newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Monday, September 28, 2026

Polsek Rasana’e Barat Gagalkan Peredaran Ratusan Gram Sabu Asal Surabaya


Newsmetrontb.com_ BIMA KOTA  NTB.           
Tim Opsnal Polsek Rasana’e Barat Polres Bima Kota berhasil menggagalkan upaya peredaran gelap narkotika jenis sabu dan ekstasi di wilayah hukum Polsek Rasana’e Barat pada Minggu malam (27/9/2026).

 Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang terduga pelaku beserta ratusan gram barang bukti yang disita di kawasan SPBU Amahami, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Dua terduga pelaku yang berhasil diamankan masing-masing berinisial HM (36), warga Kelurahan Tanjung, dan FRDN alias FKS (42), warga Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

​Kapolsek Rasana’e Barat AKP Adhar, S.Sos., membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua terduga pelaku yang diduga membawa dan menguasai barang haram tersebut dari luar daerah.

Pengungkapan ini berawal dari informasi akurat masyarakat yang menyebutkan adanya seorang pemuda membawa narkotika jenis sabu dari Surabaya menuju Kota Bima. Menindaklanjuti laporan tersebut, saya langsung menerbitkan Surat Perintah (Sprin/54/IX/2026/Sek.Rasbar) dan memerintahkan Tim Opsnal yang dipimpin oleh Aiptu Thaufarrahman, S.H., untuk melakukan penyelidikan serta pengejaran," ujar AKP Adhar, S.Sos., Senin (28/9/2026).

AKP Adhar menjelaskan, sekitar pukul 22.00 WITA, petugas membuntut mobil travel yang ditumpangi oleh terduga pelaku HM dari arah perjalanan menuju Kota Bima. Saat mobil travel tersebut berhenti untuk mengisi bahan bakar di SPBU Amahami, terduga pelaku HM turun dan mengambil tas miliknya yang disimpan di bagasi belakang.

Tak lama kemudian, terduga pelaku lainnya, FRDN, datang menjemput HM menggunakan sepeda motor Honda GL Pro. Petugas yang sudah mengepung lokasi langsung bergerak cepat mengamankan keduanya sebelum sempat meninggalkan area SPBU.

"Dengan disaksikan oleh saksi umum dan setelah menunjukkan surat perintah resmi, anggota di lapangan langsung melakukan penggeledahan badan serta barang bawaan terduga pelaku. Dari hasil penggeledahan, kami menemukan satu klip kecil berisi diduga sabu di dalam kantong celana depan sebelah kiri terduga pelaku," ungkap Kapolsek.

Pemeriksaan dilanjutkan terhadap tas ransel warna abu-abu milik HM. Dari dalam tas tersebut, tim kembali menemukan satu klip besar dan satu klip sedang diduga sabu, serta satu klip kecil diduga ekstasi yang disembunyikan di dalam lipatan celana.

Adapun rincian barang bukti narkotika yang berhasil disita petugas meliputi:

Sabu: Total berat bruto 156,34 gram (netto 149,76 gram), terdiri dari 1 klip besar (bruto 100,27 gram), 1 klip sedang (bruto 50,64 gram), dan 1 klip kecil (bruto 2,29 gram).

Ekstasi: Berat bruto 0,83 gram (netto 0,07 gram).

​Barang Bukti Lain: 1 buah bong/alat hisap, 3 unit handphone, 3 buah korek gas, 1 buah tas ransel warna abu-abu, serta 1 unit sepeda motor Honda GL Pro.

"Saat ini kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah kami serahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut serta pengembangan jaringan peredarannya," pungkas AKP Adhar. ( red ) 

Jibom Polda NTB Simulasi Penganan Pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026


Newsmetrontb.com_ MANDALIKA LOMBOK TENGAH
, Dentuman keras tiba-tiba pecah di tengah simulasi pengamanan MotoGP Mandalika 2026. Sebuah benda mencurigakan diduga bom ditemukan di sekitar Sirkuit Mandalika. Tim Jibom Polda NTB langsung bergerak melakukan penanganan.

Adegan menegangkan itu menjadi bagian Simulasi Pengamanan dan Kontinjensi Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) Mandalika 2026, Senin (28/9/2026), di area parkir Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Sebelum ledakan, simulasi lebih dulu menampilkan ancaman teror terhadap tamu VVIP. Aparat terlibat baku tembak serta aksi kejar-kejaran dengan orang tak dikenal.

Situasi kembali memanas setelah Unit Wanteror melaporkan temuan benda mencurigakan di sekitar sirkuit. Tim Jibom Polda NTB segera diterjunkan dengan dukungan satu unit Robot Jibom serta pesawat Black Hornet Nano Drone.

Penanganan benda mencurigakan itu menjadi salah satu skenario kontinjensi, untuk menguji respons aparat menghadapi ancaman selama gelaran MotoGP.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengatakan, simulasi digelar sebagai bagian rangkaian pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2026. MotoGP Mandalika dijadwalkan berlangsung 9-11 Oktober 2026.

Hari ini Senin 28 September 2026, dilaksanakan simulasi pengamanan dan kontingensi Operasi Mandalika Rinjani 2026. Ini rangkaian pengamanan dalam rangka Operasi Mandalika Rinjani 2026, yang pelaksanaannya nanti tanggal 9, 10, 11 Oktober 2026," ungkapnya.

Pengamanan MotoGP disiapkan dalam tiga zona, yakni zona barat, tengah serta timur. Sebanyak 42 titik pos pengamanan disiapkan untuk mengawal aktivitas di kawasan KEK The Mandalika.

Irjen Kalingga menyebutkan, rangkaian pengamanan berjalan sebelum hingga sesudah event. Sebanyak 2.678 personel gabungan disiapkan, termasuk dukungan dari unsur Pemprov NTB, TNI, Lanal, ITDC, tokoh masyarakat serta tokoh agama.

"Untuk personel yang dilibatkan pada operasi Mandalika tahun ini 2.678 orang. Itu yang langsung dalam pengamanan di objek Mandalika, ring 2, ring 3 dan ring 4," ucap Irjen Kalingga.

Tak hanya ancaman bom. Simulasi turut menampilkan skenario kebakaran hutan dan lahan (karhutla) salah sau bukit di Kuta, pemblokiran jalan serta aksi ricuh demonstrasi sekitar 100 warga lokal menuju Kantor ITDC.

Irjen Kalingga menegaskan, pola pengamanan disiapkan secara bertahap mulai H-20 hingga H+10. Polres jajaran di wilayah NTB juga menjalankan operasi imbangan, untuk mengawal arus kedatangan hingga kepulangan wisatawan dan pembalap.

"Polda Nusa Tenggara Barat dan Kodam IX/Udayana dalam hal ini Korem 162/Wira Bhakti, siap mengamankan Operasi Mandalika tahun 2026,"

Sementara Direktur ITDC Troy Warokka mengapresiasi kesiapan lintas instansi dalam simulasi tersebut. Ia menilai kolaborasi berbagai stakeholder menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran MotoGP Mandalika.

Kegiatan hari ini menegaskan kesiapan kolektivitas ITDC bersama seluruh stakeholder pengamanan, mengamankan Pertamina GP of Indonesia 2026 dengan situasi yang aman dan kondusif," tuturnya.

Troy menegaskan, ITDC bersama stakeholder pengamanan siap menghadapi berbagai potensi gangguan, selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Kami solid, kami membawa nama Indonesia, kami membawa Merah Putih dan mari kita amankan bersama dengan soliditas hari ini dan seterusnya," tegas Troy.

Simulasi ditutup dengan pesan pengamanan bersama. MotoGP Mandalika bukan hanya agenda olahraga internasional, tetapi juga momentum menjaga keamanan serta kenyamanan NTB bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bukan hanya tugas Polri mengamankan ini, namun ini tugas kita bersama. Kita amankan bersama Mandalika, kita amankan Indonesia (  red ) 




Polda NTB Gelar Simulasi Pengamanan dan Kontinjensi MotoGP Mandalika 2026


Newsmetrontb com_ MANDALIKA LOMBOK TENGAH
, Menjelang gelaran internasional MotoGP Mandalika 2026, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mematangkan kesiapan pengamanan. Salah satunya melalui Simulasi Pengamanan dan Kontinjensi Ops Mandalika Rinjani 2026 dalam rangka pengamanan Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026, Senin (28/09/2026).

Simulasi digelar di halaman Parkir Timur (Parkit) Sirkuit Mandalika dan dihadiri Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., jajaran Pemerintah Provinsi NTB, Direktur Utama ITDC Troy Waroka, para Kapolres/ta jajaran Pulau Lombok, serta sejumlah stakeholder terkait.

Berbagai skenario pengamanan yang telah dipersiapkan diperagakan secara langsung. Mulai dari pengamanan penonton saat memasuki kawasan sirkuit melalui pintu masuk, pengamanan VVIP, hingga penanganan sejumlah situasi kontinjensi.

Skenario tersebut meliputi penanganan ancaman teror bom, kebakaran lahan, hingga aksi unjuk rasa. Simulasi dilakukan untuk menyamakan pemahaman dan kesiapan seluruh personel maupun stakeholder apabila menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengatakan simulasi pengamanan dan kontinjensi tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menghadapi MotoGP Mandalika 2026 yang akan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026.

Pengamanan MotoGP ini kita beri sandi Ops Mandalika Rinjani 2026, di mana operasi ini melibatkan 2.678 personel gabungan, Polri, TNI, pemerintah dan segenap mitra kamtibmas dari elemen masyarakat,” ujar Kapolda.

Ia menjelaskan, sebelum memasuki operasi puncak, Polda NTB telah melaksanakan Ops Kresna Mandalika Rinjani dan Ops Cipta Mandalika Rinjani sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif menjelang MotoGP.

Puncak dari pengamanan MotoGP ini adalah Ops Mandalika Rinjani 2026. Operasi ini merupakan kerja bersama-sama antara Polri, TNI, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk bagaimana menyukseskan event internasional ini,” tegasnya.

Menurut Kapolda, aspek keamanan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan MotoGP. Karena itu, seluruh stakeholder dilibatkan dalam pengamanan, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan event.

Kesuksesan MotoGP agar berjalan aman dan lancar adalah tugas kita bersama,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama ITDC Troy Waroka menyampaikan apresiasi terhadap berbagai persiapan pengamanan yang telah dilakukan Polda NTB bersama seluruh stakeholder.

Kami apresiasi persiapan pengamanan yang dipersiapkan Polda NTB. Semua persiapan sudah kita saksikan bersama diperagakan dalam simulasi,” ungkap Troy.

Ia mengajak seluruh masyarakat NTB, khususnya masyarakat Kabupaten Lombok Tengah, untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Mari kita bersama-sama seluruh masyarakat NTB, khususnya Kabupaten Lombok Tengah, kita sukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Ini tentu akan memberikan manfaat positif bagi daerah dan masyarakat NTB. ( red ) 



Saturday, September 26, 2026

Polres Lombok Timur Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR     
Polres Lombok Timur salurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau di Gubuk Montong Kelelek, Dusun Pene Utara, Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Jumat pagi (25/9/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

 Dalam kegiatan tersebut, Polres Lombok Timur menyalurkan sebanyak tiga unit tangki air bersih. Masing-masing tangki memiliki kapasitas 5.000 liter, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 15.000 liter air bersih.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sekitar  55 kepala keluarga (KK) yang berada di Gubuk Montong Kelelek, Dusun Pene Utara.

Kegiatan penyaluran air bersih turut dihadiri Kabag Logistik Polres Lombok Timur AKP Sukirman, IPTU Heru Kristianto, Kapolsek Jerowaru IPDA M. Irwan, S.H., Pj. Kepala Desa Pene Mastur Amir, S.KM., MAP., serta Kepala Wilayah Pene Utara H. Subuh.

Pj. Kepala Desa Pene bersama Kepala Wilayah Pene Utara dan warga penerima manfaat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Lombok Timur atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat.

 Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami keterbatasan ketersediaan air bersih.

Polres Lombok Timur juga diharapkan dapat melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan mengingat wilayah tersebut setiap musim kemarau mengalami persoalan kekurangan air bersih.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Pene, Briptu Aunul, akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait akan dilakukan apabila masyarakat masih membutuhkan bantuan distribusi air bersih berikutnya.

 PS Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, mengatakan kegiatan pembagian air bersih tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan upaya Polri untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau,"( red )

Friday, September 25, 2026

Semarak Lombok Vespa Festival, WBP Lapas Selong Gelar Musik Cilokaq dan Prisean


 
Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR  NTB Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong turut memeriahkan Lombok Vespa Festival dengan menampilkan kesenian tradisional khas Lombok, yakni Peresean dan Cilokaq

Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Selong memberikan ruang bagi WBP untuk menampilkan potensi dan kreativitas yang diperoleh melalui program pembinaan.

Penampilan Peresean dan Cilokaq menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada pengembangan kepribadian dan pelestarian budaya daerah. 

Para WBP tampil dengan penuh antusias, menunjukkan kemampuan, kekompakan, serta rasa percaya diri dalam membawakan kesenian tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Lombok.

Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, menyampaikan bahwa kesempatan WBP untuk tampil dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian penting dari proses pembinaan dan reintegrasi sosial. 

Kami ingin memberikan kesempatan kepada WBP untuk terus mengembangkan potensi positif yang mereka miliki. Melalui Peresean dan Cilokaq, mereka tidak hanya berkarya, tetapi juga ikut menjaga dan memperkenalkan budaya Lombok,” ujarnya.

Keikutsertaan WBP Lapas Selong dalam Lombok Vespa Festival diharapkan semakin menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, dan semangat berkarya bagi WBP. 

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa proses pemasyarakatan terus diarahkan untuk membentuk pribadi yang lebih positif dan memiliki bekal keterampilan serta nilai budaya ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat. ( red ) 

Kapolda NTB Pimpin Acara Sertijab Kabiddokkes


Newsmetrontb.com_KOTA MATARAM NTB 
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. memimpin serah terima jabatan Kabiddokkes Polda NTB, Jumat (25/9/2026), di Rupatama Polda NTB. Jabatan tersebut kini diemban Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B., MARS., QHIA., menggantikan Kombes Pol. Dr. dr. I Komang Tresna, Sp.Og. (K), MARS., M.H.Kes., Sp.OV., (K) Obsos.

Sertijab dilanjutkan acara kenal pamit di Gedung Sasana Dharma Polda NTB. Dalam kesempatan tersebut Kapolda NTB mengatakan, pergantian jabatan menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.

"Alih tugas dan pergantian jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, merupakan hal yang lumrah dan wajar. Ini adalah bagian dari dinamika organisasi, penyegaran, serta pembinaan karier personel guna meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat dan institusi Polri," ujar Irjen Kalingga.

Irjen Kalingga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama, atas dedikasi selama memimpin Bid Dokkes Polda NTB, termasuk peningkatan layanan kesehatan serta dukungan kedokteran kepolisian dalam berbagai agenda.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian luar biasa yang telah diberikan selama memimpin Biddokkes Polda NTB," katanya.

Kepada pejabat baru, jenderal bintang dua itu meminta pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, dapat membawa Bid Dokkes Polda NTB terus berkembang. Layanan kesehatan bagi personel Polri maupun masyarakat juga diminta terus diperkuat.

"Saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Bumi Gora, Polda Nusa Tenggara Barat. Kami yakin dan percaya, dengan pengalaman, rekam jejak, serta kapabilitas yang Bapak miliki, Biddokkes Polda NTB akan semakin maju, profesional, dan mampu memberikan kontribusi terbaik," tegasnya.

Irjen Kalingga juga menegaskan kesiapan jajaran Polda NTB mendukung program kerja serta terobosan baru di lingkungan Bid Dokkes.

"Kami seluruh jajaran Polda NTB siap mendukung dan bekerja sama, demi mewujudkan program kerja dan terobosan-terobosan baru di lingkungan Biddokkes Polda NTB," ujarnya.

Menutup acara kenal pamit, Kapolda NTB kembali menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama serta doa untuk kelancaran tugas di tempat baru.

"Terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdiannya, dan selamat bertugas kepada pejabat baru. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya kepada kita sekalian, dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya. ( red ) 




Kapolresta Mataram Hadiri Sertijab Kabiddokkes Polda NTB


Newsmetrontb.com_ POKRESTA MATARAM 
Pergantian pejabat di lingkungan Polri kembali berlangsung di Polda NTB. Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., bersama para Kapolres/ta jajaran Polda NTB menghadiri upacara serah terima jabatan (Sertijab) sekaligus pelantikan Pejabat Kabiddokkes Polda NTB, Jumat (25/09/2026).


Jabatan Kabiddokkes Polda NTB diserahterimakan dari Kombes Pol. Dr. dr. I Komang Tresna, SPOG (K), kepada Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B., MARS.

Upacara berlangsung di Gedung Rupatama Polda NTB dan dirangkaikan dengan acara syukuran pisah sambut pejabat Kabiddokkes Polda NTB.

Prosesi tersebut dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, SE., MH., dan dihadiri Wakapolda NTB, para pejabat utama Polda NTB, serta Ketua dan Pengurus Daerah Bhayangkari NTB.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama Kabiddokkes Polda NTB atas dedikasi serta kontribusi positif yang telah diberikan selama menjalankan tugas.

Kepada pejabat baru, Kapolda meminta agar segera melakukan adaptasi dengan lingkungan kerja dan berbagai tugas yang harus segera dituntaskan.

Kapolda juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, baik bagi personel Polri maupun masyarakat.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko menjelaskan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.

Menurutnya, rotasi jabatan tidak hanya bertujuan memberikan penyegaran, tetapi juga menjadi salah satu pola pembinaan organisasi untuk memastikan roda organisasi terus berjalan secara optimal.

Pergantian pejabat di Polri itu selain untuk penyegaran juga sebagai pola untuk mempertahankan kinerja organisasi tetap berjalan dengan baik. Selain itu, untuk kebutuhan promosi jabatan maka pergantian pejabat itu harus dilakukan,” ucapnya.

Ia menilai proses pergantian pejabat juga memiliki peran penting dalam membangun regenerasi di tubuh Polri. Dengan adanya pergantian dan promosi jabatan, personel mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengemban tanggung jawab baru.

Menurutnya, pola tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan organisasi, termasuk dalam menjaga kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Pergantian ini merupakan bagian dari pembinaan internal organisasi agar ke depan dapat memberikan dampak positif terhadap regenerasi pada organisasi Polri,” pungkasnya.( red ) 

Kimwasmat PN Lombok Tengah Kunjungi LPKA di Teujung_ Ujung Batukeliang

 

Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH  Dalam rangka memastikan pelaksanaan putusan pengadilan berjalan seiring dengan proses pembinaan, Hakim Pengawas dan Pengamat (Kimwasmat) Pengadilan Negeri Praya melakukan kunjungan ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah, Jumat (25/9).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari tugas pengawasan dan pengamatan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus melihat secara langsung kondisi serta proses pembinaan yang dijalani Anak Binaan selama berada di LPKA.

Kedatangan Kimwasmat diterima oleh Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi LPKA Lombok Tengah, Ahmad Saepandi, beserta jajaran. Selanjutnya, rombongan meninjau sejumlah fasilitas, mulai dari pondok hunian, ruang kelas, hingga area pelaksanaan kegiatan pembinaan.

Dalam peninjauan tersebut, Kimwasmat mengamati kondisi hunian, sarana pendidikan, serta aktivitas pembinaan yang diberikan kepada Anak Binaan sebagai bagian dari proses perubahan perilaku, pengembangan potensi, dan persiapan kembali ke masyarakat.

Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah, Hidayat, menyampaikan bahwa kunjungan Kimwasmat menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembinaan berjalan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan Anak Binaan.

“Pengawasan dan pengamatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan pembinaan berjalan dengan baik. Kami terus berupaya memberikan pembinaan yang terarah, memenuhi hak Anak Binaan, serta mempersiapkan mereka agar mampu kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan yang positif,” ujar Hidayat.

Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pengadilan Negeri Praya dan LPKA Lombok Tengah dalam mendukung pelaksanaan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan putusan, tetapi juga pada proses pembinaan dan masa depan Anak Binaan ( red ) 

Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolsek Sandubaya Silaturahmi dengan Camat

 


Newsmetrontb.com_ POLSEK SANDUBAYA  Memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah wilayah menjadi langkah awal Kapolsek Sandubaya, Polresta Mataram AKP Novit Haru Prasetyo, S.Tr.K., S.I.K., dalam membangun sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hal tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi Kapolsek Sandubaya ke Kantor Camat Sandubaya, Jumat (25/09/2026). Kedatangannya disambut hangat oleh Camat Sandubaya Heny Suyasih, S.STP., bersama jajaran staf di ruang kerjanya.

Pertemuan tersebut menjadi momentum perkenalan bagi AKP Novit Haru Prasetyo yang baru beberapa pekan menjalankan tugas sebagai Kapolsek Sandubaya. Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan juga diisi dengan diskusi mengenai situasi kamtibmas dan berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Sandubaya.

“Hari ini melakukan kunjungan silaturahmi dengan Camat Sandubaya. Sebagai Kapolsek yang baru bertugas beberapa minggu tentu harus menjalin silaturahmi dengan berbagai stakeholder, terutama pemerintah kecamatan. Wilayah hukum Polsek Sandubaya sendiri membawahi dua kecamatan, yaitu Sandubaya dan Cakranegara,” ungkap Kapolsek.

Menurutnya, upaya menjaga situasi kamtibmas tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri. Dibutuhkan komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah hingga elemen masyarakat.

Karena itu, komunikasi lintas sektor perlu terus dibangun agar setiap persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban dapat ditangani secara bersama-sama dan sedini mungkin.

Jadi silaturahmi ini untuk mendukung terwujudnya harkamtibmas di Kecamatan Sandubaya. Ke depan tentu kita akan terus menjalin komunikasi dengan stakeholder atau kelompok masyarakat lainnya,” ujarnya.

Kapolsek berharap sinergi yang terbangun antara kepolisian dan pemerintah kecamatan dapat semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif. ( red ) 

Polsek Selaparang Berikan Pengamanan Acara Wisuda Unram


 Newsmetrontb.com_ POLSEK SELAPARANG  Polsek Selaparang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat. Kali ini, belasan personel diterjunkan untuk mengamankan rangkaian acara Wisuda Universitas Mataram (Unram), Kamis (24/09/2026).

Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi, SH., dengan fokus memastikan seluruh rangkaian kegiatan wisuda berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Personel ditempatkan di sejumlah titik di sekitar lokasi kegiatan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus membantu kelancaran aktivitas masyarakat di lingkungan kampus.

Kapolsek Selaparang mengatakan, pengamanan wisuda tersebut dilaksanakan selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis (24/09/2026).

“Pengamanan ini kita lakukan selama dua hari penyelenggaraan wisuda di Universitas Mataram,” ungkapnya.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya menyasar kelancaran acara, tetapi juga memastikan keamanan dan keselamatan seluruh pihak yang hadir, terutama para wisudawan dan keluarga yang mengantar.

Sasaran pengamanan meliputi keamanan orang, barang, serta tempat pelaksanaan kegiatan. Selain itu, personel juga memastikan aktivitas masyarakat umum di sekitar kawasan kampus tetap berjalan dengan baik selama kegiatan berlangsung.

“Ini salah satu bentuk komitmen kita di Polsek Selaparang dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum,” tutup Iptu Zulharman.

Dengan pengamanan tersebut, rangkaian wisuda diharapkan dapat berlangsung dengan nyaman sehingga para wisudawan bersama keluarga dapat mengikuti momentum penting tersebut dengan aman dan lancar (red ) 

Kapolsek Lingsar Salurkan Bantuan Bantuan Untuk Warga Lansia


Newsmetrontb.com_ POLSEK LINGSAR NTB
Kapolsek Lingsar Iptu Ida Ayu Ratih Tirta Dewi, S.H., Jumat (25/9/2026), turun langsung menyapa warga Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lombok Barat. Lewat program Jumat Menyapa, polisi menyerap informasi kamtibmas sekaligus melihat langsung kebutuhan warga.

Kami ingin mendengar langsung informasi dan kondisi warga, sehingga persoalan kamtibmas bisa diketahui sejak awal," kata Iptu Dayu.

Didampingi Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Peteluan Indah, Iptu Dayu diterima Kadus Bagek Nunggal Timur Misbahul Hadi. Kunjungan  dalam program Jumat Menyapa kemudian berlanjut ke salah satu rumah warga lanjut usia (lansia), yang membutuhkan alat bantu berjalan. Kapolsek Dayu ikut mengantar bantuan tongkat untuk membantu aktivitas warga tersebut.

"Kami tidak hanya datang untuk menyerap informasi, tetapi juga berupaya hadir saat warga membutuhkan bantuan," ujarnya.

Iptu Dayu mengatakan, komunikasi langsung dengan masyarakat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Kami mengajak warga bersama-sama menjaga lingkungan, dan segera menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas jika ada persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas," tuturnya.

Program Jumat Menyapa dijadikan agenda rutin Polsek Lingsar, untuk memperkuat kedekatan personel dengan masyarakat.

Silaturahmi seperti ini akan terus kami lakukan, agar polisi semakin dekat dengan masyarakat," pungkas kapolssk Lingsar ( red )

Polisi Tetapkan 3 Tersangka dari 20 Orang Diamankan


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB 
Jajaran kepolisian khususnya Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram terus melakukan pengembangan terkait penanganan 20 orang terduga yang sebelumnya diamankan dari tempat hiburan malam pada Kamis (17/92026) dini hari.

PS. Kanit Sidik Satresnarkoba Polresta Mataram Ipda Binawan Kharrismi Susbandoro, CPHR. menjelaskan bahwa, dari total 20 orang yang diamankan tersebut, penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka melalui Gelar Perkara berdasarkan Alat Bukti yang cukup, sementara sisanya menjalani proses rehabilitasi.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan urin, dari 20 orang 18 orang tersebut sempat terindikasi positif. Namun, sesuai dengan ketentuan Pasal 76 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, terdapat batasan waktu maksimal 3x24 jam penangkapan" dan 3x24 Jam perpanjangan penangkapan guna Penyelidikan dan pengembangan.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan, apabila alat bukti dari hasil pemeriksaan belum mencukupi unsur minimal 2 Alat bukti sesuai Pasal 235 UU RI No 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, maka pihak kepolisian harus mengambil langkah rehabilitasi ke BNN (Badan Narkotika Nasional) kota, meskipun proses hukum terhadap perkaranya tetap berlanjut.

Dari hasil gelar perkara dan Persesuaian alat bukti, penyidik menetapkan 3 orang sebagai tersangka berinisial T, FB, dan NT yang semuanya berjenis kelamin laki-laki. 

Meskipun ke-15 orang lainnya juga menunjukkan hasil tes urin positif, mereka belum dapat ditetapkan sebagai tersangka karena minimnya Alat bukti langsung yang mengaitkan mereka secara pidana, sehingga diarahkan untuk menjalani rehabilitasi.

"Dari 17 orang itu ada 2 orang yang negatif, 15 orangnya direhabilitasi. Kita sudah melakukan Berita Acara Penyerahan rehabilitasi melalui surat permohonan sesuai mekanisme sop yang berlaku ke BNN Kota Mataram," ungkapnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk memburu jaringan atau sumber pasokan barang haram bagi para pelaku, serta melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap barang bukti elektronik maupun barang bukti lainnya yang ditemukan di lapangan.( red )

Tim URC Satreskrim Polresta Mataram Tangkap Terduga Pelaku Pencurian


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM
  Aksi seorang pria berinisial Z alias Kipli (20) untuk mencuri pipa tembaga dan outdoor AC di Rumah Dinas BPKP di Jalan Majapahit, Kelurahan Dasan Agung Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, berakhir gagal.

Z yang merupakan warga Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, tersebut kepergok penjaga rumah dinas saat diduga tengah menjalankan aksinya, Kamis (24/09/2026).

Penjaga yang memergoki aksi tersebut kemudian mengamankan Z dan melaporkannya kepada Polresta Mataram.

Mendapat laporan tersebut, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Mataram langsung bergerak menuju lokasi untuk mengamankan terduga sekaligus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP., S.T.K., SIK., M.Si., membenarkan adanya penanganan kasus tersebut. Ia mengatakan Z telah diamankan di Polresta Mataram untuk menjalani pemeriksaan.

Terduga ini tertangkap oleh penjaga rumah dinas tersebut. Kemudian melaporkan ke Polresta Mataram. Demi keamanan dan keselamatan terduga, kita langsung ke lokasi untuk mengamankan terduga,” ungkap Dharma, Jumat (25/09/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, Z diduga mengakui perbuatannya. Polisi menduga pelaku telah mempersiapkan sejumlah peralatan untuk memudahkan aksinya.

Dalam menjalankan aksinya, Z diduga menggunakan obeng untuk membongkar outdoor AC. Sementara untuk mendapatkan tembaga, terduga diduga memotong kabel dan pipa yang terdapat pada perangkat AC tersebut.

Selain terduga, barang bukti berupa kabel, outdoor AC, obeng, tang dan lainnya juga kita amankan. Saat ini terduga sedang menjalani pemeriksaan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas Dharma.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian perbuatan yang dilakukan Z serta kemungkinan adanya lokasi lain yang pernah menjadi sasaran.

Atas dugaan perbuatannya, penyidik menjerat Z dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. ( red ) 

Tim URC Polresta Mataram Ringkus Terduga Pelaku Spesial Bobol Toko


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM
Aksi pencurian dengan modus membongkar paksa pintu menggunakan obeng berhasil diungkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Mataram. Seorang pria berinisial AM (21), warga Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, diamankan polisi karena diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian di wilayah hukum Polresta Mataram.

AM diamankan di rumahnya tanpa perlawanan pada Kamis (24/09/2026) sekitar pukul 23.00 WITA.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari penyelidikan terhadap dua laporan polisi yang dibuat korban. Berbekal hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), keterangan saksi serta rekaman kamera pengawas (CCTV), tim URC berhasil mengidentifikasi terduga pelaku hingga akhirnya melakukan penangkapan.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP., S.T.K., SIK., M.Si., mengatakan AM diduga terlibat dalam aksi pencurian di sebuah toko yang berada di Lingkungan Karang Pule, Kelurahan Jempong Baru.

Aksi tersebut terjadi pada 20 September 2026. Dalam aksinya, AM diduga membongkar paksa pintu rolling door toko menggunakan obeng sebelum masuk dan mengambil sejumlah barang.

Di TKP ini terduga mengambil 11 tabung gas 3 kilogram dan enam karung beras isi 25 kilogram. Ia masuk dengan membongkar paksa pintu rolling door menggunakan obeng. Ia melakukan seorang diri. Aksi ini terekam jelas di CCTV korban,” ungkap Dharma kepada media, Jumat (25/09/2026).

Tak hanya toko, AM juga diduga beraksi di sebuah klinik yang berada di kompleks Perumahan Kehutanan, kawasan Karang Pule, pada 24 Juli 2026.

Di lokasi tersebut, terduga diduga masuk dengan modus serupa, yakni membongkar paksa pintu menggunakan obeng. Dari dalam klinik, pelaku mengambil sejumlah uang tunai yang berada di laci serta satu unit telepon seluler.

Modusnya sama, masuk ke klinik tersebut dengan membongkar paksa pintu menggunakan obeng,” jelasnya.

Polisi kemudian melakukan pendalaman terhadap AM. Dalam pemeriksaan awal, pria tersebut yang disebut merupakan residivis diduga mengakui telah melakukan pencurian di sejumlah lokasi lainnya di wilayah Kota Mataram.

Terduga mengaku telah mencuri di beberapa tempat. Ini disampaikan terduga saat diinterogasi,” tegas Dharma.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah obeng yang diduga digunakan untuk membongkar pintu, sepeda motor, rekaman CCTV serta sejumlah barang yang disebut belum sempat dijual.

Saat ini AM beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya lokasi lain yang menjadi sasaran aksi pencurian.

Atas perbuatannya, AM dikenakan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. ( red ) 

Polda NTB Gelar Rakor Pengamanan motorGP Mandalika Lombok 2026


Newsmetrontb.com_ MATARAM POLDA NTB 
Jelang Perhelatan  Even Internasional  MotorGP 2026 pada Tanggal 9 _11  Oktober mendatang Polda NTB Laksanakan Rakor pengamanan bersama demgan Unsur TNI dan  Dinas istansi yang terkait serta  stack holder yang ada pada hari kamis tanggal.         ( 24/06/2026 )  di Ballroom Lombok Raya Hotel.

Rakor persiapan pengamanan tetsebut   diikuti  oleh jajaran Polda NTB , Gubernur NTB, Danrem 162/WB, Kabinda NTB, Danlanal, Danlanud ZAM hingga pihak ITDC dan MGPA.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. mengatakan, personel Polri akan mengawal rangkaian event, termasuk pengamanan di wilayah Polres jajaran.

Dari Polri sendiri akan melibatkan 2.667 personel pengamanan. Untuk polres juga melakukan pengamanan di wilayah masing-masing," kata Irjen Kalingga.

Selain kekuatan personel, Polda NTB terus melakukan cipta kondisi bersama Korem 162/WB, Pemda, ITDC, Lanal serta unsur terkait. Situasi kamtibmas NTB menjelang MotoGP juga terpantau aman.

Hingga sejauh ini kamtibmas di wilayah NTB terpantau aman. Polda NTB bersama Korem, Pemda, ITDC, kemudian dari Lanal serta seluruh unsur yang terkait terus melakukan kegiatan cipta kondisi," ujarnya.

Irjen Kalingga juga menyebut jika dukungan pengamanan juga datang dari Polda Bali. Penguatan lintas wilayah ini disiapkan untuk mendukung kelancaran rangkaian MotoGP Mandalika.

Dari Polda Bali juga akan membackup," tutur Irjen Kalingga.

Kapolda NTB turut mengajak masyarakat ikut menjaga ketertiban selama event berlangsung. Menurutnya, keamanan penonton dan pembalap akan mendukung dampak positif MotoGP bagi pariwisata.

Kami imbau seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan baik bagi penonton dan pembalap, demi kesuksesan pelaksanaan event MotoGP Mandalika. Ini akan membuat dampak yang positif bagi industri wisata dunia," tegasnya.

Irjen Kalingga berharap seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2026 berjalan aman, sukses dan kondusif.

Kita berharap mudah-mudahan gelaran MotoGP Mandalika ini berjalan aman, sukses, dan kondusif terselenggara," pungkasnya. ( red ) 




Thursday, September 24, 2026

Saksi Ahli Dewan Pers Buat Pekara Mugni Ilma Jadi Terang


Newsmetrontb.com_LOMBOK TIMUR.         
Samsuri Saksi Ahli Dewan Pers  pada sidang    lanjutan perkara  terdakwa Mugni Ilma  menyatakan persoalan yang berkaitan dengan pemberitaan dengan karya jurnalistik tidak bisa langsung di bawa keranah pidana tanpa terlebih dahulu melalui mekanisme Dewan Pers jelanya pada saat  sidang  saksi yg diikuti secara Zoom di Pengadilan Negeri Selong Lombok Timur , Rabu ( 23/09/2026 ) 

Lanjut  oleh  saksi Ahli Dewan pers Samsuri mengatajan bahwa  peran Dewan Pers   serta Undang - Undang Pers No 40 Tahun 1999 Tentang Pers sudah secara jelas mengatur bahwa penyelesaian persoalan  pemberitaan  hasil  karya jurnalistik seorang wartawan tersebut  sudah  ada mekanisme tersendiri yang berbeda dengan perkara pidana umum. " Ungkapnya "

Samsuri  sekalu  saks ahli Dewan Pers  menambahkan  bahwa antara Dewan Pers dan Kepolisian Republik Indonesia  sudah ada MoU dan nota kesepahaman sejak Tahun 2012. " imbuhnya.

Berdasarkan berita yang sudah dibaca  oleh  saksi ahli Dewan pers  dalam hal ini Samsuri  menegaskan  tidak ditemukan kata  atau kalimat  yang mengadung unsur pencemaran nama baik _  Ancaman_ Kekerasan dan Pemerasan pada  berita yang dimuat oleh saudara terdakwa Mugni Ilma .

 Permasalahan ini sejatinya  tidak bisa langsung dibawa  keranah pidana melaikan harus melakukan pengaduan laporan terlebih dahulu ke Dewan Pers  untuk dilakukan  koordinasi  konsultasi karena itu merupakan  rangkaian  mekanismenya.

Saksi Ahli Dewan Pers  menegaskan bahwa hasil karya jurnakistik itu sudah benar jika  sudah ada nara sunber  dan kofirmasi ke pihat yang terkait atau individubyang diberitakan .

Dan jika ada yang keberatan  dalam sebuah berita jurnalistik silahkan  adukan keberatan ke Dewan Pers untuk dilakukan  pripikasi  dan hak  tanyak jawab ." Tegas Saksi  Ahli Dewan Pers  Samsuri  ( 23/09/2026) 

Sentara itu Ketua Majelis Hakim PN Selong kembali meminta secara tegas kepada JPU untuk  Hadirkan saksi dari WNA pada persidangan berikutnya sesuai dengan permitaan dari Penasehat Hukum Mugni Ilma.

karena menurutnya oleh  keterangan saksi   WNA  teesebur masalah pekaran  terdakwa Mugni Ilma akan semakin jadi jelas  lantaran   Saksi Ini menjadi Nara.sunber berita yang dimuatboleh saudara terdakwa dan bukti ada di HP terdaqwa  ( saat ini dijadikan BB Oleh JPU )

Terpisah  penasehat  Hukum Terdakwa  Mugni Ilma Herman suranggana SH.MH dan Patrnernya  menyatakan bahwa  pasal yang disangkakan oleh JPU yakni pasal 482, pasal 483, pasal 433 yang didakwakan oleh JPU  gugur karena tidak ada bukti  ditemukan adanya  percakapan melalui chat terkait permintaan uang, ancaman yang di lakukan terdakwa.

Lanjut Oleh penasehat Hukum menegaskan jika seorang  wartawan sudah konfirmasi kepada Nara sumber dan pihak  maka itu sudah  sah sebagai karya jurnalistik, jadi tidak boleh di bawa keranah pidana , terlebih  sejak tahun 2012 antara Dewan Pers dengan POLRI sudah ada nota kesepakatan, M oU dan nota kesepahaman. " ungkapnya 

 Tetakhir Penasehat Hukum  Terdakwa katakan menurut nya  perkara ini di paksakan  dan kriminalisasi terhadap  wartawan.

 Karena  sudah sangat jelas secara tegas saksi  ahli dari Dewan Pers katakan jika ada persoalan pemberitaan harus diadukan Ke Dewan Pers,  bukan ranah hukum pidana . Pungkasnya  ( red ) 

Pariwisata

Politik

Hukrim