newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Wednesday, September 2, 2026

Tim Puma Jatanras Polda NTB Lakukan Antisipasi Gangguan Kamtibmas


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB       
       Tim URC Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, berkeliling menyusuri sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di Kota Mataram dan Lombok Barat. Patroli Strong Point digelar sejak Sabtu (29/8/2026) malam hingga Ahad (30/8/2026) dini hari.

Tim dipimpin Kanit Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha S., S.H. menggunakan dua kendaraan URC Puma Jatanras. Sejumlah lokasi masuk rute patroli, mulai Jl Terusan Bung Hatta atau Jl Baru Monjok, kawasan Geria Pagutan Indah, Jl TGH Faesal hingga Kompleks BTN Pepabri.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. melalui keterangan pers mengatakan, patroli menyasar lokasi yang dinilai rawan kejahatan 3C, tawuran, balap liar hingga potensi bentrok antarkelompok.

Tim URC Puma Jatanras melaksanakan patroli Strong Point, sebagai langkah pencegahan dan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ungkapnya.

Patroli dimulai pukul 20.00 Wita dengan apel persiapan di depan ruang URC Puma Jatanras. Personel mendapat arahan terkait cara bertindak serta titik sasaran sebelum bergerak ke lapangan.

Sekitar pukul 20.15 Wita, tim menyusuri Jl Terusan Bung Hatta hingga Simpang Pasar Sayang-Sayang. Personel berdialog dengan warga sekaligus mengajak masyarakat ikut mencegah gangguan keamanan, termasuk aksi balap liar.

Tim tidak hanya melakukan mobile patrol, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat. Warga diajak bersama-sama menjaga lingkungan, dan segera menyampaikan informasi jika melihat potensi gangguan kamtibmas," ujar Kombes Kholid.

Saat patroli berlangsung, lanjut Kabid Humas, tim mendapat informasi kebakaran lahan di salah satu bukit di Dusun Loco, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, sekitar pukul 21.15 Wita. Personel langsung bergerak mengecek lokasi.

Setiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan petugas Damkar Kabupaten Lombok Barat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dari informasi warga, api diduga muncul setelah seseorang menggunakan petasan untuk mengusir monyet, hingga percikan api mengenai rumput ilalang kering.

Tim menerima informasi kebakaran lahan saat patroli dan langsung bergerak mengecek lokasi. Setibanya di sana, api sudah dipadamkan Damkar. Tidak ada korban jiwa dan situasi di lokasi tetap aman," tuturnya.

Patroli kemudian dilanjutkan sekitar pukul 22.00 Wita menuju Jl TGH Faesal, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya. Personel memantau sejumlah titik yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja, untuk mengantisipasi tawuran maupun balap liar.

Sekitar pukul 23.00 Wita, tim bergerak menuju Kompleks Perumahan Geria Pagutan Indah. Patroli berlanjut ke Kompleks BTN Pepabri, Kelurahan Pagutan, sekitar pukul 00.00 Wita untuk memantau situasi pada jam rawan kejahatan 3C.

Kegiatan Strong Point dilakukan secara mobile dengan menyasar titik-titik rawan. Personel juga memberikan imbauan dan pendekatan kepada kelompok masyarakat maupun pemuda, agar bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif," jelasnya.

Sekitar pukul 00.30 Wita, tim kembali ke Mako Polda NTB untuk konsolidasi. Personel juga tetap memantau perkembangan situasi kamtibmas melalui komunikasi radio.

Kombes Kholid menegaskan, patroli akan terus diarahkan pada wilayah yang memiliki potensi kerawanan. Pemetaan titik rawan 3C dan tawuran serta monitoring situasi secara berkala menjadi bagian dari tindak lanjut kegiatan.

Patroli ini akan terus dievaluasi dan diarahkan sesuai perkembangan situasi. Kami ingin kehadiran polisi bisa mencegah gangguan sebelum terjadi, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. ( red





Tim URC Jatanras Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Bermodus Catut PJU Polda

 


Newsmetrontb com_ KOTA MATARAM  NTB         Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat kepolisian kembali terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat. Seorang pria berinisial BDSP (29), warga Kabupaten Lombok Utara yang tinggal di Kota Mataram, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB setelah diduga menipu sejumlah pengusaha dan pelaku UMKM dengan mengatasnamakan pejabat Polda NTB.

Terduga yang diketahui tidak bekerja tersebut diamankan di wilayah Karang Taliwang, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Kamis malam (27/08/2026). Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan terhadap laporan masyarakat yang resah akibat aksi penipuan tersebut.

Pengungkapan kasus ini disampaikan Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers di depan Gedung Ditreskrimum Polda NTB, Senin (31/08/2026).

Kombes Pol. Arisandi menjelaskan, modus yang digunakan BDSP adalah menghubungi sejumlah pengusaha dan pelaku UMKM melalui telepon maupun WhatsApp. Dalam komunikasi tersebut, pelaku mengaku sebagai salah satu pejabat kepolisian di lingkungan Polda NTB dan kemudian meminta sejumlah uang.

Terduga menghubungi sejumlah pengusaha atau UMKM dengan mengatasnamakan salah satu pejabat Polda NTB untuk meminta sejumlah uang. Beberapa orang yang dihubungi kemudian merespons dengan mengirimkan uang ke rekening bank yang setelah ditelusuri ternyata milik ibu terduga,” jelas Arisandi.

Menariknya, ibu BDSP disebut tidak mengetahui perbuatan anaknya. Ia juga tidak mengetahui bahwa rekening atas namanya digunakan untuk menerima transfer uang dari para korban.

Aksi tersebut diketahui menyasar sejumlah pengusaha dan pelaku UMKM di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Tengah. Nominal yang diminta bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Meski nilai masing-masing transaksi relatif kecil, jumlah korban yang cukup banyak membuat total uang yang berhasil dikumpulkan terduga diperkirakan mencapai Rp10 juta.

“Kami masih mendata jumlah keseluruhan hasil tindak pidana penipuan ini, namun sementara dipastikan mencapai sekitar Rp10 juta,” ungkapnya.

Dalam menjalankan aksinya, BDSP diduga tidak hanya menggunakan satu identitas. Polisi menemukan sejumlah nama pejabat dan anggota kepolisian yang dicatut untuk meyakinkan calon korban.

Di antaranya, pelaku mengaku sebagai Direktur Reskrimum Polda NTB, Kasat Lantas Polresta Mataram, Kapolsek Mandalika, Kapolsek Sambalia, Kanit Polairud Pos Bangsal, KSPKT Polsek Tanjung, Wakapolres Lombok Utara, serta sejumlah perwira lainnya di jajaran Polda NTB.

Untuk menghindari pelacakan, pelaku juga menggunakan nomor telepon yang berbeda-beda. Pola tersebut sempat menyulitkan petugas dalam mengidentifikasi keberadaannya.

Namun, kerja keras Tim URC Puma Jatanras akhirnya membuahkan hasil. Setelah keberadaan BDSP berhasil dilacak, petugas bergerak dan mengamankannya di Karang Taliwang.

Kombes Pol. Arisandi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, dugaan sementara motif pelaku adalah persoalan ekonomi. Meski demikian, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah aksi tersebut dilakukan seorang diri atau melibatkan jaringan tertentu.

Untuk sementara motifnya persoalan ekonomi. Namun penyidik akan melakukan pendalaman, termasuk kemungkinan apakah tindak pidana ini merupakan bagian dari sebuah jaringan,” tegasnya.

Menurutnya, penanganan kasus tersebut bukan semata-mata dilihat dari besar kecilnya kerugian yang dialami korban. Penggunaan identitas pejabat kepolisian dalam aksi penipuan dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sekaligus berpotensi mencoreng nama institusi Polri.

“Pengungkapan ini bukan hanya karena besar kecilnya nilai kerugian korban, tetapi juga karena tindakan terduga telah membuat masyarakat resah,” imbuh Arisandi.

Atas dugaan perbuatannya, BDSP dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Polda NTB mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap telepon maupun pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai pejabat atau anggota kepolisian dan kemudian meminta sejumlah uang.

Masyarakat diminta melakukan konfirmasi melalui jalur resmi sebelum memenuhi permintaan apa pun, terlebih jika berkaitan dengan transfer uang.

“Jangan mudah percaya terhadap telepon ataupun WhatsApp yang meminta sesuatu atau sejumlah uang dari orang yang identitasnya tidak diketahui secara jelas. Dirkerimum polda NTB . ( red



Tuesday, September 1, 2026

Perjelas Kasus Wartawan MI , Ketua Majelis Hakim Mintak JPU Hadirkan Ahli Dewan Pers


Newsmetrontb.com_SELONG  LOMBOK TIMUR
Penasehat Hukum Wartawan Mugni Ilma Herman Suranggana, SH dkk mengapresiasi sikap dan pernyataan tegas Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Selong yang secara tegas  minta kepada Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) untuk menghadirkan ahli dari Dewan Pers pada sidang lanjutan berikutnya

Ketua Majelis Pengadilan Negeri Selong memberikan  deatline  line waktu selama  satu minggu wajib di hadirkan pada sidang lanjutan wartawan Mugni Ilma pada sidang lanjutan berikutnya.

Menanggapi permintaan Ketua Majelis Hakim tersebut JPU menyatakan di Lombok Timur tidak ada Dewan Pers  jawab JPU.

Ketua majelis Pengadilan Negeri selong kembali menegaskan " Hadirkan Ahli dari Dewan  Pers" bukan saksi , saya mau ahli dari Dewan Pers , tegas Ketua Majelis Hakim Senin, 31 Agustus 2026.

Sedangkan Ahli Bahasa yang di hadirkan oleh JPU pandangan hukumnya terkesan kontradiktif dan tidak jelas pandangannya, sehingga pada saat sidang sedang berlangsung Ketua Majelis Hskim Pengadilan Negeri  Selong menegur secara tegas jangan anda ngarang .

 kalau tidak pahami cukup saudara katakan tidak ngerti pada bidang ini , tegas  Ketua Majelis mengingatkan ahli bahasa tersebut terkait apa yang di tanyakan Penasehat Hukum terdakwa.

Dalam perkara wartawan Mugni Ilma Ahli Bahasa menyatakan tidak ada ancaman hanya ada tekanan fisikis saja kepada seseorang yang di beritakan. 

Sedangkan saksi dari anggota polisi  buser yang dihadirkan JPU menyatakan saya hanya diprintah Kasat   (  dalam. hal ini  Kasat Reskrim Polres Lotim )  untuk melakukan  OTT  terhadap. Terdakwa  Mugni Ilma .

Lanjut olehnya saat melakukan  OTT  saksi  tidak ada mendengar percakapan antara saudara Lalu Purnama dan Mugni  di TKP karena jarak kami melakukan pengintaian   dengan radius. Kurang lebih  5 meter .

Kamii bersama Tim opsnal  termasuk kasat  selaku pimpinan  dalam OTT  tersebut  dengan mengunakan  dua unit mobil  dan kami  tidak mendegar ada nya suara  keributan di lokasi TKP ' terangnya saat betiak kesaksiian  di peridagan  senin ( 31/08/2026 )

Kemudian   Herman Surangana SH.MH. selaku  penasehat  hukum terdakwa Mugni  Ilma  menayakan kepada  saksi  (  buser  )  yang dihadirkan  JPU  terkait dengan SPRINT  saat melakukan   OTT  terhadap tetdakwa  saksi tidak bisa menjukan dengan alasan   tidak bawa . 

Sehingga  penasehat hukun  tedakwa  menegaskan kepada saksi bahwa  apa  yang  saudara  lakukan   sudah di seting  atau sudah  diatur  sekemanya oleh Lalu Purnama  dan  Sopiyan  Dirut PDAM Lotim  serta  pimpinan saudara   ( dalam hal ini kasat Reskrim  IPTU  Arie  Kusnandar  AR .S.Trk.SIK. MM. )  oleh saksi  hanyav menjawab   diperintah  kasat  " Jawabnya .        ( red





Monday, August 31, 2026

Biddokes Polda NTB Layani Bantuas Kesehatan Pasca Gempa Ende NTT

 Newsmetrontb.com_ ENDE ,KUPANG  NTT                    Misi kemanusiaan personel Polda NTB di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berjalan. Tim Biddokkes Polda NTB, Sabtu (29/8/2026), kembali menggelar Bhakti Kesehatan di Posko Kesehatan Dusun Pu'uperi, Desa Ndetundora, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. melalui keterangan pers mengatakan, pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari tugas kemanusiaan personel Polda NTB selama menjalankan BKO di wilayah NTT.

Tim Biddokkes Polda NTB kembali memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Posko Kesehatan Dusun Pu'uperi, Desa Ndetundora, Kabupaten Ende," ungkapnya.

Menurut Kombes Kholid, kehadiran tenaga kesehatan Polri di tengahu masyarakat, diharapkan dapat membantu warga memperoleh pelayanan medis dengan lebih mudah. "Sebanyak 75 masyarakat mendapatkan pelayanan dalam kegiatan Bhakti Kesehatan kali ini. Personel terus memberikan pelayanan secara maksimal kepada warga yang datang," ujarnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian personel Polda NTB, kepada masyarakat selama penugasan kemanusiaan di NTT. Pelayanan diberikan langsung di posko kesehatan, agar warga di sekitar lokasi bisa mendapatkan pemeriksaan tanpa perlu menempuh perjalanan jauh.

Kami ingin keberadaan personel Polda NTB selama BKO di NTT, tidak hanya menjalankan tugas kemanusiaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pelayanan kesehatan menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut," tutur Kombes Kholid.

Kabid Humas menegaskan, personel Biddokkes Polda NTB siap menjalankan tugas kemanusiaan selama mendapat penugasan di NTT. Semangat pengabdian juga terus dijaga dalam setiap kegiatan di lapangan.

Semangat kami tetap sama, yakni hadir, membantu dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa memberi manfaat bagi warga di lokasi penugasan," pungkasnya. ( Red


Polisi Kawal Prosesi Praja Mulud Adat di Masjid Kuno Bayan


Newsmetrontb.com_ LOMBOK UTARA  NTB     
Suasana adat dan religius menyelimuti Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (29/8/2026). Ditpamobvit Polda NTB turun langsung mengamankan rangkaian Maulud Adat Bayan, termasuk prosesi Praja Mulud menuju Masjid Kuno Bayan.

Pengamanan dimulai sekitar pukul 14.00 Wita hingga rangkaian kegiatan selesai. Personel Ditpamobvit Polda NTB ditempatkan di sekitar Masjid Kuno Adat Bayan, Dusun Bayan Timur, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, untuk memastikan prosesi berjalan aman dan tertib.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. melalui keterangan pers mengatakan, personel Ditpamobvit Polda NTB hadir untuk menjaga keamanan sekaligus memberi ruang bagi masyarakat menjalankan tradisi adat secara khidmat.

"Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian Maulud Adat Bayan berjalan aman, tertib dan lancar, sehingga masyarakat dapat mengikuti prosesi dengan nyaman," ungkapnya.

Disebutkan, pengamanan dipimpin Kanit 1 Subdit Wisata Ditpamobvit Polda NTB AKP Rusdi Hamdi, S.E.. Mereka mengawal rangkaian Praja Mulud, prosesi pawai sakral dalam perayaan Maulud Adat Bayan menuju Masjid Kuno Bayan.

Prosesi tersebut memiliki makna mendalam bagi masyarakat adat Bayan. Praja Mulud menjadi bagian dari tradisi perayaan Maulud, sekaligus simbol bersatunya alam, yakni langit dan bumi.

"Maulud Adat Bayan memiliki nilai budaya dan religi yang kuat. Personel hadir untuk menjaga situasi keamanan, sekaligus menghormati setiap tahapan prosesi adat yang dijalankan masyarakat," ujar Kombes Pol. Kholid.

Rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 18.00 Wita. Personel kemudian meninggalkan lokasi setelah memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

"Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar. Kami mengapresiasi masyarakat yang ikut menjaga ketertiban, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik," tuturnya.

Di akhir keterangan persnya, Kombes Kholid menambahkan jika pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk event bernuansa adat dan keagamaan, menjadi bagian dari upaya menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

"Kami ingin masyarakat dapat menjalankan tradisi, kegiatan keagamaan dan budaya dengan tenang. Kehadiran polisi di lapangan menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. ( Red





Tim URC Puma Polda NTB Berhasil Ringkus DPO Residivis Curanmor


Newsmetrontb.com_KOTA MATARAM  NTB 
Ditreskrimum Polda NTB melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras berhasil membekuk seorang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial HA alias Gero (27). Pria asal Selagalas, Mataram yang merupakan seorang residivis ini ditangkap usai menggasak satu unit sepeda motor milik warga di kawasan Jalan Majapahit, Kota Mataram.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., membenarkan penangkapan tersebut. Kejadain bermula saat korban, I Made Juni Hartawan, memarkirkan sepeda motor Yamaha N-Max miliknya di sebuah warung bakso.

"Modus operandi pelaku memanfaatkan kelalaian korban yang meninggalkan kunci kontak masih menempel di motor (nyantol) saat memesan makanan. Pelaku yang melihat kesempatan tersebut langsung membawa lari kendaraan korban," ujar Kombes Pol Arisandi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material diperkirakan mencapai Rp25.000.000. Berdasarkan laporan resmi korban dan hasil penyelidikan terukur di lapangan, Tim URC Puma Jatanras di bawah pimpinan AKP Agus Eka Artha, S.H., bergerak cepat melakukan pemetaan hingga berhasil melacak keberadaan pelaku serta barang bukti di wilayah Kuranji dan Negarasakah, Sandubaya.

Selain mengamankan tersangka HA, polisi juga menyita 1 unit sepeda motor Yamaha N-Max warna abu-abu milik korban serta mengamankan seorang pria berinisial I.R yang diduga menyimpan barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Subdit III Ditreskrimum Polda NTB guna proses hukum dan pengembangan TKP lainnya.

Terhadap tersangka HA penyidik menjeratnya dengan Pasal 362 KUHP (ancaman hukuman 5 tahun penjara). 

Menanggapi maraknya kasus curanmor akibat kelalaian pengendara, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., memberikan himbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan. Pastikan kunci kontak selalu dicabut dan hindari sikap lalai seperti meninggalkan kunci nyantol, meskipun hanya ditinggal sebentar. Gunakan pula kunci ganda untuk meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan," imbau Kombes Pol Mohammad Kholid.  ( red )



Saturday, August 29, 2026

Maulid Nabi di Polda NTB, Ketua Bhayangkari Ajak Istri Polisi Teladani Khadijah


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB 
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Baitussalam Polda NTB, Jumat (28/8/2026), menjadi momentum bagi keluarga besar Bhayangkari NTB, untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah SAW dan keluarganya.

Ketua Daerah Bhayangkari NTB Ny. Bulawan Widihastuti Kalingga, hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pengurus Bhayangkari. Ditemui usai acara, ia menilai sosok Khadijah, istri Nabi Muhammad SAW, memiliki banyak nilai yang relevan bagi para istri anggota Polri.

Khadijah dikenal sebagai sosok yang setia mendampingi Rasulullah SAW, memberikan dukungan saat menghadapi berbagai tantangan, serta menjadi tempat berbagi dan menguatkan keluarga. Keteladanan tersebut dinilai bisa menjadi inspirasi bagi Bhayangkari, dalam mendampingi suami menjalankan tugas.

Sosok Sayidati Khadijah menjadi teladan bagi kita sebagai perempuan dan sebagai seorang istri. Beliau selalu memberikan dukungan, ketenangan dan kekuatan kepada Rasulullah SAW ketika menghadapi berbagai tantangan," ujar Widihastuti.

Menurut istri orang nomor satu di Korps Bhayangkara NTB itu, keteladanan Khadijah tidak hanya bicara soal mendampingi suami. Ada nilai kesetiaan, keteguhan, keikhlasan dan kepedulian yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga.

Kami di Bhayangkari juga belajar dari keteladanan Sayidatina Khadijah. Mendampingi suami bukan hanya hadir saat keadaan mudah, tetapi juga memberikan semangat ketika suami menghadapi tantangan dalam menjalankan tugas," katanya.

Widihastuti mengatakan, peran istri anggota Polri punya tantangan tersendiri. Tugas suami yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, membuat dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam menjaga semangat dan ketenangan di rumah.

"Seperti Sayidati Khadijah yang menjadi penguat Rasulullah SAW, kami juga ingin menjadi penguat bagi para suami. Ketika keluarga kuat, insyaAllah, semangat pengabdian juga semakin kuat," tuturnya.

Peringatan Maulid Nabi SAW di Masjid Baitussalam diikuti Kapolda NTB, Wakapolda NTB, Irwasda, pejabat utama yang beragama Islam, Wakil Ketua Daerah Bhayangkari NTB bersama pengurus, serta personel Polri dan PNS Polda NTB yang beragama Islam.

Bagi Widihastuti, nilai keteladanan Khadijah juga dapat diteruskan dalam kehidupan sosial. Bhayangkari diharapkan mampu menghadirkan kepedulian, menjaga keharmonisan keluarga dan ikut memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Semoga kita bisa mengambil keteladanan dari Sayiatina Khadijah, terutama dalam kesetiaan, kesabaran, keikhlasan dan memberikan dukungan kepada keluarga. Mudah-mudahan nilai itu bisa kami terapkan sebagai Bhayangkari dalam kehidupan sehari-hari. ( red




Berawal Ditemukan Pingsan , Korban Dinyatakan Meningal , Keluarga mintak Polisi Usut Kasus


 Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR  NTB      Keluarga Hamdi (22), pria asal Kelurahan Denggen, Kecamatan Selong, Lombok Timur, meminta kejelasan dan keadilan atas meninggalnya anggota keluarga mereka setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di kawasan Terminal Pancor.

Hamdi ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri sebelum akhirnya mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Hamdi dinyatakan meninggal dunia di RSUD dr. R. Soedjono Selong pada 28 Agustus 2026.

Kepergian Hamdi menyisakan duka sekaligus tanda tanya bagi keluarga. Mereka berharap aparat kepolisian dapat mengungkap secara terang kronologi kejadian yang menyebabkan Hamdi ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia.

Informasi sementara, Kepolisian Sektor Selong masih melakukan penyelidikan (lidik) terhadap peristiwa tersebut. Dugaan awal yang berkembang adalah kecelakaan tunggal.

Dugaan awal kecelakaan tunggal, sedang dilidik oleh reskrim kami , ungkapnya via Whatsapp sabtu ( 29/08/2026 ). 

Namun, pihak keluarga berharap dugaan tersebut tidak langsung menjadi kesimpulan sebelum seluruh fakta dan bukti di lapangan benar-benar terungkap.

Keluarga meminta polisi menggali secara menyeluruh kronologi kejadian, memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan bukti yang dapat menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi terhadap Hamdi di kawasan Terminal Pancor.

Kami berharap kasus ini diungkap dengan terang. Kami ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada Hamdi. Kalau memang kecelakaan tunggal, tentu kami juga ingin mengetahui kronologi dan bukti-buktinya," ungkap pihak keluarga.

Menurut keluarga, kejelasan mengenai peristiwa tersebut sangat penting agar tidak muncul berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Mereka pun menyerahkan proses hukum kepada aparat kepolisian dan berharap penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan serta objektif. ( red )

Peringati Maulid Nabi Kapolda Ajak Jajaran Teladani Akhlak Rasulullah SAW


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB
Suasana khidmat menyelimuti Masjid Baitussalam Polda NTB, Jumat (28/8/2026), saat keluarga besar kepolisian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. hadir bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Bulawan Widihastuti Kalingga, Wakapolda, Irwasda, pejabat utama, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah NTB dan pengurus.

Mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW - Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur", kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 Wita. Para personel tampil mengenakan PDL II dan peci hitam, sedangkan anggota Bhayangkari mengenakan busana muslimah.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga dalam sambutan mengajak seluruh jajarannya, menjadikan Maulid Nabi SAW sebagai momentum memperbaiki diri. Ia mendorong personel terus memperkuat iman sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk terus memperbaiki diri, memperkuat iman, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat," ungkap Kalingga.

Irjen Kalingga menilai akhlak Rasulullah memiliki relevansi kuat dengan tugas kepolisian. Sikap humanis, disiplin, amanah dan peduli terhadap masyarakat perlu terus melekat dalam setiap pelaksanaan tugas personel di lapangan.

Nilai-nilai keteladanan Rasulullah perlu kita hadirkan dalam pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Peringatan Maulid tak sekadar menjadi agenda keagamaan. Momen itu dimanfaatkan keluarga besar Polda NTB untuk kembali mengingat perjalanan hidup Rasulullah SAW, sekaligus menguatkan semangat meneladani akhlaknya dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas.

Penceramah AKBP Zamroni, S.A.G. mengupas risalah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ia mengajak jamaah melihat kelahiran Rasulullah bukan hanya sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai awal hadirnya teladan bagi umat manusia, dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, kejujuran, amanah dan kepedulian.

Risalah kelahiran Nabi Muhammad SAW membawa pesan besar bagi umat manusia. Rasulullah hadir dengan akhlak mulia, membawa keteladanan dalam hubungan dengan Allah, sesama manusia, bahkan terhadap lingkungan," ungkap Zamroni.

Menurut Zamroni, keteladanan Rasulullah perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata. Bagi anggota Polri, nilai tersebut dapat hadir melalui pelayanan yang tulus, sikap humanis, kejujuran, kesabaran serta keberanian menjalankan tugas secara amanah.

"Meneladani Rasulullah bukan hanya dengan memperingati kelahirannya, tetapi bagaimana akhlak beliau kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi anggota Polri, keteladanan itu bisa diwujudkan melalui pelayanan yang humanis, amanah dan penuh kepedulian kepada masyarakat," katanya.

Rangkaian Maulid Nabi di Masjid Baitussalam Polda NTB ditutup dalam suasana penuh kebersamaan. Selain memperkuat nilai keagamaan, kegiatan itu menjadi ruang mempererat silaturahmi keluarga besar Polda NTB, sekaligus menyegarkan kembali semangat pengabdian dengan menempatkan akhlak Rasulullah sebagai inspirasi. ( red




Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Matangkan Pengamanan Rider dan Logistik


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH NTB
Persiapan pengamanan MotoGP Mandalika 2026 terus dimatangkan Polda NTB. Kali ini, jajaran Polda NTB menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pengamanan kedatangan logistik, rider, official, serta tamu VVIP di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Kamis (27/08/2026).

Rakor yang digelar pihak Angkasa Pura di Aula Utama BIZAM tersebut melibatkan seluruh stakeholder terkait, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, hingga berbagai lembaga dan instansi yang memiliki peran dalam mendukung kelancaran kedatangan para peserta dan perlengkapan MotoGP.

Polda NTB dalam kegiatan tersebut diwakili Karoops Polda NTB dan Direktur Pamobvit Polda NTB. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas sektoral untuk memastikan aspek keamanan dan operasional bandara siap menghadapi peningkatan aktivitas selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan Rakor tersebut memiliki arti penting untuk memastikan seluruh persiapan pengamanan dan operasional di BIZAM berjalan optimal.

Rapat ini menjadi bagian dari persiapan kita sebagai tuan rumah pelaksanaan event internasional MotoGP yang akan diselenggarakan di wilayah NTB, tepatnya di Sirkuit Mandalika," ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Dalam Rakor tersebut, masing-masing stakeholder memaparkan hasil evaluasi penyelenggaraan MotoGP pada tahun sebelumnya. Evaluasi tersebut menjadi bahan penting untuk melakukan penyempurnaan pola koordinasi, pelayanan, maupun pengamanan pada pelaksanaan MotoGP 2026.

Pembahasan juga difokuskan pada mekanisme kedatangan dan pergerakan logistik MotoGP, rider, official, serta VVIP sejak tiba di bandara hingga menuju lokasi tujuan. Koordinasi antarpihak dinilai menjadi kunci agar seluruh proses dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kombes Pol. Mohammad Kholid berharap koordinasi lintas sektoral yang dilakukan sejak jauh hari dapat menghasilkan pola pengamanan dan pelayanan yang semakin baik.

Kita berharap pertemuan lintas sektoral dalam rangka mempersiapkan kedatangan rider dan official serta proses kedatangan seluruh logistik MotoGP ini membuahkan hasil positif, sehingga dapat memberikan citra baik bagi daerah NTB maupun bagi negara kita," harapnya.

Polda NTB memastikan koordinasi dengan seluruh stakeholder akan terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan Operasi Mandalika Rinjani 2026. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung suksesnya MotoGP Mandalika 2026 sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pihak yang terlibat maupun masyarakat. ( red



Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB Gelar Patroli Tingkatkan Kamtibmas


Newsmetrontb.com_  KOTA MATARAM NTB 
 Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan suasana yang harmonis di tengah keberagaman, Unit Patroli Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB melaksanakan patroli kerukunan umat beragama di Pura Batu Bolong, Kamis (27/8/2026).

Kehadiran personel di Pura Batu Bolong merupakan bagian dari kegiatan patroli rutin sekaligus bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman kepada umat Hindu yang sedang melaksanakan persembahyangan.

Pada pelaksanaannya, unit patroli melakukan pengamanan di sekitar kawasan pura selama kegiatan persembahyangan berlangsung. Pengamanan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Usai pelaksanaan persembahyangan, personel tidak langsung meninggalkan lokasi. Kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan pengaturan lalu lintas, dialogis bersama umat, pemangku atau tokoh agama, serta masyarakat yang berada di sekitar Pura Batu Bolong, dalam komunikasi tersebut, personel mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta terus mempertahankan sikap toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.

Selain itu, personel juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar, khususnya saat umat Hindu keluar dari kawasan pura setelah selesai melaksanakan persembahyangan.

Dalam kesempatan tersebut, personel juga berdialog dengan I Nengah Karta (49), warga Pajang, Mataram, yang baru selesai melaksanakan persembahyangan. Dalam dialog tersebut, I Nengah Karta menyampaikan apresiasinya atas kehadiran personel kepolisian yang melaksanakan pengamanan di kawasan pura

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah hadir melakukan pengamanan di Pura Batu Bolong memberikan kenyamanan dan keamanan kepada umat yang melakukan persembahyangan apalagi pada hari suci purnama ke tiga ini” ungkapnya

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Direktur Samapta Polda NTB Kombespol Joko Adi Nugroho, S.I.K., M.T. menyampaikan keterangannya melalui Kasubdit Gasum AKBP I Ketut Suastika, S.H., M.Kom., bahwa patroli kerukunan umat beragama merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk kegiatan keagamaan, dengan aman dan nyaman. Kami ingin memberikan rasa tenang kepada umat yang sedang melaksanakan persembahyangan sekaligus memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi, menghormati perbedaan dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat mengganggu kerukunan. Mari kita bersama-sama menjaga persaudaraan dan menciptakan lingkungan yang aman, damai serta harmonis,” tegasnya

“kegiatan patroli seperti ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif Polri untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini, sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya ( red )

2. Misi Kemanusiaan Polda NTB di Ende, Warga Dapat Layanan Kesehatan dan 550 Nasi


Newsmetrontb.com _ ENDE  NTT       
  Personel Polda NTB yang tengah menjalankan BKO Kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali bergerak membantu masyarakat. Tim Biddokkes Polda NTB menggelar Bhakti Sosial Kesehatan, Kamis (27/8/2026), sedangkan personel Satbrimob membagikan 550 porsi makanan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. melalui keterangan pers mengatakan, pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan personel Polda NTB bagi warga di lokasi penugasan.

"Tim Biddokkes Polda NTB melaksanakan Bhakti Sosial Kesehatan di Posko Kesehatan Desa Demulaka, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende," ungkapnya.

Di lokasi lain, personel Satbrimob Polda NTB yang juga mendapat penugasan BKO Polda NTT, mengoperasikan kendaraan lapangan untuk membantu kebutuhan masyarakat. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.30 Wita di Dusun Nioniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende.

Sebanyak 550 porsi makan siang dibagikan kepada masyarakat dan personel pendukung. Dari jumlah tersebut, 485 porsi diberikan kepada masyarakat terdampak, sedangkan 65 porsi disiapkan untuk personel pendukung, Polsek, dan Brimob.

"Kami terus mengarahkan personel untuk memberikan bantuan yang bisa dirasakan langsung masyarakat. Mulai pelayanan kesehatan hingga dukungan kebutuhan pangan, semua dilakukan sebagai bagian dari tugas kemanusiaan di NTT," ujar Kombes Kholid.

Disebutkan, Satbrimob Polda NTB mengerahkan 13 personel dalam kegiatan tersebut. Dukungan peralatan turut dibawa, di antaranya kendaraan lapangan Randurlap, kendaraan water treatment (WT), kendaraan pendukung Randurlap, serta kendaraan freezer.

Menurut Kombes Pol. Kholid, kolaborasi lintas satuan menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat di wilayah penugasan. "Kehadiran personel Polda NTB di NTT tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan," tuturnya.

Dikatakan, kegiatan pelayanan kesehatan dan pembagian makanan itu sekaligus menunjukkan respons cepat personel Polda NTB, dalam mendukung masyarakat terdampak.

Kami akan terus menjalankan tugas dengan semangat pengabdian dan niat tulus membantu masyarakat selama penugasan di NTT," pungkas Kombes Pol. Kholid. ( red




Kapolda Pimpin Acara Serah Terima Jabatan Kabidkum Polda NTB

 


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB. Jabatan Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda NTB resmi berganti. Kombes Pol. Muhammad Erfan, S.I.K., dipercaya mengemban jabatan tersebut menggantikan Kombes Pol. Azas Siagian, S.H., M.H., yang selanjutnya dimutasi ke Mabes Polri.

Serah Terima Jabatan (Sertijab) dipimpin langsung Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., dan dirangkaikan dengan acara pisah sambut di Gedung Rupatama Polda NTB, Kamis (27/08/2026).

Prosesi Sertijab diawali dengan pengambilan sumpah jabatan pejabat baru, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara Sertijab sebagai tanda resmi pergantian kepemimpinan di Bidang Hukum Polda NTB.

Dalam amanatnya, Kapolda NTB menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kombes Pol. Azas Siagian atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di Polda NTB.

Kapolda berharap pengalaman dan kinerja yang telah ditunjukkan selama bertugas di NTB dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta loyalitas yang telah diberikan kepada institusi, khususnya Polda NTB. Semoga di tempat tugas yang baru dapat semakin sukses," ujar Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

Sementara kepada Kabidkum Polda NTB yang baru, Kapolda menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus meminta agar segera melakukan penyesuaian dengan lingkungan kerja dan memahami berbagai tugas yang telah menanti.

"Selamat datang di Polda NTB dan selamat bertugas. Segera beradaptasi dengan seluruh personel dan satuan kerja serta membangun sinergi dengan lembaga atau instansi terkait agar pelaksanaan tugas ke depan dapat berjalan dengan lancar," pesan Kapolda.

Pergantian pejabat tersebut diharapkan mampu membawa semangat dan perspektif baru dalam pelaksanaan tugas Bidang Hukum Polda NTB, sekaligus memperkuat dukungan hukum terhadap seluruh pelaksanaan tugas kepolisian.

Usai prosesi Sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan acara pisah sambut. Suasana berlangsung penuh keakraban, ditandai dengan pemberian cenderamata dari personel Bidkum maupun satuan kerja lainnya kepada pejabat lama, serta sesi foto bersama.

Rangkaian Sertijab dan pisah sambut tersebut dihadiri para Pejabat Utama Polda NTB, Kapolres/ta jajaran, serta sejumlah undangan lainnya. ( red )

Kapolda NTB Terima Kunjungan Anggota DPR RI Muazzim Akbar


   Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB  Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., menerima kunjungan silaturahmi tokoh masyarakat NTB yang juga anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar, di ruang kerja Kapolda NTB, Rabu (26/08/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Silaturahmi menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan tokoh masyarakat, sekaligus bertukar informasi mengenai perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Nusa Tenggara Barat.

Kehadiran Muazzim Akbar diharapkan semakin membuka ruang komunikasi dan kolaborasi antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting dalam mendukung terciptanya situasi NTB yang aman, damai, dan kondusif.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan silaturahmi dengan para tokoh merupakan bagian dari upaya pimpinan Polda NTB membangun sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan silaturahmi dengan para tokoh yang dilakukan pimpinan Polda NTB merupakan langkah untuk membangun sinergitas. Ke depan, sinergi ini diharapkan dapat membantu bersama-sama mengupayakan Harkamtibmas di wilayah NTB," ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Menurutnya, tokoh masyarakat memiliki posisi strategis dalam membantu kepolisian menjaga keamanan. Selain memiliki pengaruh dalam menyampaikan imbauan kepada masyarakat, para tokoh juga memiliki kedekatan dan kepercayaan dari kelompok masyarakat yang dibinanya.

"Tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam terciptanya Harkamtibmas. Selain dapat membantu memberikan imbauan kepada masyarakat, mereka juga sangat disegani, terutama oleh anggota atau kelompok masyarakat yang dibinanya," jelasnya.

Polda NTB berharap komunikasi dan kemitraan dengan para tokoh masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai potensi gangguan Kamtibmas diharapkan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini, sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah NTB tetap terjaga. ( red



Thursday, August 27, 2026

Sidang Lajutan Mugmi Ilma Hadirkan Saksi JPU, Dakwaan Pasal 483 Tidak Penuhi Unsur

 


Newsmetrontb.com_  LOMBOK TIMUR NTB  Sidang Lanjutan dugaan  pemerasan dan pengancama  yang dilakukan oleh terdakwa  Mugni Ilma kembali digelar pada hari Rebo ( 26/08/2026 ) dengan agenda  keterangan saksi  yang dihadirkan oleh JPU  Manik Artha Adihitama SH  ,  Saksi  yang diajukan dan dihadirkan dalam sidan kali  ini yakni , ketu PWI Lotim H.Muluddin  dan Muhsin pimpred. Media GoNasional .

Dalam sidang tersebut  saksi  Ir. Haji .Muluddin saat memberikan keterangan  menyesalkan pristiwa ini  dan selama ini  tumben  terjadi seorang  kasus wartawan   sampai  dipersidagan ini  sebab  kita adalah mitra .

Pemberitaan yang dilakukan oleh terdakwa sdr Muggni Ilma sebagai wartawan sudah memenuhi unsur karya jurnalistik dan sesuai dengan kode etik jurnalis dan  jika narasunber  mersa   diberitakan  atas pemberitaan tersebut  bisa dilakukan  hak tanya jawab dan melaporkanya ke Dewan Pers.," Ungkap Saksi  Ir. H. Muludidin selaku ketua PWRI Lombok Timur .Rebo  ( 26/08/2026  ) 

Sedangkan saksi  pimpred media GoNasional  sdr. Mukhsin menegaskan  bahwa  terrdakwa   Mugni Ilma  memang benar wartawan media Go Nasional  dan merupakan kontributor dan sebagai Admin juga  yang ditugaskan  melakukan peliputan  diwilayah  hukum kabupaten  Lombok Timur 

Dan sepengetahuan saya  apa yang didakwa Mugni Ilma dalam menulis sebuah  berita sudah memenuhi  kaedah karya  jurnalistik dan sudah sesuai dengan kode etik dan Udang_ Undang Pers

Apa yang dituduhkan terhadap  terdakwa itu tidak ada bahasa atau kata  melakukan  ancaman dan  rusak nama baik  seorang  ( dalam hal ini  adalah sdr .Sofyan  Dirut PDAM  Lombok Timur. ) dan hematnya saya  malah  Sdr. Pung  ( pegacara  sofyan )  meminta tolong sama mugni Ilma untuk take down  permeritaan tersebut. ," Jelasnya  ( 26/08/2026. ) 

 Terpisah  penasehat hukum terdakwa  mugni ilma  Herman Suranggana, SH .MH. menyatakan semua dakwaan JPU  pada pasal 483 dugaan pencemaran nama baik dan membahayakan keselamatan seseoarang tidak  terbukti dan  tidak  memenuhi unsur  berdasarkan keterangan saksi di persidangan 

 Dan Fakta_ fakta persidangan semakin mempertegas bahwa  dakwaan  pasal 483 tidak memenihi  unsur dan  dakwaan terhadap  terdakwa Mugni Ilma tidak terbukti. " Ungkap  Herman  Suranggana SH.MH. selaku penasehat hukum. ( 26/08/2026 ) 

Terakhir  Ia  berharap kepada semua pihak baik Aparat Penegak Hukum dan Instansi  yang terkait dalam permasalah ini agar  tidak  kriminalisasi wartawan  karena wartawan sebagai miitra karena  media merupakan pilar keEmpat Demokrasi Indonesia, setelah Lembaga Eksekutif, Legeslatif, Yudikatif . " Pungkasnya .( red

Wednesday, August 26, 2026

Brimob Polda NTB Salurkan 1.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa


Newsmetrontb.com_ ENDE  NTT.            
Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan jajaran Polda NTB. Personel Sat Brimob Polda NTB yang tengah melaksanakan tugas BKO di Polda NTT turun langsung membantu warga terdampak gempa di Dusun Nioniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, NTT, Selasa (25/08/2026).

Menggunakan kendaraan khusus (Ransus) water treatment, personel Brimob menyalurkan sebanyak 1.000 liter air bersih kepada masyarakat setempat. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana, khususnya kebutuhan air bersih.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa pengiriman personel Sat Brimob Polda NTB ke wilayah NTT merupakan bagian dari tugas BKO dalam membantu penanganan pascagempa yang melanda sejumlah wilayah.

Menurutnya, selain menjalankan tugas pengamanan dan penanganan dampak bencana, personel Brimob juga memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Personel Brimob kita bersama Ransus water treatment membantu masyarakat setempat untuk mendapatkan air bersih," ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Ia mengatakan, bantuan air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana alam. Kehadiran personel di tengah warga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah bencana alam," tegasnya.

Kombes Pol. Mohammad Kholid menambahkan, sinergi dan kepedulian seluruh pihak sangat dibutuhkan dalam penanganan pascabencana, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.

Polda NTB berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga Dusun Nioniba dan masyarakat terdampak lainnya. Doa dan dukungan juga disampaikan kepada seluruh masyarakat NTT agar diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi musibah.

Kita berharap semua saudara-saudara kita yang ada di NTT, khususnya yang terdampak gempa, diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini," pungkasnya. ( red



Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim