khas Lombok, yakni Peresean dan Cilokaq

Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Selong memberikan ruang bagi WBP untuk menampilkan potensi dan kreativitas yang diperoleh melalui program pembinaan.

Penampilan Peresean dan Cilokaq menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada pengembangan kepribadian dan pelestarian budaya daerah. 

Para WBP tampil dengan penuh antusias, menunjukkan kemampuan, kekompakan, serta rasa percaya diri dalam membawakan kesenian tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Lombok.

Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, menyampaikan bahwa kesempatan WBP untuk tampil dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian penting dari proses pembinaan dan reintegrasi sosial. 

Kami ingin memberikan kesempatan kepada WBP untuk terus mengembangkan potensi positif yang mereka miliki. Melalui Peresean dan Cilokaq, mereka tidak hanya berkarya, tetapi juga ikut menjaga dan memperkenalkan budaya Lombok,” ujarnya.

Keikutsertaan WBP Lapas Selong dalam Lombok Vespa Festival diharapkan semakin menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, dan semangat berkarya bagi WBP. 

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa proses pemasyarakatan terus diarahkan untuk membentuk pribadi yang lebih positif dan memiliki bekal keterampilan serta nilai budaya ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat. ( red ) 

Pariwisata

Politik

Hukrim