newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Friday, July 10, 2026

Pastikan Lotim Sukses di PORPROV XII NTB 2026 Bupati Temui Pengasuh Atlet

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR
    Setelah melakukan pelepasan Kontingen Lombok Timur pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 dihalaman Kantor Bupati, Bupati Lombok Timur.

Bupati Lombok Timur  H. Haerul Warisin, menggelar pertemuan dengan para orang tua asuh cabang olahraga (cabor) di Ruang Rapat Utama pada  Kamis (09/07/2026 ) .

 Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memperkuat dukungan terhadap para atlet yang akan bertanding.  

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua asuh yang telah bersedia mengambil peran dalam mendukung pembinaan olahraga di Kabupaten Lombok Timur. 

Menurutnya, keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan saat bertanding, tetapi juga oleh dukungan dan perhatian dari seluruh pihak.

Bupati mengajak seluruh orang tua asuh untuk bersama-sama membangun semangat kebersamaan demi meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Ayo kita bekerja sama membantu setiap cabang olahraga. Mari kita awasi, kita bimbing, dan kita berikan bantuan sesuai kemampuan agar para atlet dapat bertanding dengan maksimal. 

Semoga pada PORPROV tahun ini Lombok Timur mampu meraih hasil yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa pembinaan atlet merupakan tanggung jawab bersamanOleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan para orang tua asuh harus terus diperkuat sehingga para atlet dapat fokus mempersiapkan diri dan memberikan penampilan terbaik.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas berbagai bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada masing-masing cabang olahraga, mulai dari pemenuhan kebutuhan atlet hingga pemberian motivasi selama pelaksanaan PORPROV XII NTB 2026.

Melalui kolaborasi seluruh elemen, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap kontingen yang akan berlaga pada PORPROV XII NTB 2026 mampu meningkatkan prestasi dan bisa mengharumkan nama daerah serta  membanggakan masyarakat Lombok Timur ( red

Sekda Lombok Timur Ajak ASN Jadi Teladan Taat Pajak


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Penerangan Jalan (PPJ), serta Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. 

Kegiatan yang dirangkaikan dengan senam bersama tersebut berlangsung di Taman Tugu pada Jumat, (10/07), dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur H. M. Juaini Taofik, unsur Forkopimda, para asisten, kepala OPD, serta masyarakat.

Mewakili Bupati Lombok Timur, Sekretaris Daerah H. M. Juaini Taofik mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Sekda menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan besar dalam pembiayaan pembangunan. Menurutnya, terdapat tiga sumber utama pendanaan daerah, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer dari pemerintah pusat yang saat ini mengalami efisiensi, serta pendapatan daerah lainnya.

Hari ini kita harus bersama-sama meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Setiap daerah memiliki potensi PAD yang berbeda, sehingga diperlukan partisipasi seluruh masyarakat, khususnya dalam memenuhi kewajiban membayar pajak," ujarnya.

Ia mengungkapkan, besarnya jumlah penduduk Lombok Timur membuat pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran sekitar Rp120 miliar setiap tahun untuk membiayai kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat. Sementara itu, target penerimaan dari pajak kendaraan bermotor tahun ini mencapai sekitar Rp83 miliar.

Oleh karena itu, mari kita niatkan membayar pajak sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Pajak yang kita bayarkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan, termasuk membantu pembiayaan BPJS Kesehatan," katanya.

Sekda juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk menjadi teladan dalam kepatuhan membayar pajak. Menurutnya, contoh yang baik dari ASN akan mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat juga diperkenalkan dengan aplikasi Periri sebagai salah satu inovasi layanan pembayaran pajak secara digital. Sekda berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk mempermudah pembayaran pajak sekaligus meningkatkan literasi keuangan digital.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga menghadirkan pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik dalam satu lokasi. ( red

Bidik Emas Porprov XII NTB 2026: Intip Keseriusan dan Menu Latihan Atlet


Newsmetrontb .com_ KOTA MATARAM
    Suara desingan anak panah yang meluncur deras dan hantaman tepat di sasaran menjadi harmoni harian bagi Tim Panahan Kota Mataram. Menjelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026, persiapan matang dan militan terus digenjot demi satu tujuan: mengharumkan nama Kota Mataram di podium tertinggi.

Di bawah komando duet pelatih bertangan dingin, Coach Saleh dan Coach Ujang, pemusatan latihan (TC) ini telah berlangsung maraton sejak 1 Maret 2026 dan akan mencapai puncaknya pada 12 Juli 2026. Selama hampir lima bulan, 13 atlet terbaik Kota Mataram digembleng tanpa kenal lelah melintasi berbagai medan latihan.

Untuk membentuk atlet yang tangguh, Coach Saleh dan Coach Ujang menerapkan jadwal latihan yang sangat padat dan bervariasi setiap minggunya:

Pondasi Fisik di RTH Pagutan: Para atlet ditempa secara fisik di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan untuk membangun stamina, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh yang prima.

Asah Teknik di Lapangan Korem: Setiap hari Sabtu dan Minggu, fokus beralih ke pemantapan teknik memanah yang bertempat di Lapangan Korem 162/Wira Bhakti Mataram.

Konsistensi di Halaman MQS: Dari Senin hingga Kamis, halaman Masjid Qolbun Salim (MQS) di Jl. DR. Sudjono, Lingkar Selatan, menjadi saksi bisu konsistensi para atlet dalam mengasah akurasi tembakan mereka.

"Metode latihan yang kami terapkan sangat komprehensif. Tidak hanya fokus pada peningkatan akurasi tembakan dan penyempurnaan teknik, tetapi juga penguatan kondisi fisik, strategi bertanding, hingga pembinaan mental," ujar Coach Saleh.

Mental adalah kunci di panahan. Atlet harus mampu menjaga fokus, mengendalikan tekanan, dan mempertahankan konsistensi. Kami juga rutin menggelar simulasi pertandingan agar mereka terbiasa dengan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya," tambah Coach Ujang penuh optimisme.

Skuad Mandat Emas Kota Mataram

Sebanyak 13 pemanah berbakat yang terbagi dalam tiga divisi utama siap menjadi ujung tombak Kota Mataram di Porprov XII NTB 2026:

Divisi Kategori Putra Kategori Putri

Standar Nasional• Ghaisan Auji Wardana

• Ye’ Faeyza Ramadhan Athaya• Emira Althafunnisa Pradanti

Recurve• M. Azri Hawwari

• Diaz Muhammad Daffa Habibi

• Khabbab Naail Mohammed Kamil• Mirza Febriyanti P.

• Nanda Anggreza S.

Compound• Muhammad Faalih Aufaa

• Nararya

• Ali Tirta• Marsha Nouvalia P.

• Queen Kanaya Sulaiman

Dengan kombinasi latihan yang disiplin, jajaran pelatih yang berdedikasi, serta talenta luar biasa dari ke-13 atlet ini, Tim Panahan Kota Mataram memancarkan aura optimisme yang tinggi. Sisa waktu menjelang akhir pemusatan latihan pada 12 Juli nanti akan dimanfaatkan betul untuk mengunci fokus dan mematangkan bidikan. Kota Mataram siap membidik emas ( red )

Tata Kelola Pengisian Jabatan Pemda Lotim Lemah ,Rangkap Jabatan Masih Terjadi

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR Praktik rangkap jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur  disebut masih terjadi  , Hal tersebut  dikatakan oleh Seorang Narasumber berinisial ISA.

Kesempatan tersebut  kamis  ( 9/7/2026 ) Ia  mengungkap adanya dugaan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini menempati tiga posisi sekaligus dalam struktur pemerintahan.

Lanjut oleh ISA " Praktik rangkap jabatan ini  menjadi sorotan publik dan dikalamgan ASN Lombok Timur

Disebutkan oleh ISA " bahwa  ASN yang merangkap jabatan tersebut adalah " SAHRIL " dengan jabatan  Pertama yakni Pejabat  definitif sebagai Kepala Seksi (Kasi) di Dinas Sosial.

Kemudian  jabatan kedua  dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Desa Peneda Gandor, Kecamatan Labuhan Haji,

Dan   Ketiga, menjabat sebagai Plt. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD. ' beber ISA .

Tambah olehnya  fenomena rangkap jabatan tersebut mencerminkan masih lemahnya tata kelola pengisian jabatan di lingkungan birokrasi daerah Lombok Timur.

 Ia menilai praktik itu berpotensi menghambat penerapan sistem merit yang seharusnya menjadi dasar dalam manajemen aparatur sipil negara.

Birokrasi Lombok Timur sudah bukan hal baru  dalam  rangkap jabatan  serta Meritokrasi jangan hanya menjadi slogan. 

Bupati seharusnya mengevaluasi pola pengisian jabatan agar distribusi kewenangan lebih profesional, proporsional, dan sesuai kompetensi,"  Tambahnya.

ISA berharap evaluasi menyeluruh segera dilakukan demi memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel Untuk Pemda  Lombok Timur agar bisa  lebih baik ke depan ," Pungkasnya ( red


Bidik Emas Porprov XII NTB 2026, Atlet Panahan Matangkan Persiapan


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM 
Pengurus Kabupaten Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Lombok Barat terus mematangkan kesiapan para atletnya menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. 

Guna meraih hasil maksimal, sebanyak 13 atlet panahan terbaik Lombok Barat saat ini tengah menjalani Pemusatan Latihan (TC) intensif yang berpusat di Lapangan Kanwil DJP Nusa Tenggara, Jalan Jenderal Sudirman No. 36, Rembiga, Kecamatan Selaparang.

Ketua Perpani Lombok Barat, Usman, S.Pd., mengungkapkan bahwa pemusatan latihan ini merupakan langkah krusial untuk mengasah mental dan kemampuan para atlet sebelum berlaga di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Kami ingin memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi puncak, baik secara fisik maupun teknik. Pemusatan latihan ini adalah bukti keseriusan Lombok Barat untuk membawa pulang medali emas di Porprov XII NTB nanti," ujar Usman penuh optimis.

Di bawah arahan langsung dari Coach Jelo, pemusatan latihan yang berlangsung sejak 26 April hingga 12 Juli 2026 ini diikuti oleh 13 atlet yang terbagi ke dalam dua divisi utama, yaitu:

Divisi Standar Nasional (7 Atlet):

Putra: Athalla Bramasta Fabrilyo Widodo, Avan Satya Hanggara, M. Raffa Assudais, dan Ye’ Azka Adila Aqso.

Putri: Havillah Zhufairah Kusumastuti, Kayla Najwa Lase, dan Inaya Satya Oktara.

Divisi Barebow (6 Atlet):

Putra: Ragil Giri, Andrea Oktorawadi, dan Suhail Salim Tajudin.

Putri: Prabawati, Heny Kurniati, dan Fhasila Putri Handika.

Untuk mendongkrak performa para atlet, Coach Jelo menerapkan metode latihan yang berfokus pada dua aspek utama: teknik memanah (eksekusi) dan program latihan (peningkatan performa).

Setiap harinya, para atlet digembleng mulai dari tahapan dasar seperti stance (posisi berdiri), draw (menarik busur), hingga release (melepaskan anak panah) yang presisi. Tidak hanya itu, porsi latihan fisik juga ditingkatkan secara berkala demi menjaga stamina dan konsentrasi atlet tetap stabil di lapangan.

Menyongsong Porprov XII NTB 2026

Seluruh rangkaian pemusatan latihan ini sengaja dirancang untuk menyongsong perhelatan Porprov XII NTB 2026 yang akan digelar pada 16 hingga 24 Juli 2026. Pertandingan cabang olahraga panahan itu sendiri nantinya akan dilaksanakan di Lapangan KTC Sumbawa Barat.

Dengan sisa waktu yang ada, tim panahan Lombok Barat optimis dapat tampil maksimal, menunjukkan konsistensi bidikan, dan siap bersaing ketat demi mengharumkan nama daerah di bumi Sumbawa Barat.( red

Aduan Call Center 110, Polsek Ampenan Atensi Keributan Remaja


Newsmetrontb.com_ POLSEK AMPENAN 
Kesigapan personel Polsek Ampenan kembali terlihat saat merespons laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait keributan yang melibatkan sejumlah remaja di Lingkungan Karang Panas, Kecamatan Ampenan, Jumat dini hari (10/07/2026).

Keributan yang terjadi sekitar pukul 01.30 Wita tersebut sempat mengganggu ketenangan warga sekitar. Merasa resah dengan situasi yang terjadi, masyarakat segera menghubungi layanan Call Center 110 untuk meminta bantuan kepolisian.

Menerima laporan tersebut, personel piket fungsi Polsek Ampenan langsung bergerak menuju lokasi guna mengamankan situasi dan mencegah keributan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., mengatakan respons cepat terhadap setiap aduan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan menjaga keamanan di tengah masyarakat.

Begitu menerima informasi melalui Call Center 110, personel piket langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus membubarkan para remaja yang terlibat keributan,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, langkah cepat tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi konflik yang dapat membahayakan masyarakat maupun para remaja yang berada di lokasi.

Tindakan yang kami lakukan adalah mengamankan lokasi guna mengantisipasi potensi konflik sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain membubarkan kerumunan, personel juga memberikan pembinaan dan imbauan kepada para remaja agar segera kembali ke rumah masing-masing mengingat waktu sudah larut malam. Mereka juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek menambahkan, langkah preventif tersebut juga bertujuan mencegah para remaja menjadi pelaku maupun korban tindak kriminalitas yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

Situasi kembali aman setelah para remaja membubarkan diri usai diberikan imbauan oleh personel,” tutupnya.

Polsek Ampenan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. ( red

Polsek Mataram Fasilitasi Sengketa Warga Dengan Perdamaian

 


Newsmetrontb.com_ POLSEK MATARAM  Kesalahpahaman akibat salah memasuki rumah berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi yang difasilitasi Polsek Mataram. Berkat pendekatan humanis yang mengedepankan problem solving, kedua belah pihak sepakat mengakhiri persoalan secara kekeluargaan tanpa menempuh jalur hukum.

Mediasi berlangsung di Mapolsek Mataram pada Kamis (09/07/2026) sekitar pukul 16.00 WITA dan dipimpin dengan pendampingan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagutan Barat, AIPDA Adhar.

Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut melibatkan NL, warga Kelurahan Kekalik, dan R, pemilik rumah di kawasan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur.

Persoalan ini murni terjadi karena kesalahpahaman mengenai lokasi rumah. Setelah diberikan ruang untuk berdialog, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan,” ujar AKP Amrozi Hamidi.

Peristiwa bermula ketika NL menerima telepon dari sepupunya yang berada di Jawa Timur. Dalam percakapan tersebut, NL diminta untuk menempati sekaligus membersihkan rumah milik saudaranya yang berada di kawasan Komplek Regency, Jalan Batu Bolong, Kelurahan Pagutan Barat.

Berbekal informasi yang diterimanya, NL mendatangi lokasi dan masuk ke dalam sebuah rumah yang dikiranya milik sang saudara. Ia kemudian mulai membersihkan bagian dalam rumah tanpa menyadari bahwa bangunan tersebut ternyata merupakan rumah milik orang lain.

Pemilik rumah, R, yang mengetahui kediamannya dimasuki orang asing tanpa izin, merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Mataram.

Merespons laporan tersebut, personel Polsek Mataram bergerak cepat melakukan penanganan. Melalui pendekatan problem solving, kedua belah pihak dipertemukan untuk mencari penyelesaian secara musyawarah.

Dalam proses mediasi, NL mengakui kekeliruannya dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pemilik rumah. Permintaan maaf tersebut diterima dengan lapang dada oleh R yang kemudian memutuskan untuk mencabut keberatannya dan tidak melanjutkan perkara ke proses hukum.

Kesepakatan damai tercapai setelah dipastikan tidak ada barang milik pemilik rumah yang hilang maupun mengalami kerusakan akibat insiden tersebut. NL juga berkomitmen untuk lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Kapolsek Mataram mengapresiasi sikap bijaksana kedua warga yang memilih menyelesaikan persoalan melalui dialog dan musyawarah.

Kami mengedepankan penyelesaian masalah melalui pendekatan restoratif apabila memungkinkan. Alhamdulillah, kedua belah pihak menunjukkan sikap saling memahami sehingga persoalan dapat diselesaikan secara damai tanpa menimbulkan konflik yang berkepanjangan,” tutur AKP Amrozi Hamidi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bhabinkamtibmas yang sigap hadir di tengah masyarakat dan berhasil memediasi persoalan dengan pendekatan yang humanis.

Menurut Kapolsek, penyelesaian melalui problem solving menjadi salah satu upaya Polri dalam menjaga keharmonisan sosial serta mencegah konflik berkembang menjadi persoalan hukum yang lebih besar, sehingga situasi kamtibmas di tengah masyarakat tetap aman, damai, dan kondusif. ( red

Ditpolairud Polda NTB Tingkatkan Kegiatan Polmas di Wilayah Pesisir


Newsmetrontb.vom_ KOTA  MATARAM.
Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Barat meningkatkan pelaksanaan kegiatan Pemolisian Masyarakat (Polmas) di seluruh wilayah pesisir Nusa Tenggara Barat sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(8/7/2026) 

Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., menekankan kepada seluruh personel agar secara aktif melaksanakan kegiatan Polmas di wilayah pesisir yang telah menjadi tanggung jawab masing-masing.

Menurutnya, kegiatan Polmas merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara personel kepolisian dengan masyarakat pesisir.

Melalui kegiatan Polmas, personel diharapkan dapat mendengarkan secara langsung keluh kesah, aspirasi, serta berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

 Selain itu, personel juga memberikan imbauan kamtibmas agar masyarakat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan di wilayah pesisir maupun perairan," ujar Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H.

Ia menambahkan, mulai hari ini seluruh personel Ditpolairud Polda NTB meningkatkan intensitas kegiatan Polmas sebagai upaya memperkuat pelayanan Polri kepada masyarakat serta membangun hubungan yang semakin harmonis dengan warga pesisir.

Dengan adanya peningkatan kegiatan Polmas ini, Ditpolairud Polda NTB berharap kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman, mempererat kemitraan dengan masyarakat, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah pesisir Nusa Tenggara Barat. ( red

Wednesday, July 8, 2026

Kunjungi Polres Lobar Kapolda Tegaskan Komitmen Polri untuk Masyarakat


Newsmetrontb.com_ LOMBOK  BARAT  NTB 
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Widhy Kalingga melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Polres Lombok Barat, Rabu (08/07/2026)

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Wakapolda NTB bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda NTB serta jajaran Pengurus Bhayangkari Daerah NTB. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Barat, para pejabat utama, serta seluruh pengurus Bhayangkari Cabang Lombok Barat.

Kunjungan kerja ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari bakti sosial (baksos), pemberian bantuan sosial (bansos), pengarahan kepada personel Polres Lombok Barat oleh Kapolda NTB, hingga pembinaan kepada Bhayangkari Cabang Lombok Barat yang disampaikan Ketua Bhayangkari Daerah NTB.

Kapolda NTB mengatakan, kunjungan kerja tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga merupakan bagian dari pembinaan organisasi guna memperkuat soliditas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Selain sebagai ajang silaturahmi, kunjungan kerja ini juga merupakan bentuk pembinaan terhadap seluruh jajaran di lingkungan Polda NTB,” ujar Kapolda kepada awak media.

Menurutnya, pelaksanaan kunjungan yang masih bertepatan dengan suasana peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat kembali komitmen seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menekankan pentingnya menjaga loyalitas, profesionalisme, dan integritas sebagai nilai utama yang harus dimiliki setiap anggota Polri. Ia mengingatkan seluruh personel Polres Lombok Barat agar terus meningkatkan kualitas pengabdian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Saya berharap pengabdian kita kepada masyarakat harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Semangat Polri untuk Masyarakat harus benar-benar kita implementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Kapolda NTB juga memimpin kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial dengan menyerahkan secara langsung paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kunjungan kerja ini, Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan internal sekaligus meningkatkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat. ( red



Tuesday, July 7, 2026

Ketua Bhayangkari Daerah NTB KunjungiKorban Kekerasan di Ponpes BKU


Newsmetrontb.com_ BKU  LOMBOK TENGAH 
Ketua Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), Ny. Widhy Kalingga Rendra Raharja, bersama jajaran pengurus mendampingi Kapolda NTB dan Kakanwil Kemenag NTB melaksanakan kunjungan kemanusiaan ke rumah anak yang menjadi korban kekerasan di lingkungan salah satu pondok pesantren, Selasa (7/7/2026).

Kunjungan ini ditujukan kepada korban dari peristiwa yang terjadi pada Desember tahun lalu  , Rombongan bergerak ke beberapa titik untuk melihat langsung kondisi para korban. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah kediaman korban atas nama Sahil Al Hadri di Dusun Gontoran, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah. 

Selanjutnya, rombongan juga bertolak untuk memantau kondisi korban kedua yang berada di Desa Karang Sidemen.

Demi mendapatkan perawatan yang lebih intensif, kedua anak yang mengalami luka cukup parah tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram atas persetujuan dari pihak orang tua.

Ketua Bhayangkari NTB, Ny. Widhy Kalingga Rendra Raharja, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk empati nyata dan kepedulian mendalam dari institusi Polri serta Bhayangkari.

Alhamdulillah, hari ini saya bersama rekan-rekan Bhayangkari NTB dapat mendampingi Kapolda dan Kakanwil Kemenag NTB datang langsung ke rumah korban. Ini adalah bentuk empati kita melihat kondisi anak-anak kita yang mengalami luka cukup parah akibat peristiwa Desember lalu," ujar Ny. Widhy. 

Selain memberikan santunan untuk meringankan beban ekonomi keluarga, Bhayangkari NTB juga berfokus memberikan pendampingan psikologis (trauma healing) kepada korban serta ibu mereka yang terus setia mendampingi selama masa pemulihan.

Alhamdulillah, untuk perawatan lanjutan, kedua korban sudah kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara agar mendapatkan penanganan yang lebih intensif," imbuhnya.

Ny. Widhy menegaskan bahwa perhatian mereka tidak hanya berhenti pada pemulihan kesehatan fisik dan psikologis saja, melainkan juga menyangkut masa depan anak-anak tersebut. 

Kelanjutan masa depan pendidikan korban juga menjadi perhatian utama kita," tegasnya.

Dijelaskan, saat ini pihak Kakanwil Kemenag NTB tengah bergerak cepat mengurus perpindahan data Dapodik korban.

Langkah ini diambil agar mereka dapat segera melanjutkan sekolah ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri dengan fasilitas beasiswa penuh hingga lulus.

Aksi kolaboratif ini diharapkan tidak hanya mampu menyembuhkan trauma fisik dan mental para korban, melainkan juga menjadi momentum penting bagi perbaikan sistem pengawasan serta perlindungan anak di seluruh lingkungan pondok pesantren .( red



Kapolda NTB Cek Langsung Kondisi Korban Kebakaran Ponpes dan Usut Pelaku


Newsmetrontb.com_ BKU  LOMBOK TENGAH
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. mengunjungi korban kebakaran Pondok Pesantren Rosyidatus Shaulatiyyah Al Intihimy NW di Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah. Kunjungan tersebut sekaligus  penyerahan santunan bantuan pengobatan serta dukungan moril kepada para korban dan keluarganya pada hari selasa ( 7/7/2026 ) 

Irjen Kalingga hadir didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Widhy Kalingga Rendra Raharja beserta pengurus, Kepala Kanwil Kementerian Agama NTB H. Zamroni Azis, M.H.I., Dirreskrimum Polda NTB, Kabid Humas, Kabiddokkes, Kepala RS Bhayangkara, serta jajaran Kemenag Lombok Tengah.

Kapolda menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa para korban. Kehadiran rombongan, kata Irjen Kalingga, menjadi wujud empati sekaligus dukungan agar para korban tetap memiliki semangat menjalani masa pemulihan.

Saya mewakili keluarga besar Polda NTB menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Kami hadir untuk menguatkan hati anak-anak kita, memberi semangat, serta memastikan mereka tetap optimistis menjalani hari-hari ke depan," ungkapnya.

Selain memberikan santunan, Kapolda NTB menyerahkan bantuan sembako, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan belajar. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga, sekaligus memotivasi para korban agar tetap melanjutkan pendidikan.

Kondisi fisik dan rasa sakit jangan sampai memadamkan semangat belajar. Teruslah menimba ilmu dan tetap kejar cita-cita kalian. Kami semua mendoakan agar segera pulih," katanya.

Irjen Kalingga juga memastikan penanganan hukum terus berjalan. Saat ini penyidik Polres Lombok Tengah telah meningkatkan perkara ke tahap penyidikan, dan tengah mempercepat proses penetapan tersangka.

Penyidikan terus berjalan. Kami berupaya semaksimal mungkin agar pekan ini tersangka dapat ditetapkan dan diumumkan, sehingga seluruh pertanyaan masyarakat memperoleh jawaban secara terang," tegasnya.

Tak hanya fokus pada proses hukum, Polda NTB juga siap mengawal pengajuan hak restitusi bagi para korban. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu biaya pengobatan dan kebutuhan lain selama masa pemulihan.

Kami akan mendampingi keluarga dalam pengurusan hak restitusi. Harapan kami, langkah ini dapat membantu meringankan beban para korban dan keluarganya," ujar Kapolda NTB.

Irjen Kalingga turut mengingatkan seluruh pengelola lembaga pendidikan, terutama pondok pesantren, agar memperkuat pengawasan terhadap lingkungan belajar sehingga peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Pesantren harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para santri. Mari kita tingkatkan pengawasan serta kepedulian agar musibah seperti ini tidak terulang," pesannya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama NTB H. Zamroni Azis, M.H.I. menegaskan komitmen mendampingi para korban, baik dari sisi pendidikan maupun pengawasan terhadap lembaga pendidikan keagamaan.

Kami berkomitmen memperkuat pengawasan terhadap pondok pesantren. Saat ini kami juga memproses perpindahan data pendidikan korban ke MTs Negeri sesuai keinginan keluarga, sekaligus menyiapkan beasiswa hingga mereka menyelesaikan pendidikan," ujar Zamroni Azis.

Kolaborasi antara Polda NTB dan Kanwil Kementerian Agama NTB tersebut diharapkan memberi kepastian hukum, perlindungan, serta dukungan pendidikan bagi para korban sehingga dapat kembali menatap masa depan dengan penuh harapan. ( red




Sunday, July 5, 2026

Mi6 Dorong Olahraga Tradisional Rakyat Tampil di PON XXII 2028

 


Newsmetrontb.com MATARAM NTB  Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mengusulkan agar pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 memberikan ruang yang lebih luas bagi berbagai cabang olahraga Tradisional Rakyat dari seluruh daerah di Indonesia.

 Kehadiran olahraga tradisional dalam agenda olahraga terbesar nasional tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan warisan budaya bangsa sekaligus memperkuat identitas kebangsaan di tengah derasnya arus modernisasi.

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, mengatakan Indonesia memiliki kekayaan olahraga tradisional rakyat  yang sangat beragam, tersebar dari Sabang hingga Merauke. 

Namun, sebagian besar olahraga tradisi tersebut kini menghadapi tantangan serius karena semakin jarang dimainkan dan kurang mendapatkan ruang dalam berbagai ajang olahraga nasional.

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan tradisi. Di dalamnya terdapat ratusan jenis permainan dan olahraga tradisional yang lahir dari kearifan lokal masyarakat. Sayangnya, banyak di antaranya mulai ditinggalkan oleh generasi muda karena minimnya ruang aktualisasi dan promosi. 

Karena itu, kami mengusulkan agar PON 2028 memberi tempat bagi olahraga tradisional, minimal sebagai cabang eksebisi," ujar Bambang Mei Finarwanto yang akrab disapa Didu, Minggu 5 Juli 2026

Menurut Didu, selama ini PON telah berhasil menjadi panggung kompetisi bagi cabang olahraga modern dan olahraga prestasi. Namun, sebagai ajang olahraga terbesar nasional yang membawa nama seluruh provinsi di Indonesia, PON juga memiliki peran strategis sebagai instrumen pelestarian budaya bangsa.

Mantan ED WALHI NTB tersebut menilai olahraga tradisional tidak semata-mata berbicara tentang kompetisi dan kemenangan, tetapi juga menyimpan nilai-nilai sosial, pendidikan karakter, gotong royong, sportivitas, hingga hubungan harmonis antara manusia dengan lingkungan dan tradisi masyarakat setempat.

Olahraga tradisional adalah bagian dari memori kolektif bangsa. Di dalamnya ada sejarah, filosofi hidup, semangat kebersamaan, dan identitas masyarakat yang diwariskan lintas generasi. Jika tidak ada upaya serius untuk merawatnya, maka kita berisiko kehilangan sebagian dari jati diri bangsa," katanya.

Didu menegaskan bahwa memasukkan olahraga tradisional ke dalam PON tidak harus dilakukan secara drastis. Langkah awal yang realistis dapat dimulai melalui kategori eksebisi yang melibatkan perwakilan daerah-daerah yang memiliki olahraga tradisional khas dan telah berkembang di masyarakat.

Menurutnya, format tersebut akan memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk mengenal kembali kekayaan olahraga tradisional Indonesia tanpa mengganggu struktur utama penyelenggaraan PON sebagai ajang olahraga prestasi.

Cabang eksebisi bisa menjadi titik awal yang sangat baik. Dari sana dapat dilakukan evaluasi, pengembangan regulasi, standarisasi pertandingan, hingga pembinaan atlet secara lebih sistematis. Jika perkembangannya baik, bukan tidak mungkin ke depan sebagian olahraga tradisional dapat menjadi cabang yang dipertandingkan secara resmi," jelasnya

 Mi6 juga memandang bahwa keberadaan olahraga tradisional dalam PON akan memberikan dampak positif bagi sektor lain, khususnya kebudayaan dan pariwisata daerah. Setiap provinsi memiliki kekhasan permainan rakyat dan olahraga tradisional yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta maupun penonton.

Menurut Didu, PON masa depan tidak cukup hanya dipandang sebagai perhelatan olahraga semata. PON harus berkembang menjadi ruang perjumpaan yang memperlihatkan kekayaan Indonesia secara utuh, baik dari sisi prestasi olahraga maupun keragaman budaya.

Kita ingin PON menjadi etalase kebudayaan Indonesia. Ketika masyarakat dari berbagai provinsi berkumpul, mereka tidak hanya menyaksikan pertandingan olahraga modern, tetapi juga dapat mengenal tradisi, permainan rakyat, dan nilai-nilai lokal yang hidup di berbagai daerah," ujarnya.

Lebih lanjut, Mi6 mengusulkan agar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Kebudayaan, serta pemerintah daerah mulai melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap olahraga tradisional yang memiliki potensi untuk ditampilkan dalam PON 2028.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap olahraga tradisional memiliki dokumentasi yang baik, aturan permainan yang jelas, sistem penilaian yang terukur, serta mekanisme pembinaan yang berkelanjutan.

Selain itu, Mi6 juga mendorong agar olahraga Tradisional Rakyat masuk ke dalam berbagai agenda pembinaan olahraga di sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat. Menurut Didu, pelestarian olahraga tradisi tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan event-event besar tanpa dukungan regenerasi di tingkat akar rumput.

Anak-anak muda harus diberi kesempatan mengenal permainan dan olahraga tradisional sejak dini. Dengan begitu, olahraga tradisi tidak hanya hidup saat festival atau seremoni tertentu, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," katanya.

Didu menambahkan bahwa pelestarian olahraga tradisional sejatinya merupakan investasi kebudayaan jangka panjang. Di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi yang semakin cepat, bangsa Indonesia membutuhkan ruang-ruang yang mampu memperkuat karakter, identitas, dan kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Karena itu, Mi6 berharap usulan tersebut dapat menjadi perhatian para pemangku kepentingan dalam menyiapkan PON XXII Tahun 2028. Menurutnya, menjaga keberlangsungan olahraga tradisional bukan sekadar menjaga sebuah permainan, melainkan menjaga jejak peradaban bangsa yang telah tumbuh dan berkembang selama berabad-abad.

Prestasi olahraga memang penting. Tetapi bangsa yang besar juga adalah bangsa yang mampu menjaga akar budayanya. PON 2028 dapat menjadi momentum yang tepat untuk mempertemukan semangat prestasi dengan semangat pelestarian budaya. 

Dengan begitu, kita tidak hanya melahirkan atlet-atlet hebat, tetapi juga menjaga warisan Nusantara agar tetap hidup di tengah generasi masa depan, ( red

Warga Dasan Geres Kenang Jiwa Sosial Brigjen L. Iwan di Tengah Proses Hukum


Newsmetrontb.com_ GERUNG  LOBAR 
 Proses hukum yang menjerat Brigjen L. Muhammad Iwan Mahardan memantik perhatian publik. Namun, cerita berbeda justru datang dari warga Dasan Geres, Lombok Barat. Mereka mengenang sosok Sekretaris Deputi Promosi Badan Gizi Nasional (BGN) RI itu sebagai pribadi sederhana, mudah bergaul, dan aktif membantu lingkungan sekitar.

Brigjen L. Iwan, sapaan akrabnya, dikenal tak hanya saat menjalankan tugas sebagai pejabat negara. Di lingkungan tempat tinggal, ia kerap hadir dalam berbagai kegiatan sosial bersama warga tanpa membedakan latar belakang.

Lurah Dasan Geres, Umar Syarafudin, mengaku mengenal kedekatan Brigjen L. Iwan dengan masyarakat. Menurutnya, aktivitas sosial rutin terlihat sejak lama, mulai gotong royong, santunan anak yatim, hingga ibadah kurban.

Ya betul, beliau adalah warga kami yang cukup aktif. Mulai dari gotong royong, santunan ke anak yatim hingga berkurban," kata Umar Syarafudin, Sabtu (4/7/2026).

Tak sebatas kegiatan lingkungan, rumah Brigjen L. Iwan juga sering menjadi tempat berkumpul warga lewat majelis syukuran maupun pengajian. Kegiatan berbagi kepada anak yatim dan membantu warga lanjut usia juga rutin digelar, sehingga hubungan dengan masyarakat terjalin cukup erat.

Kabar penetapan status tersangka kemudian membuat banyak warga mengaku terkejut. Rekam jejak sosial Brigjen L. Iwan selama tinggal di Dasan Geres masih lekat dalam ingatan masyarakat.

Pengamat politik dan hukum, Deni Hendrawan, S.H., M.H., mengingatkan publik agar tidak terburu-buru menjatuhkan penilaian. Menurutnya, status tersangka belum bisa dimaknai sebagai bukti seseorang bersalah secara hukum.

Dalam sistem peradilan pidana, seseorang tetap harus dipandang tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Banyak perkara berakhir dengan putusan bebas setelah seluruh fakta diuji di persidangan," ujar Deni.

Ia mengajak masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta menjunjung asas praduga tak bersalah. Penilaian akhir, lanjutnya, sepenuhnya menjadi kewenangan pengadilan setelah seluruh rangkaian persidangan selesai.

Sementara proses hukum terus bergulir, kisah kedekatan Brigjen L. Muhammad Iwan Mahardan bersama warga Dasan Geres tetap hidup di tengah masyarakat. Bagi banyak tetangganya, kepedulian sosial dan kebiasaan berbagi menjadi bagian penting dari sosok yang mereka kenal selama ini. ( red

Thursday, July 2, 2026

Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba Bersama BB Sabu sebayak 535 gram


 Newsmetrontb.com_ BIMA  KABUPATEN   Hasil Pengembangan Kasus Sabu seberat 535 gram di Talabiu Berbuah Hasil. Sat Resnarkoba Polres Bima Berhasil Mengidentifikasi Pemilik dan Pemesan dari barang haram tersebut.

Kapolres Bima, AKBP Muh. Anton Bhayangkara, S.I.K, M.H, melalui Kasat Resnarkoba Polres Bima, AKP Dediansyah, S.E., menyatakan bahwa pengungkapan lebih lanjut kasus sabu seberat 535 gram  di Desa Talabiu, Kecamatan Woha .

Hal ini  dilakukan melalui hasil penyidikan yang berbasis alat bukti dan analisis ilmiah, yang akhirnya memastikan identitas pemilik maupun pemesan barang haram tersebut.

Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk transparansi penegakkan hukum terkait kasus tersebut. 

Kasus ini sendiri bermula pada Senin (22/6/2026) ketika Tim Satresnarkoba Polres Bima menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu seberat 535 gram atau lebih dari setengah kilogram di wilayah Desa Talabiu, Kecamatan Woha.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil meringkus dua pria berinisial SH (46) dan SL (42). Keduanya ditangkap saat mengangkut sabu menggunakan mobil Toyota Avanza berwarna hitam.

Besarnya jumlah barang bukti yang diamankan membuat kasus tersebut menjadi perhatian luas masyarakat.

Karena itu, di tengah proses penyidikan, Kapolres Bima memastikan bahwa pengungkapan kasus tidak dilakukan berdasarkan asumsi maupun opini publik, melainkan berdasarkan fakta hukum yang diperoleh dari rangkaian penyidikan.

Lebih lanjut, Kapolres Bima AKBP Muh. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., masih melalui Kasat Resnarkoba, mengatakan bahwa penyidik terus melakukan pengembangan setelah penangkapan dua kurir tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, pendalaman keterangan para tersangka, serta penyidikan berbasis scientific crime investigation, termasuk analisis  penyidik berhasil mengungkap peran masing-masing pihak dalam jaringan ini," ujar Kapolres melalui Kasat Resnarkoba.

Hasil pengembangan kemudian mengarah kepada seorang pria berinisial YD alias BKT (Bokerti) yang diduga kuat sebagai pemilik barang bukti sabu tersebut.

Berbekal hasil pengembangan tersebut, Satresnarkoba Polres Bima berkoordinasi dengan Direktorat Narkoba Polda NTB bergerak cepat berkoordinasi dengan jajaran Polres Tuban, Jawa Timur. Upaya itu membuahkan hasil setelah YD berhasil diamankan di wilayah hukum Polres Tuban pada Kamis (25/6/2026).

Penangkapan itu menjadi salah satu titik penting dalam pengungkapan kasus, guna mengidentifikasi pemilik sebenarnya dari sabu seberat 535 gram tersebut.

Setelah diamankan, YD langsung di jemput oleh team Ditresnarkoba polda NTB dan kemudian di bawah ke Polres Bima Oleh Anggota Sat Resnarkoba Polres Bima untuk menjalani proses hukum. Saat ini, yang bersangkutan telah ditahan di Rumah Tahanan Mapolres Bima.

Tidak berhenti pada penangkapan pemilik barang, penyidik juga berhasil mengungkap identitas pihak yang diduga sebagai pemesan sabu tersebut.

Dari hasil pemeriksaan lanjutan serta penelusuran jejak komunikasi para tersangka, penyidik berhasil mengidentifikasi seorang pria bernama Firdaus alias Daus, Laki-laki usia 26 tahun warga Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima Provinsi NTB, WNI  tidak memiliki pekerjaan tetap diduga berperan sebagai pemesan barang haram tersebut.

Sebagai tindak lanjut dari temuan itu, Satresnarkoba Polres Bima secara resmi menerbitkan Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Daus.

Daus telah ditetapkan sebagai DPO berdasarkan Surat Nomor: DPO/03/VII/2026/Satresnarkoba tertanggal 1 Juli 2026 dan saat ini masih dalam pengejaran," jelas AKP Dediansyah.

Dengan ditetapkannya Daus sebagai buronan dan ditangkapnya YD alias BKT sebagai pemilik barang bukti, Sat Resnarkoba Polres Bima menegaskan bahwa penanganan perkara ini dilakukan secara transparan, profesional, dan berdasarkan alat bukti yang sah.

Meski tiga tersangka telah ditetapkan dan satu DPO telah diterbitkan, penyidikan kasus tersebut belum berhenti. Satresnarkoba Polres Bima menekankan akan terus melakukan pengembangan guna membongkar seluruh mata rantai jaringan narkotika yang diduga beroperasi lintas daerah dan lintas pulau.

Kapolres Bima mengatakan, pengungkapan sabu 535 gram di Talabiu bukan sekadar perkara penangkapan kurir di lapangan. Di baliknya terdapat kerja penyidikan berlapis yang akhirnya mampu mengurai identitas pemilik 

Dan mengungkap pemesan, serta membuka tabir jaringan yang selama ini berusaha bersembunyi di balik kabut spekulasi dan informasi liar yang beredar di ruang publik .   ( red




Kejagung Tetapkan Brigjen Pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan Tersangka Kurupsi MBG



Newsmetrontb.com_ JAKARTA  PUSAT 
Penyidik Kejaksaan Agung Republik Indonesia secara resmi menetapkan Brijen pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025–2026. 

Penetapan ini dilakukan setelah tim penyidik mengantongi kecukupan alat bukti yang sah dan meyakinkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 Saat ini, tersangka menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Gizi Nasional, posisi strategis yang memberikan akses luas terhadap proses perizinan, pengawasan, serta pengambilan keputusan terkait pelaksanaan program senilai triliunan rupiah tersebut.

 Dalam keterangan pers yang disampaikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi,

 Disebutkan bahwa tersangka diduga memanfaatkan jabatannya untuk memfasilitasi proses pengadaan yang tidak sesuai prosedur,

Dan  menerima keuntungan tidak sah, serta mengatur agar pihak yang tidak memenuhi syarat tetap dapat menjadi mitra penyedia layanan .

 Perbuatannya diduga menyebabkan kerugian keuangan negara dan menghambat tujuan utama program, yaitu memberikan asupan gizi terbaik bagi generasi muda. Penegakan hukum dilakukan tegas tanpa pandang bulu, tidak peduli jabatan atau latar belakang,” tegas Syarief.

 Tersangka diduga melanggar Pasal 12 huruf a dan/atau b serta Pasal 11 Undang‑Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat (1) ke‑1 KUHP.

 Saat ini, Brigjen pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan telah ditahan untuk kepentingan pengembangan penyidikan. Penyidik juga terus melacak aset yang diduga berasal dari hasil perbuatan melawan hukum agar dapat dikembalikan ke kas negara.

 Program MBG adalah investasi masa depan bangsa. Jika disalahgunakan sebagai ladang keuntungan pribadi, maka hukum akan bertindak tegas. Transparansi dan akuntabilitas adalah syarat mutlak agar kepercayaan publik tetap terjaga,” tambah Direktur Penyidikan Jampidsus tersebut.

 Hingga berita ini diturunkan, penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap keterlibatan pihak lain guna memastikan seluruh jaringan penyimpangan dapat diungkap secara tuntas dan adil. ( red

 

Tingkatkan Keamanan Lapas Selong Kerja Sama dengan Kodim 1615


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR NTB 
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selong terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan berbagai instansi guna mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam aspek keamanan dan ketertiban. 

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi dengan Kodim 1615/Lombok Timur yang dilaksanakan pada Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Markas Kodim 1615/Lombok Timur tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, didampingi Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Dedy Aryadi serta Kepala Subseksi Keamanan Yoga Pangestu. 

Kehadiran rombongan Lapas Selong disambut langsung oleh Komandan Kodim 1615/Lombok Timur, Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Eky Anderson.

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas berbagai hal strategis terkait penguatan koordinasi, peningkatan komunikasi, serta dukungan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. 

Sinergi yang terjalin diharapkan semakin memperkuat stabilitas keamanan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan Lapas Kelas IIB Selong.

Melalui kegiatan ini, Lapas Selong dan Kodim 1615/Lombok Timur menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi antarinstansi. 

Kerja sama yang solid diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara lebih efektif, profesional, serta berkelanjutan. ( red )

Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim