newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Wednesday, October 14, 2026

Polisi Amankan 6 Terduga Pelaku Kejahatan Narkotika , 2 Diantaranya Wanita



Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM  NTB  Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram mengamankan enam orang dalam operasi berantai pemberantasan narkotika pada Rabu (14/10/2026) dini hari mulai pukul 00.20 WITA. Keenam terduga terdiri dari empat pria dan dua perempuan.

​Dalam operasi gabungan di beberapa titik wilayah Mataram dan sekitarnya tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa:

  • ​4,46 gram diduga sabu
  • ​0,27 gram diduga ekstasi
  • ​Alat komunikasi, alat konsumsi (bong), serta peralatan pendukung peredaran narkotika.

​Kronologi Pengungkapan Berantai

​Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K., S.I.K. menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan di lapangan.

  1. ​Saptamarga (Cakranegara): Petugas mengamankan dua pria dewasa di pinggir jalan dan menemukan barang bukti awal.
  2. ​Kamar Hotel (Jl. Sriwijaya): Dari pengembangan awal, petugas menggeledah kamar hotel tempat menginap salah satu terduga dan menemukan bukti tambahan.
  3. ​Tempat Hiburan Malam (Senggigi): Tim bergerak ke area parkir tempat hiburan malam dan mengamankan seorang pria.
  4. ​KOS Cilinaya (Cakranegara): Petugas mengamankan dua orang perempuan beserta barang bukti terkait.
  5. ​KOS Saptamarga: Penindakan berakhir di sebuah kamar kos dengan mengamankan satu pria dewasa lainnya.
  6. Keenam terduga pelaku saat berada di kantor Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram

    ​Penanganan Hukum & Rehabilitasi

    ​AKP Abisatya menegaskan bahwa penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga serta menelusuri asal-usul barang bukti dan potensi keterkaitannya dengan jaringan yang lebih luas.

    • ​Terduga Pengedar: Akan diproses hukum secara tegas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
    • ​Terduga Pemakai Murni: Penanganannya akan dikoordinasikan dengan BNN Kota Mataram guna menjalani proses rehabilitasi.

    ​Langkah ini sejalan dengan komitmen Polresta Mataram:

    ​"Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat."

    ​Polresta Mataram imbau masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi terkait indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungannya. ( red ) 

    ​

6 Terduga Pelaku Kejahatan Narkoba di Amankan Polisi , 2 Diantaranya Wanita


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM NTB   
Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram mengungkap dugaan tindak pidana narkotika melalui operasi berantai di sejumlah lokasi, Rabu (14/10/2026) dini hari. Dalam operasi yang dimulai sekitar pukul 00.20 WITA tersebut, polisi mengamankan enam orang, terdiri dari empat pria dan dua perempuan.

Dari rangkaian penindakan itu, petugas menyita barang bukti berupa *4,46 gram diduga sabu dan 0,27 gram diduga ekstasi*. Selain itu, sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika, termasuk alat komunikasi, alat konsumsi sabu, serta perlengkapan pendukung peredaran, turut diamankan.

Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti melalui serangkaian penyelidikan oleh tim Opsnal.

Penindakan pertama dilakukan di pinggir jalan kawasan Saptamarga, Kecamatan Cakranegara. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan dua pria dewasa. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian mengembangkan penyelidikan ke sejumlah lokasi lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Awalnya kami mengamankan dua pria dewasa di pinggir jalan di wilayah Saptamarga, Cakranegara. Setelah memeriksa dan melakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti yang berkaitan dengan narkoba, kemudian dilakukan pengembangan terhadap terduga lainnya,” jelas AKP Abisatya.

Pengembangan berlanjut ke salah satu kamar hotel di Jalan Sriwijaya yang diduga menjadi tempat menginap salah seorang terduga. Di lokasi tersebut, petugas kembali menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Dari hotel, tim bergerak menuju sebuah tempat hiburan malam di kawasan Senggigi. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pemeriksaan sebelumnya, petugas mengamankan seorang pria di area parkir tempat hiburan tersebut.

Rangkaian penindakan kemudian berlanjut ke sebuah kamar kos di wilayah Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara. Di lokasi ini, polisi mengamankan dua perempuan beserta sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan narkotika.

Petugas selanjutnya mendatangi sebuah kamar kos di kawasan Saptamarga. Di lokasi terakhir tersebut, seorang pria dewasa kembali diamankan.

Jadi, dalam operasi tersebut total enam orang yang kita amankan beserta barang bukti seperti alat komunikasi, alat konsumsi sabu, alat pendukung peredaran sabu, serta sabu dan ekstasi,” ungkapnya.

Peran Keenam Terduga Masih Didalami

AKP Abisatya menegaskan bahwa keenam orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan untuk memastikan peran masing-masing dalam perkara tersebut. Penyidik juga terus menelusuri asal-usul barang bukti serta kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.

Menurutnya, penanganan hukum akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh. Apabila ditemukan bukti yang cukup mengenai keterlibatan dalam peredaran narkotika, proses hukum akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Para terduga masih kita periksa. Nantinya, terduga pengedar akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Sementara bagi terduga yang murni pemakai, penanganannya akan dikoordinasikan dengan BNN Kota Mataram untuk proses rehabilitasi sesuai ketentuan,” jelasnya.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya Polresta Mataram dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui penindakan berdasarkan informasi masyarakat.

Polresta Mataram juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas narkotika di lingkungan masing-masing.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat “Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat”, dengan penanganan yang disesuaikan berdasarkan peran dan status hukum masing-masing orang.

Hingga kini, proses pemeriksaan dan pengembangan masih berlangsung untuk mengungkap secara utuh perkara tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan barang bukti yang disita. ( red ) 

Satgas PAMWIL Ops Mandalika Rinjani 2026 Pantau Keamanan Pelabuhan Pemenang

 

Newsmetrontb com_ LOMBOK UTARA  NTB      Untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas penyeberangan selama pelaksanaan Operasi Mandalika Rinjani 2026, Satgas Pengamanan Wilayah (PAMWIL) Lombok Utara menggelar patroli di kawasan Pelabuhan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Senin (12/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan patroli dengan berjalan kaki untuk memantau aktivitas bongkar muat kapal, pergerakan kapal yang masuk dan keluar pelabuhan, serta kegiatan masyarakat pesisir di sekitar kawasan pelabuhan.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan aktivitas penyeberangan berlangsung tertib dan lancar, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di salah satu jalur transportasi laut yang melayani mobilitas masyarakat dan wisatawan di Lombok Utara.

Berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Pemenang tercatat cukup ramai. Kapal dari Padangbai, Bali, tercatat melakukan 15 trip kedatangan dengan total 1.433 penumpang. Sementara itu, keberangkatan menuju Padangbai juga mencapai 15 trip dengan jumlah 1.424 penumpang.

Adapun untuk rute Nusa Penida, kapal yang tiba di Pelabuhan Pemenang tercatat sebanyak tujuh trip dengan membawa 488 penumpang. Sedangkan keberangkatan menuju Nusa Penida mencapai delapan trip dengan total 637 penumpang.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan keamanan di kawasan pelabuhan serta kelancaran aktivitas kapal dan penumpang.

Patroli yang dilakukan tersebut untuk memastikan situasi di kawasan pelabuhan serta aktivitas kapal dalam keadaan aman dan lancar. Hal ini kita lakukan sebagai bentuk pelayanan keamanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, pemantauan secara langsung diperlukan untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan, terutama di kawasan pelabuhan yang menjadi titik mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Melalui patroli tersebut, personel juga dapat berinteraksi dengan masyarakat serta memantau kondisi lingkungan pelabuhan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Subsatgas PAMWIL Lombok Utara dalam Operasi Mandalika Rinjani 2026, yang bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan MotoGP Mandalika berlangsung.

Polda NTB berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di sejumlah titik strategis, termasuk pelabuhan, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang menggunakan jasa penyeberangan di wilayah NTB  ( red ) 



Monday, October 12, 2026

Tim PH Nilai Tuntutan JPU Terhadap Terdakwa Mugni Dipaksakan dan Kebebasan Pers Terancam

 


Newsmetrontb.com _ SELONG LOMBOK TIMUR Dalam agenda pembacaan tuntutan  terdakwa  Mugni dinilai oleh Tim PH  bahwa  JPU terkesan memaksa pasal dalam perkara  yang menjerat wartawan tersebut sangat dipaksakan , dengan demikian  Tim pembela akan menguraikan argumentasi hukum dan fakta-fakta persidangan dalam pledoi, sekaligus meminta majelis hakim membebaskan terdakwa.

Pasal sangkaan yang disampaikan oleh JPU sangat dipaksakan. Kami akan membuat pledoi bahwa saudara Mugni Ilma harus diputus bebas berdasarkan fakta-fakta di persidangan,” ujar Tim. PH usai sidang  tuhtutan ,senin ( 12/10/2026 ) di Pengadilan Negeri Selong.

 Menurut mereka, perkara ini telah diatur atau di-setting dan berpotensi menimbulkan ketakutan bagi wartawan serta aktivis yang bersuara demi kepentingan publik.

Sementara itu terpisah terdakwa  Mugni Ilma  menyatakan keberatan atas tuntutan JPU yang meminta hukuman dua tahun penjara Sebagai wartawan  ia khawatir perkara ini dapat membuat jurnalis lain takut memberitakan pejabat publik, meskipun sudah memenuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ)  Kalau seperti ini nantinya teman-teman wartawan lainnya akan ikut terkena kriminalisasi karena memberitakan pejabat publik,” kata Mugni.

JPU menuntut Mugni menggunakan Pasal 483 ayat (1) huruf a KUHP baru. Namun PH menekankan bahwa unsur tindak pidana, termasuk ancaman dan maksud memperoleh keuntungan secara melawan hukum, harus diuji secara ketat berdasarkan bukti yang sah Adanya uang atau pembicaraan nominal tertentu tidak otomatis membuktikan seluruh unsur pidana.

Atas tuntuntan  JPU tersebut  Tim  PH akan melakukan  nota pembelaan  serta menunggu repliks dan putusan majelis hakim  sebab Perkara ini dinilai penting karena menyangkut pembuktian unsur pidana sekaligus perlindungan terhadap kebebasan pers. ( red ) 

Sunday, October 11, 2026

ITDC dan MGPA Apresiasi Pengamanan Polda NTB


Newsmetrontb.com_ MANDALIKA  LOMBOK TENGAH
  Jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 yang mencapai 157.875 orang menghadirkan tantangan besar bagi pengelola sirkuit dan aparat keamanan. Namun, lonjakan pengunjung tersebut tidak memicu kemacetan parah seperti yang pernah terjadi pada penyelenggaraan awal. ITDC dan MGPA pun memberikan apresiasi kepada Polda NTB  atas pengaturan lalu lintas, pengendalian kerumunan, dan pengamanan selama ajang balap dunia itu berlangsung.

Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC, Ahmad Pajar, menilai koordinasi pengamanan bersama Polda NTB membantu menjaga kelancaran kegiatan di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 9–11 Oktober 2026.

Yang pertama, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan pengamanan yang luar biasa dari Pak Kapolda dan jajarannya, di mana semuanya berjalan lancar, aman, tanpa hambatan apa pun. Kalaupun ada, masalah kecil-kecil,” kata Ahmad Pajar.

Menurut dia, jumlah pengunjung tahun ini melampaui perkiraan awal pengelola. ITDC semula memperkirakan kehadiran sekitar 145.000 penonton. Namun, jumlah tersebut meningkat menjadi 157.875 orang, lebih tinggi dibandingkan sekitar 140.000 penonton pada tahun sebelumnya.

Peningkatan jumlah penonton itu membuat pengaturan arus kendaraan dan pergerakan pengunjung menjadi faktor penting selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

“Makanya kami berterima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Insyaallah semua kerja sama antara ITDC sebagai pemilik Mandalika dan Polda NTB dapat terlaksana terus secara baik,” ujarnya.

Selain lalu lintas, pengendalian kerumunan atau crowd management menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dari manajemen penyelenggara.

Perwakilan manajemen ITDC menilai pergerakan penonton sejak kedatangan hingga meninggalkan kawasan sirkuit berjalan lebih tertib dibandingkan pengalaman pada penyelenggaraan awal MotoGP Mandalika.

Ia mengingat kembali situasi pada 2022 ketika kemacetan membuat perjalanan kaki dari kawasan sirkuit menuju Masjid Nurul Bilad terasa sangat panjang.

Tapi ternyata ini dari tahun ke tahun dan luar biasa untuk tahun ini penontonnya lebih banyak, tapi crowd management-nya jauh lebih baik dan lebih rapi,” katanya.

Pengalaman tersebut menjadi pembanding penting karena peningkatan jumlah pengunjung biasanya menambah tekanan terhadap kapasitas jalan, area parkir, serta akses keluar-masuk kawasan sirkuit.

Chairman MotoGP, Troy Reza Waroka, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polda NTB. Ia menyoroti keberhasilan aparat dalam mengantisipasi kemacetan di tengah meningkatnya jumlah penonton.

Menurut Troy, kekhawatiran terhadap lonjakan kendaraan tidak berkembang menjadi kemacetan besar seperti yang dikhawatirkan sebelumnya. Ia juga menilai situasi keamanan relatif terkendali, dengan kejadian kriminal yang sangat minim.

Alhamdulillah tidak terjadi, semua tertata, semua bisa bergerak. Terus kemudian juga yang paling penting relatif aman, tidak ada hal-hal yang membahayakan, itu sudah menjadi sebuah prestasi,” ujar Troy.

Ia menambahkan, kemampuan menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan ajang olahraga internasional tersebut.

Keberhasilan mengelola arus penonton MotoGP Mandalika 2026 menjadi modal penting bagi penyelenggara dan aparat untuk menghadapi agenda internasional berikutnya. Jumlah pengunjung yang meningkat menuntut koordinasi lebih kuat, terutama dalam pengaturan transportasi, akses kawasan, dan pengamanan.

Apresiasi ITDC dan MGPA menunjukkan bahwa kelancaran penyelenggaraan tidak hanya bergantung pada persiapan sirkuit, tetapi juga pada kemampuan mengelola mobilitas puluhan ribu orang secara bersamaan.

Bagi Mandalika, tantangan berikutnya adalah menjaga standar pelayanan tersebut agar pertumbuhan jumlah penonton tetap berjalan seiring dengan kenyamanan, keselamatan, dan keamanan pengunjung. ( red ) 



Operasi Mandalika Rinjani 2026, Polisi Kawal Kelancaran Arus Penonton MotoGP


 Newsmetrontb xom_MANDALIKA  LOMBOK TENGAH  Polisi bergerak mengantisipasi kepadatan kendaraan seusai balapan MotoGP Mandalika 2026. Personel Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Direktorat Samapta Polda NTB, Ahad (11/10/2026) sore, menyisir kawasan Green Gate Sirkuit Mandalika untuk mengimbau warga agar tidak parkir sembarangan, sekaligus mengatur arus kendaraan yang meninggalkan sirkuit.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. saat ditemui awak media di Sirkuit Mandalika menjelaskan, kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 15.30 Wita dalam rangka Operasi Mandalika Rinjani 2026. Petugas mendatangi pengendara yang memarkir kendaraan tidak pada tempatnya, serta membantu mengurai kepadatan di jalur kepulangan penonton.

“Ketertiban parkir dan kelancaran arus lalu lintas menjadi perhatian kami, terutama saat masyarakat meninggalkan kawasan sirkuit seusai balapan. Kami mengimbau pengendara memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan, dan mengikuti arahan petugas,” ujar Kombes Kholid.

Menurut Kombes Pol. Kholid, pendekatan langsung kepada masyarakat diharapkan meningkatkan kesadaran pengendara, untuk tertib berlalu lintas. Petugas juga bersiaga di sekitar Green Gate guna menjaga situasi keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026, kami mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga ketertiban dan keselamatan bersama. Patuhi aturan parkir, ikuti petunjuk petugas, serta tetap berhati-hati selama perjalanan pulang. ( red ) 




Satgas Gakkum Amankan 5 Penonton MotoGP Tanpa Tiket

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH  NTB.   Lima buruh proyek asal Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Ahad (11/10/2026), diamankan petugas setelah nekat melompati pagar Sirkuit Mandalika demi menonton MotoGP 2026 tanpa tiket. Mereka diamankan di kawasan Green Gate sirkuit.

Kelima pria tersebut diserahkan petugas keamanan sirkuit, kepada Subsatgas Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Mandalika Rinjani 2026 sekitar pukul 13.00 Wita. Selanjutnya, mereka dibawa ke Polsek Kawasan Mandalika untuk penanganan lebih lanjut.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Kasatgas 4 Gakkum Ops Mandalika Rinjani 2026, mengatakan, tindakan tersebut terungkap setelah petugas keamanan memeriksa tiket para penonton yang melompati pagar.

Kelima orang tersebut diserahkan pihak keamanan sirkuit kepada Subsatgas Gakkum, setelah diketahui masuk dengan melompati pagar di kawasan Green Gate tanpa memiliki tiket," kata Kombes Arisandi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kelima pria tersebut berangkat dari tempat mereka bekerja di kawasan Mengulung, Kuta Mandalika, menuju sirkuit dengan berjalan kaki. Mereka mengaku ingin menyaksikan balapan dari bukit di belakang Pertamina Mandalika.

Awalnya mereka berjalan kaki menuju kawasan sirkuit. Saat melihat orang lain melompati pagar, mereka ikut melakukan hal serupa. Ketika diperiksa petugas, mereka mengaku tidak memiliki tiket," ujarnya.

Kelima pria tersebut diketahui bekerja sebagai buruh proyek pembangunan vila di kawasan Mengulung, Kuta Mandalika. Mereka telah berada di Lombok Tengah selama sekitar dua bulan, untuk bekerja dengan sistem kontrak.

Penanganan awal sudah dilakukan oleh tim Gakkum. Selanjutnya, kelima orang tersebut dibawa ke Polsek Kawasan Mandalika, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelas Kombes Arisandi.

Selain memeriksa kelima pria tersebut, petugas juga berencana mencari mandor proyek tempat mereka bekerja, serta berkoordinasi dengan pihak ITDC terkait kejadian tersebut.

Arisandi mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Penonton diminta menggunakan tiket resmi, dan mengikuti jalur masuk yang telah disediakan demi menjaga keamanan bersama.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri masuk ke area sirkuit tanpa tiket, apalagi dengan melompati pagar. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, selama MotoGP Mandalika berlangsung. ( red ) 




Amankan Penonton MotoGP, Polda NTB Kerahkan Tiga Perangkat Pemindai


 Newsmetrontb.com_ MANDALIKA LOMBOK TENGAH  Pengamanan pintu masuk hari pertama Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 diperketat. Di Gate 2 Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026), Polisi memeriksa tiket penonton serta mengerahkan sejumlah perangkat pemindai, untuk mengantisipasi masuknya benda berbahaya.

Personel Operasi Mandalika Rinjani 2026 turut mengamankan jalur masuk, serta memastikan proses pemeriksaan penonton berlangsung tertib.

Dari pantauan Satgas Humas Polda NTB melalui Subsatgas PID, di Gate 2 Sirkuit disiagakan tiga jenis perangkat pendukung keamanan. Mobil X-Ray, sebagai kendaraan pemindai bergerak, mendukung pemeriksaan keamanan di lokasi. X-Ray Scanner digunakan untuk memeriksa isi tas atau barang bawaan melalui citra hasil pemindaian, sehingga petugas dapat mengidentifikasi benda mencurigakan tanpa harus membuka setiap barang secara langsung.

Sementara itu, Secdoor atau security door berfungsi mendeteksi keberadaan logam saat seseorang melewati pintu pemeriksaan. Jika terdeteksi indikasi logam, petugas dapat melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. mengatakan, penggunaan perangkat tersebut mendukung pemeriksaan berlapis di pintu masuk sirkuit.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi masuknya benda berbahaya ke area kegiatan. Kami mengajak penonton mengikuti arahan petugas, agar proses pemeriksaan berjalan tertib, aman, serta lancar,” ungkapnya.

Kombes Kholid juga mengimbau penonton menyiapkan tiket sebelum tiba di gerbang, serta tidak membawa barang terlarang.

Mohon bekerja sama dengan petugas selama pemeriksaan. Jika menemukan benda mencurigakan atau membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada petugas di lokasi,” tegasnya. ( red ) 




Kapolda NTB Gelar Silaturahmi Polmas di Karang Taliwang



Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM.           
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Program Pemolisian Masyarakat (Polmas). Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan silaturahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jemaah di Masjid Raudatul Jannah, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Kamis malam (08/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda NTB, Sejumlah PJU Polda NTB, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., Kapolsek Sandubaya AKP Novit Haru Prasetyo, S.Tr.K., S.I.K.

Kedatangan rombongan Polda NTB disambut Camat Cakranegara bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para jemaah Masjid Raudatul Jannah.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda NTB mengawali kegiatan dengan memperkenalkan diri beserta jajaran pejabat utama Polda NTB. Selanjutnya, para peserta menyaksikan tayangan video kilas balik mengenai peredaran narkoba di Indonesia sebagai pengantar untuk membahas berbagai persoalan keamanan yang membutuhkan perhatian bersama.

Kapolda kemudian menyampaikan materi terkait pemeliharaan kamtibmas dan mengajak para tokoh masyarakat menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan imbauan kepada warga, khususnya agar menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana membangun kesadaran masyarakat bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kehadiran Kapolda NTB di Karang Taliwang ini dalam rangka Polmas dan silaturahmi dengan para tokoh dan masyarakat. Melalui Program Polmas ini diharapkan masyarakat ikut serta menjadi polisi di lingkungan tempat tinggal masing-masing dengan melakukan upaya-upaya menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Melalui komunikasi yang baik antara warga, tokoh masyarakat, dan kepolisian, berbagai persoalan di lingkungan diharapkan dapat diketahui serta ditangani lebih cepat.

Sesuai dengan semboyan Polri saat ini yaitu Polisi bersama Masyarakat, maka dalam mewujudkan harkamtibmas kita lakukan bersama-sama, “ ucapnya. 

Program Polmas juga diharapkan mendorong masyarakat untuk saling mengingatkan, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan indikasi gangguan keamanan.

Kapolda  berharap program yang digagas ini  dapat diterapkan secara luas di berbagai lingkungan tempat tinggal masyarakat, sehingga tercipta kerja sama yang berkelanjutan antara kepolisian dan warga.

Melalui pendekatan Polmas, sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah NTB ( red ) 



Astamaops Kapolri Apresiasi Masyarakat Sukseskan MotoGP 2026


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH  NTB
Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. mengapresiasi dukungan masyarakat, terhadap penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026. Ia juga mengajak bersama-sama menjaga keamanan hingga seluruh rangkaian balapan berakhir.

Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri, Sabtu (10/10/2026), saat memantau langsung pengamanan hari kedua event MotoGP Mandalika di Sirkuit Mandalika, Kuta, Lombok Tengah.

Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, yang telah mendukung pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026. Mari kita bersama-sama menyukseskan event internasional ini, dengan menjaga keamanan dan ketertiban," ungkapnya.

Komjen Roycke menegaskan, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana aman dan nyaman bagi pembalap, penonton, serta tamu dari berbagai negara.

Dijelaskan, pengamanan MotoGP Mandalika dengan sandi Operasi Mandalika Rinjani 2026 juga mengedepankan program Kapolri "Polisi Bersama Masyarakat". Pendekatan ini, menurut Komjen Roycke, menitikberatkan sinergi antara kepolisian dan warga untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Komjen Roycke berharap semangat kebersamaan terus terjaga, sehingga MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya berlangsung lancar, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi para pengunjung.

Mari kita jaga kamtibmas bersama. Dengan dukungan masyarakat, kita wujudkan MotoGP Mandalika yang aman, tertib dan sukses," tutupnya.( red )!




Polisi Perketat Pengamanan Festival Musik Kawasan Sirkuit


Newsmetrontb.com_ MANDALIKA  LOMBOK TEMGAH 
Suasana kemeriahan MotoGP Mandalika 2026 tak hanya terasa di arena balap, tetapi juga melalui gelaran festival musik yang berlangsung pada Sabtu malam (10/10/2026). Untuk memastikan acara hiburan tersebut berjalan aman dan tertib, personel pengamanan Zona Tengah yang tergabung dalam Operasi Mandalika Rinjani 2026 diterjunkan ke lokasi kegiatan.

Sejumlah personel kepolisian disiagakan untuk memantau jalannya festival sekaligus memastikan para pengunjung dapat menikmati hiburan dengan nyaman. Pengawasan dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Selain memantau aktivitas di area festival, petugas juga memperhatikan situasi di sekitar lokasi serta mengimbau pengunjung agar tetap tertib dan mengikuti arahan petugas pengamanan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga kondusivitas seluruh kawasan Sirkuit Mandalika, mengingat rangkaian kegiatan MotoGP turut menghadirkan berbagai hiburan yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan festival musik tersebut merupakan salah satu agenda hiburan yang diselenggarakan untuk memeriahkan MotoGP Mandalika 2026.

Festival ini adalah acara hiburan bagi masyarakat dalam rangka memeriahkan MotoGP Mandalika 2026. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan MotoGP, tugas pengamanannya masuk dalam pelaksanaan Operasi Mandalika Rinjani 2026,” ucapnya.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada arena balapan, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan pendukung yang menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan MotoGP.

Dengan kesiapsiagaan personel di Zona Tengah, Polda NTB berupaya memastikan kegiatan festival musik berlangsung tertib, aman, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas lainnya di kawasan sirkuit.

Melalui pengamanan terpadu tersebut, diharapkan masyarakat dan wisatawan dapat menikmati seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2026, baik balapan maupun hiburan, dengan rasa aman dan nyaman. ( red ) 



Dirlantas Polda NTB Turun Urai Kemacetan Pada Puncak MotoGP 2026

 


Newsmetrontb com_ MANDALIKA LOMBOK TENGAH 
Antusiasme penonton menyaksikan puncak balapan MotoGP Mandalika 2026 pada Minggu (11/10/2026) berdampak pada meningkatnya volume kendaraan di sejumlah jalur menuju kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.

Lonjakan kendaraan terlihat di berbagai akses menuju sirkuit. Salah satu titik yang mengalami peningkatan arus lalu lintas adalah Bundaran Sunggung Mandalika, yang dipadati kendaraan masyarakat dan wisatawan yang hendak menyaksikan langsung ajang balap motor internasional tersebut.

Menyikapi kondisi itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTB, Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso, S.I.K., turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi sekaligus membantu personel mengurai kepadatan kendaraan di Bundaran Sunggung.

Kehadiran Dirlantas di lokasi menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan kepadatan lalu lintas agar antrean kendaraan tidak berlangsung terlalu lama dan arus menuju kawasan sirkuit tetap bergerak.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan peningkatan volume kendaraan tersebut sejalan dengan perkiraan terjadinya puncak arus penonton pada hari terakhir pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026.

Sesuai perkiraan bahwa akan terjadi puncak arus lalu lintas di beberapa titik menuju kawasan Sirkuit Mandalika pada hari puncak race MotoGP. Hal ini terlihat dari hasil pemantauan personel di lapangan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Bundaran Sunggung menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian petugas karena terjadi peningkatan arus kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, personel pengamanan bersama jajaran lalu lintas melakukan pengaturan arus secara langsung. Upaya ini dilakukan agar kendaraan dapat melintas secara bertahap dan kepadatan segera terurai.

Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, potensi kemacetan di sejumlah titik dapat ditangani dalam waktu relatif singkat sehingga tidak berkembang menjadi antrean panjang berkepanjangan.

Kehadiran Dirlantas Polda NTB di tengah kepadatan kendaraan juga menunjukkan upaya pengawasan langsung terhadap pelaksanaan pengaturan lalu lintas selama Operasi Mandalika Rinjani 2026 berlangsung.

Polda NTB terus mengoptimalkan pengaturan lalu lintas di jalur-jalur strategis menuju Sirkuit Mandalika demi mendukung kelancaran mobilitas penonton, masyarakat, dan wisatawan pada puncak MotoGP Mandalika 2026.

Melalui koordinasi dan kesiapsiagaan personel, kepolisian berupaya memastikan lonjakan kendaraan pada hari puncak balapan dapat ditangani dengan baik, sehingga seluruh rangkaian kegiatan MotoGP berlangsung aman dan lancar.  ( red ) 



Polda NTB Pantau Keamanan MotoGP Mandalika secara Real-Time


Newsmetrontb.com_ MANDALIKAN LOMBOK TENGAH  ,
Pengamanan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026, tak hanya mengandalkan personel di lapangan. Polda NTB turut memanfaatkan 347 kamera CCTV, bodycam, dan teknologi pengenalan wajah untuk memantau situasi keamanan secara real-time.

Kapolda NTB selaku Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (PJ Bijak Ops) pengamanan event MotoGP Mandalika dengan sandi Ops. Mandalika Rinjani 2026, melalui Kaposko Operasi AKBP Raindhard Maradona Manalu, S.I.K., M.H. mengatakan, pemantauan berbasis teknologi membantu menghimpun informasi terkini dari kawasan sirkuit, sebagai bahan pengendalian pengamanan.

Kami menghimpun data-data secara real-time melalui CCTV, dan juga melalui perangkat bodycam dan face recognition yang ada. Sebanyak 347 CCTV kami pantau setiap hari untuk memberikan masukan kepada pimpinan, dalam mengendalikan keamanan di area Sirkuit Mandalika," kata AKBP Raindhard, Minggu (11/10/2026), saat ditemui di Ruang Posko Center Polda NTB.

Menurut AKBP Raindhard, ratusan CCTV tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengawasan kawasan sirkuit. Melalui pemantauan visual, petugas posko dapat memperoleh gambaran situasi di sejumlah titik, untuk membantu PJ Bijak Ops mengambil langkah sesuai perkembangan kondisi.

Pemantauan melalui CCTV membantu kami mendapatkan gambaran situasi di kawasan sirkuit. Informasi yang dihimpun menjadi bahan masukan bagi pimpinan, untuk menentukan langkah pengamanan sesuai kondisi di lapangan," ujarnya.

Selain CCTV, Polda NTB menggunakan bodycam untuk mendukung dokumentasi aktivitas personel saat bertugas. Perangkat tersebut dapat memberikan gambaran situasi dari sudut pandang petugas, sehingga membantu proses pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengamanan.

Bodycam menjadi salah satu perangkat pendukung, untuk merekam aktivitas personel saat menjalankan tugas. Informasi dari lapangan ini dapat membantu kami melihat situasi secara lebih menyeluruh," jelas AKBP Raindhard.

Teknologi face recognition (pengenalan wajah), juga menjadi bagian dari perangkat pendukung pengamanan. Sistem pengenalan wajah dapat membantu proses identifikasi sesuai fungsi, akses, dan kewenangan penggunaannya dalam mendukung kebutuhan operasional.

Kami memanfaatkan perangkat teknologi yang tersedia untuk mendukung pengamanan. Setiap informasi yang diperoleh perlu digunakan sesuai fungsi dan kewenangan, agar membantu pelaksanaan tugas secara tepat," katanya.

Diungkapkan, seluruh informasi yang dihimpun melalui perangkat pemantauan, menjadi bahan pendukung koordinasi antara posko dan personel di lapangan. Dengan pembaruan informasi secara real-time, perkembangan situasi dapat dilaporkan kepada PJ Bijak Ops untuk mendukung pengambilan keputusan.

Data yang masuk ke posko kami manfaatkan untuk memberikan masukan kepada pimpinan. Koordinasi dan pembaruan informasi sangat penting, agar pengendalian pengamanan dapat berjalan sesuai perkembangan situasi," ungkap AKBP Raindhard.

Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari Operasi Mandalika Rinjani 2026, untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Polda NTB terus mengoptimalkan pemantauan dan koordinasi, agar situasi keamanan di kawasan sirkuit tetap kondusif.

Kami berupaya mengoptimalkan seluruh perangkat yang tersedia, untuk mendukung pengamanan MotoGP Mandalika 2026. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. ( red ) 




Saturday, October 10, 2026

Direktorat Narkoba Polda NTB Bersama Tim Gabungan Gerbek Kampung Narkoba


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB
  Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB bersama Polresta Mataram, BNNP NTB, dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) Mataram menggelar operasi gabungan untuk memberantas peredaran gelap narkotika di Kota Mataram, Jumat (9/10/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas menggerebek sebuah rumah di kawasan Karang Bagu, Kelurahan Taliwang, Kecamatan Cakranegara. Hasilnya, tiga pria berinisial S (50), RA (25), dan SJ (30) diamankan karena diduga terlibat dalam aktivitas terkait narkotika.

Dari hasil penggeledahan badan dan lokasi sekitar rumah, petugas menemukan 10 poket yang diduga berisi sabu dengan berat total 51,58 gram. Barang tersebut disimpan di dalam sebuah toples yang ditanam di bawah kandang ayam.

Selain narkotika yang diduga sabu, petugas turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. Barang bukti tersebut meliputi timbangan elektrik, satu bendel plastik klip, pipet modifikasi, alat isap, korek api gas, telepon genggam, serta uang tunai puluhan juta rupiah yang diduga berasal dari hasil penjualan narkotika.

Direktur Resnarkoba Polda NTB, Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj, S.I.K., dalam konferensi pers di kantor Direktorat Resnarkoba Polda NTB, Jumat sore, menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden kepada Kapolri yang kemudian diteruskan kepada jajaran Polda NTB terkait pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika.

Menurut Roman, salah satu pria yang diamankan, yakni S, telah masuk dalam daftar target operasi Ditresnarkoba Polda NTB. S juga disebut merupakan residivis dalam kasus narkotika.

“Dalam penggerebekan tersebut, kami mengamankan tiga pria. Satu di antaranya, yakni S, diduga merupakan bandar narkoba dan telah menjadi Target Operasi (TO) Ditresnarkoba Polda NTB. S diketahui sebagai residivis kasus narkoba,” tegasnya.

Meski demikian, proses hukum terhadap para terduga akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh petugas.

Direktorat Resnarkoba Polda NTB akan menangani proses hukum terhadap S sesuai hasil penyelidikan dan bukti yang ditemukan.

Sementara itu, dua pria lainnya, yang dalam keterangan disebut berinisial RA dan SJ, akan diserahkan kepada BNNP NTB untuk menjalani proses asesmen dan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan penanganan narkotika yang membedakan penindakan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam peredaran dengan penanganan terhadap penyalahguna yang membutuhkan rehabilitasi.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda NTB bersama instansi terkait untuk menekan peredaran narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Selain melakukan penindakan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran, aparat juga mendorong penanganan penyalahguna melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum.

Polda NTB menegaskan komitmennya melalui tagline, “Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat.”

Melalui operasi gabungan ini, diharapkan koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga upaya pemberantasan peredaran narkotika dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkoba. ( red ) 



Bidhumas Polda. NTB Perkuat Layanan Informasi Publik Melalui FGD PINTAR

 


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB 
Bidhumas Polda NTB melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah stakeholder internal dan eksternal sebagai langkah strategis dalam penyusunan Pedoman Standarisasi Pelayanan Informasi Publik melalui inovasi PINTAR (Pelayanan Informasi – Normatif, Terukur, Akuntabel, Responsif).

Kegiatan ini melibatkan Komisi Informasi Provinsi NTB, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, akademisi Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma), serta unsur internal Polda NTB, meliputi Irwasda, Bidkum, dan para pejabat PID Satker Polda NTB.

Melalui kolaborasi tersebut, berbagai masukan dan perspektif dihimpun untuk menyempurnakan pedoman pelayanan informasi publik yang sesuai regulasi, mudah dipahami, efektif, dan dapat diterapkan secara konsisten oleh petugas di lapangan.

Kasubbid PID Bidhumas Polda NTB, Pembina Ni Komang Three Ayu Juniartini, S.Ag., M.I.Kom., menyampaikan bahwa FGD ini menjadi langkah penting untuk membangun kesamaan pemahaman dan pola kerja dalam pelayanan informasi publik.

FGD ini merupakan bagian dari tahapan implementasi Proyek Perubahan PINTAR yang bertujuan memperkuat standardisasi pelayanan informasi publik di lingkungan Polda NTB dan Polres/ta jajaran.

Melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, PINTAR diharapkan mampu menghadirkan pelayanan informasi publik yang semakin profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat. ( red ) 



Friday, October 9, 2026

Subsatgas Samapta Ops Mandalika Atur Lalin di Kawasan Kute Mandalika

 


Newsmetrontb.com_ KUTA MANDALIKA  LOTENG  Aktivitas wisatawan mulai meningkat di kawasan Mandalika menjelang penyelenggaraan MotoGP 2026. Untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar, Subsatgas Samapta Ops Mandalika Rinjani 2026 melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus memantau pergerakan masyarakat di Perempatan Ujung Lauk, Kute Mandalika, Kamis (08/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengamanan Ops Mandalika Rinjani 2026. Personel ditempatkan di titik strategis untuk memantau kondisi arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan seiring meningkatnya aktivitas wisatawan.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel juga memantau situasi keamanan di sekitar kawasan dan memastikan aktivitas masyarakat maupun wisatawan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Kasatgas Humas Ops Mandalika Rinjani 2026 Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan arus lalu lintas di kawasan Kute Mandalika.

Saat ini diketahui bahwa sudah ramai para wisatawan nasional dan internasional yang berada di kawasan Mandalika dalam rangka menyaksikan MotoGP. Untuk itu, pelaksana Ops Mandalika Rinjani melakukan pemantauan sekaligus pengamanan di sejumlah titik rawan di wilayah Mandalika guna mencegah terjadinya kemacetan yang dapat mengganggu aktivitas para wisatawan,” ujar Kholid.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan yang mulai memadati kawasan Mandalika.

Polda NTB akan terus melakukan pemantauan dan pengaturan pada sejumlah titik yang dinilai berpotensi mengalami kepadatan, sehingga mobilitas masyarakat selama rangkaian MotoGP 2026 dapat berjalan lancar dan kondusif. ( red )



Pariwisata

Politik

Hukrim