newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Saturday, July 25, 2026

Tim Puma Polda NTB Gagalkan Pengiriman Motor Curian ke Dompu


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB kembali mengungkap jaringan tindak pidana pencurian dan penggelapan kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah. 

Dalam operasi yang digelar Tim Puma Jatanras, dua terduga pelaku berhasil diamankan, sementara satu unit sepeda motor milik korban berhasil ditemukan sebelum dikirim ke luar daerah.

 Dalam operasi yang dipimpin Kanit Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB AKP Agus Eka Artha, SH. Kedua terduga yang  berhasil  diamankan berinisial MR (23), warga Pagesangan, Kota Mataram, dan AR (25), warga Kabupaten Dompu, yang diduga berperan sebagai penadah dalam jaringan curanmor antar pulau. (14/07/2026)

Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Pol. Arisandi, SH., SIK., M.Si., melalui Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda NTB AKBP Catur Erwin Setiawan, SIK., menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari laporan korban yang kehilangan sepeda motor setelah dipinjam oleh pelaku.

Peristiwa itu terjadi pada 12 Juli 2025 di kawasan Hotel Kartika, Lingkungan Jeruk Manis, Cakranegara, Kota Mataram. Saat itu, MR meminjam sepeda motor Honda milik korban, namun kendaraan tersebut tidak pernah dikembalikan. Tanpa sepengetahuan korban, sepeda motor itu justru dijual kepada AR.

Saat itu terduga MR meminjam sepeda motor milik korban. Namun kendaraan tersebut tidak dikembalikan, melainkan dijual kepada terduga AR tanpa sepengetahuan pemiliknya," jelas AKBP Catur.

Merasa dirugikan, korban kemudian melapor ke SPKT Polda NTB. Berbekal hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), keterangan para saksi, dan penyelidikan intensif, Tim Puma akhirnya berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku.

MR berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Gunungsari. Dari hasil pemeriksaan, ia mengaku telah menjual sepeda motor korban kepada AR seharga Rp11 juta.

Penyelidikan kemudian mengarah kepada AR, yang diketahui telah lebih dulu diamankan oleh Tim Opsnal Polres Lombok Tengah dalam perkara berbeda.

Tak berhenti di situ, Tim Puma kembali bergerak setelah memperoleh informasi bahwa sepeda motor korban disimpan di sebuah rumah di Perumahan Grand Muslim, Kabupaten Lombok Barat.

Tim langsung menuju lokasi dan benar menemukan sepeda motor milik korban yang kemudian langsung diamankan sebagai barang bukti," ungkap AKBP Catur.

Dari hasil pemeriksaan, MR juga mengaku telah beberapa kali melakukan aksi pencurian sepeda motor di sejumlah lokasi di Pulau Lombok. Kendaraan hasil kejahatan itu kemudian dijual kepada AR yang diduga menjadi penadah tetap dalam jaringan tersebut.

Sementara AR mengaku motor-motor yang dibelinya dari MR selanjutnya akan dikirim ke wilayah Kabupaten Dompu.

Identitas penerima di Dompu sudah kami kantongi. Kami akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Dompu untuk melakukan penyelidikan dan mengamankan terduga penadah yang berada di wilayah tersebut," tegasnya.

Polda NTB memastikan pengembangan kasus masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan penadah kendaraan curian yang diduga beroperasi lintas kabupaten hingga antar pulau. 

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat meminjamkan kendaraan serta tidak membeli sepeda motor tanpa dokumen resmi karena berpotensi merupakan hasil tindak pidana.    ( red



Puma Polda NTB Ringkus Pelaku Curanmor di Mataram


Newsmetrontb.com_ KOTA  MATARAM  NTB 
Tim Puma Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, kembali mencatat hasil pengungkapan kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor roda dua. Seorang terduga pencurian bersama seorang diduga penadah, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.00 Wita, berhasil diamankan di Lingkungan Tegal, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan kehilangan sepeda motor Honda Beat Street milik Warsito Hamdi, saat diparkir di halaman masjid usai ditinggal salat Subuh pada 31 Mei 2026.

Begitu menerima laporan, Tim Puma langsung bergerak melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, mendatangi lokasi kejadian, lalu melakukan analisa hingga akhirnya memperoleh informasi keberadaan sepeda motor tersebut di wilayah Selagalas," ujar Kombes Pol. Arisandi.

Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria berinisial MS alias Ojan. Saat dimintai keterangan, Ojan mengaku menerima sepeda motor tersebut dari inisial SZH alias Putra dalam bentuk gadai senilai Rp1 juta.

Tim Puma kemudian mempertemukan kedua pria tersebut. Dari hasil pemeriksaan, Putra mengakui aksi pencurian sepeda motor di halaman masjid tersebut, lalu mengalihkan kendaraan hasil curian kepada Ojan.

Pelaku pencurian dan penadah saat ini sudah diamankan, bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku pada lokasi kejadian lain," kata Kombes Arisandi.

Polisi turut mengamankan satu unit Honda Beat Street warna putih bernomor polisi DR 5778 UA sebagai barang bukti. Nilai kerugian korban diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Kami mengimbau masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, termasuk memastikan kunci tidak tertinggal di kontak. Langkah sederhana ini dapat meminimalkan peluang terjadinya tindak pencurian kendaraan bermotor," tutup Kombes Pol. Arisandi.

Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan, mendalami peran masing-masing pelaku, serta mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan aksi serupa di tempat lain. ( red




Friday, July 24, 2026

Personil Ditpolairud Polda NTB Raih Medali Emas pada Porprov NTB 2026


Newsmetrontb.com_ LOMBOK BARAT 
 Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh personel Ditpolairud Polda NTB pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Bripda Yafi Karnia Rahman, personel Ditpolairud Polda NTB, berhasil meraih medali emas pada Cabang Olahraga Aerosport disiplin Paralayang nomor Ketepatan Mendarat Beregu Putra, mewakili Kontingen Kabupaten Lombok Barat.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Ditpolairud Polda NTB sekaligus menunjukkan bahwa personel Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga.

Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., membenarkan bahwa Bripda Yafi Karnia Rahman merupakan personel aktif Ditpolairud Polda NTB yang turut memperkuat Kontingen Lombok Barat pada ajang Porprov NTB 2026.

Bripda Yafi Karnia Rahman merupakan personel Ditpolairud Polda NTB yang menjadi atlet paralayang mewakili Kontingen Lombok Barat. Alhamdulillah, berkat kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tinggi, beliau berhasil meraih medali emas pada nomor ketepatan mendarat beregu putra.

 Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Ditpolairud Polda NTB dan semoga dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi," ujar Dirpolairud.

Dirpolairud Polda NTB menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan berharap keberhasilan ini dapat mengharumkan nama institusi Polri serta memberikan semangat kepada generasi muda untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi di berbagai bidang. ( red



Kapolres Lotim Dapat Apresiasi dan Penghargaan Dari Ormas Keris Sasak

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR  NTB 
 Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Keris Sasak bersama jajaran pengurus memberikan penghargaan kepada Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., atas keberhasilan Polres Lombok Timur dalam mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu dengan barang bukti kurang lebih 3 kg .

Kegiatan tersebut  dirangkaikan dengan ajang  silaturahmi  dan perkenalan  terhadap kapollres Lombok Timur yang baru  pada Jumat   ( 24/07/2026  ) 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Ormas Keris Sasak menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Lombok Timur beserta seluruh jajaran atas komitmen dan kerja keras dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

 Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut dinilai sebagai bentuk nyata keseriusan Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Sementara itu. Kapolres Lombok Timur    AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., menyampaikan terima kasih atas penghargaan dan dukungan yang diberikan oleh Ketua Ormas Keris Sasak beserta jajaran pengurus.nya .

Menurut  kapolres  bahwa  keberhasilan pengungkapan kasus narkotika  tersebut merupakan hasil kerja sama personel Polres Lombok Timur serta dukungan masyarakat yang terus memberikan informasi kepada pihak kepolisian terkait dengan peredaran  narkotika .
Tambah oleh  
AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polres Lombok Timur  berkomitmen  melakukan penegakan hukum  terhadap setiap bentuk tindak pidana, khususnya peredaran gelap narkotika, demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif  diwilayah hukumnya. " Jelasnya  pada keterangan tertulis. ( 24/07/2026 )

Terahir  Kasi Humas   Polres Lombok Timur  IPTU Lalu Rusmaladi, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi  semua  personel  untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. " Pungkasnya ( red


Polres Lombok Timur Raih Empat Penghargaan Treasury Award

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR  NTB   Polres Lombok Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan negara dengan meraih empat penghargaan pada kegiatan Treasury Award Periode Semester I Tahun 2026 dan Sakra Periode Juli 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Selong, Kamis (23/7/2026)

 Selanjutnya, Kepala KPPN Selong, Aris Suwanto, menyampaikan Press Release APBN serta pemaparan terkait tindak lanjut Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 41 Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola pelaksanaan anggaran negara.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Lombok Timur KOMPOL Sidik Pria Mursita, S.H., mewakili Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., menghadiri acara sekaligus menerima penghargaan yang diberikan kepada Polres Lombok Timur.

KPPN Selong memberikan Treasury Award Periode Semester I Tahun 2026 kepada satuan kerja yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam pengelolaan anggaran dan keuangan negara.

Dalam ajang tersebut, Polres Lombok Timur berhasil meraih empat penghargaan sekaligus, yaitu:

Capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dengan nilai 100 (Sempurna);

Terbaik I Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP);

Terbaik II Rekonsiliasi Laporan Keuangan; dan

Grand Champion (Juara Umum) Penghargaan Kinerja Pelaksana Anggaran Terbaik.

Prestasi ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Polres Lombok Timur dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang profesional, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan prinsip good governance.

 Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti sinergi seluruh personel dalam mengelola anggaran secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi menyampaikan bahwa penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh jajaran Polres Lombok Timur.

Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran secara profesional, transparan, dan akuntabel. 

Kami akan terus mempertahankan kinerja terbaik demi mendukung pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar IPTU Lalu Rusmaladi.

Dengan capaian tersebut, Polres Lombok Timur berharap dapat terus mempertahankan budaya kerja yang berintegritas serta menjadi satuan kerja yang mampu memberikan contoh dalam pengelolaan keuangan negara yang berkualitas dan akuntabel. ( red

Tim Gabungan Polres Lotim Bersama Polsek Terara Ungkap Kasus Curanmor

 


Newsmeteontb.com_ LOMBOK TIMUR NTB  Tim Opsnal Polres Lombok Timur bersama Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Terara berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Terara.  pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 17.30 WITA .

Dalam oengungkapan tersebut petugas berhasil  mengamankan 3 orang terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti sepeda motor hasil curiannya.


Ketiga terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial AS (25), warga Kecamatan Terara, AS. (36), warga Kecamatan Terara, dan LIP (29), berdomisili di Kecamatan Terara  akan tetapi  alamat sesuai KTP dia merupakan warga  KSB  

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sembilan unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. 

Barang bukti yang  berjasil di amankan petugas   di antaranya Suzuki Smash, Suzuki Shogun, Yamaha Mio, Honda Scoopy, Yamaha Mio Soul, Honda Revo, serta Honda Vario.

Berdasarkan hasil pengembangan penyidikan, petugas kemudian melakukan pengamanan barang bukti  dii_4 TKP  yakni  TKP _ 1  wilayah Desa Rarang  ,kecamatan         Terara

TKP _ 2   Dusun Salang  Desa                               Suradadi. Kecamatan Terara 

TKP _3   Dusun Kebon Daya Desa Terara .Kecamatan Terara 

Tkp _4   Dusun Kebon Dile Desa Rarang. Kecamatan. Terara 

Dari  Empat TKP tersebut  tersebut Tim opsnal  berhasil  amankan  sejumlah barang  bukti  kendaraan bermotor dan  satu bilah pisau yang ditemukan di rumah salah seorang terduga pelaku.

 Selanjutnya, ketiga terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Terara untuk di serahkan ke polres lombok timur guna  proses hukum  lebih lanjut. 

Penyidik juga masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain maupun jaringan yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergitas Tim Opsnal Polres Lombok Timur bersama personel Unit Reskrim  , Unit Intelkam Polsek Terara dalam upaya menekan angka kriminalitas, khususnya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan serta memarkir kendaraan di tempat yang aman.

 Ia juga menegaskan bahwa Polres Lombok Timur berkomitmen untuk terus melakukan penegakan hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif

Terahir  Kasi Humas  IPTIU Lalu Rusmaladi sampaikan  bahwa  Proses penyidikan terhadap perkara ini masih  berlangsung Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana. Setiap informasi dari masyarakat sangat membantu dalam upaya penegakan hukum," pungkasnya  ( red

Langkah Strategis Pengamanan , Kalapas Selong Inisiasi Rolling Gembok


Newsmetrontb.con_ LONBOK TIMUR  NTB
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selong, Sudirman, memimpin langsung pelaksanaan kegiatan rolling gembok kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa (21/7/2026) pukul 14.00 WITA.

 Kegiatan yang melibatkan jajaran struktural dan petugas pengamanan ini dilaksanakan di seluruh blok hunian sebagai langkah preventif untuk memperkuat sistem keamanan serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penggantian posisi gembok beserta anak kunci pada setiap kamar hunian sesuai prosedur yang berlaku. 

Selain itu, dilakukan pemeriksaan kondisi gembok untuk memastikan seluruh sarana pengamanan berfungsi dengan baik sebagai upaya mencegah potensi gangguan keamanan.

Kalapas Selong, Sudirman, mengatakan bahwa rolling gembok merupakan langkah preventif yang penting untuk menjaga keamanan Lapas. 

Kegiatan ini harus dilakukan secara konsisten sebagai bentuk deteksi dini. Saya berharap seluruh petugas tetap waspada, disiplin, dan menjalankan tugas sesuai SOP demi menjaga Lapas Selong tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Selong terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas. ( red

Kelola APBN Dengan Akuntabel, Lapas Selong Raih Penghargaan Treasury Award S

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR  NTB Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan negara. Dalam kegiatan Treasury Award Periode Semester I Tahun 2026 dan Sakra Periode Juli Tahun 2026 yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Selong, Kamis (23/07/2026 ) 

Lapas Selong berhasil meraih lima penghargaan atas kinerja terbaik dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, hadir langsung dalam kegiatan yang diikuti para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) beserta pendamping dari seluruh satuan kerja mitra KPPN Selong. 

Selain penyampaian Press Release APBN dan implementasi PMK Nomor 41 Tahun 2026, kegiatan juga menjadi ajang apresiasi bagi satuan kerja dengan kinerja pengelolaan keuangan terbaik serta forum konsultasi terkait pelaksanaan anggaran dan peningkatan kualitas pelaporan keuangan.

Pada kesempatan tersebut, Lapas Selong berhasil meraih Peringkat I Capaian IKPA 100 (Sempurna), Peringkat II Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik, Peringkat II Pelaporan Capaian Output Terbaik,

 Peringkat II Laporan LPJ Bendahara Pengeluaran Terbaik, serta Peringkat III Deviasi RPD Halaman III DIPA Terbaik untuk Periode Semester I Tahun Anggaran 2026.

 Prestasi tersebut menjadi bukti nyata konsistensi Lapas Selong dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Kalapas Selong, Sudirman, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran dalam menjaga kualitas pengelolaan APBN.

 Menurutnya, capaian ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, mempertahankan tata kelola keuangan yang profesional, serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. ( red

Ini Kata Kabag.SDM. polres Lombok Timur Guna Tingkatkan Kwalitas Personil

 


Newsmetrntb.com' LOMBOK TIMUR  NTB.     Di balik keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian, sumber daya manusia  yang berkualitas  Kabag SDM Polres Lombok Timur, KOMPOL Maskur, S.Sos., terus menunjukkan dedikasi dan pengabdian dalam membina  dan  meningkatkan kualitas personel jajarqnnya.

Dipercaya  sebagai Kabag SDM  KOMPOL Maskur  S.Sos . bertanggung jawab dalam pembinaan personel, pengelolaan administrasi SDM 

Termasuk  pengembangan kompetensi, pembinaan karier, hingga peningkatan kesejahteraan anggota. 

Seluruh tugas tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan yang humanis.

Kompol  Maskur .S.Sos. dikenal sebagai sosok pemimpin yang disiplin, rendah hati, dan dekat dengan seluruh personel. 

Ia senantiasa mendorong terciptanya budaya kerja yang positif, solid, dan berintegritas, sehingga setiap anggota mampu menjalankan tugas pokok Kepolisian secara optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Di bawah kepemimpinannya, Bag SDM Polres Ia terus melakukan berbagai upaya pembinaan internal melalui peningkatan kapasitas personel, penguatan disiplin, pengembangan kompetensi, serta pembinaan mental dan etika profesi. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk mewujudkan SDM Polri yang Presisi, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas.

Lanjut olehnya  bahwa  keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu  akan tetapi oleh kita secara bersama_ sama  dengan Loyalitas dan  semangat melayani masyarakat. 

Oleh karena itu, ia selalu mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga integritas, serta mengedepankan pelayanan yang cepat, responsif, dan berkeadilan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi menyampaikan bahwa dedikasi KOMPOL Maskur dalam membina sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Polres Lombok Timur.

"Pembinaan personel merupakan investasi jangka panjang bagi institusi dan hal tersebut  telah ditunjukan oleh  KOMPOL Maskur S.Sos. membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. 

Melalui pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan  personel Polres Lombok Timur semakin siap memberikan pelayanan terbaik untuk  menjaga keamanan dan ketertiban  masyrakat  agar bisa memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri," ujar IPTU Lalu Rusmaladi. ( 24/07/2026. ) 

Terahir  Kasi Humas   IPTU Rusmaladi   megatakan   bahwa  Semangat pengabdian yang ditunjukkan oleh  KOMPOL Maskur, S.Sos. menjadi cerminan komitmen Polres Lombok Timur dalam mewujudkan Polri yang Presisi, dengan sumber daya manusia yang unggul, profesional  yang dipercaya oleh  masyarakat ( red

Thursday, July 23, 2026

Ditpolairud Polda NTB Kenalkan Peralatan SAR Polri kepada Siswa


Newsmetrontb.con_ LOMBOK BARAT
Ditpolairud Polda NTB bersama siswa-siswi Sekolah Alam Sayang Ibu melaksanakan kegiatan pengenalan peralatan Search and Rescue (SAR), khususnya peralatan selam Polri, di Pantai Kupu-Kupu, Lembar, Kabupaten Lombok Barat.(23/7/2026) 

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan berbagai perlengkapan selam yang digunakan personel Ditpolairud Polda NTB saat menjalankan tugas penyelamatan di perairan. Personel juga memberikan edukasi mengenai fungsi masing-masing peralatan, tata cara penggunaannya, serta pentingnya keselamatan dalam setiap operasi SAR.

Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi kepada generasi muda agar lebih mengenal tugas dan peran Polairud, khususnya dalam bidang pencarian dan pertolongan di wilayah perairan.

Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan pengetahuan, kepedulian, dan kesadaran sejak dini kepada anak-anak tentang pentingnya keselamatan di perairan, sekaligus memperkenalkan peralatan SAR selam yang dimiliki Polri sebagai sarana penyelamatan masyarakat," ujar Dirpolairud.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para siswa berkesempatan melihat secara langsung perlengkapan selam Polri, berdialog dengan personel Ditpolairud, serta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai dan perairan.r ( red )

Peringati HAN_LPKA Lombok Temgah Berikan Remisi Kepada 19 Anak Bina'an

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH  Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) menjadi momen membahagiakan bagi para anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah. Sebanyak 19 anak binaan resmi menerima pengurangan masa pidana (remisi) pada Kamis (23/7/2026).

​Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis kepada dua orang perwakilan anak binaan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Barat, Ketut Akbar Herry Achyar, dengan didampingi langsung oleh Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat.

​Dari total 57 orang penghuni yang saat ini berada di LPKA Lombok Tengah, sebanyak 19 anak binaan yang memenuhi syarat substantif dan administratif berhasil mendapatkan remisi, dengan rincian:

​Remisi 1 Bulan: 10 Orang

​Remisi 2 Bulan: 6 Orang

​Remisi 3 Bulan: 3 Orang

​Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjenpas NTB, Ketut Akbar Herry Achyar, mengingatkan seluruh anak binaan agar senantiasa menjaga perilaku dan memanfaatkan masa pembinaan untuk terus membenahi diri.

​"Saya ingatkan kepada anak-anakku sekalian untuk selalu berkelakuan baik dan terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. Jadikan momen remisi ini sebagai pemicu semangat untuk menata masa depan," pesan Akbar di hadapan para anak binaan.

​Pemberian remisi pada Peringatan Hari Anak Nasional ini merupakan wujud apresiasi atas iktikad baik dan keaktifan anak binaan dalam mengikuti seluruh program pembinaan. Diharapkan, remisi ini dapat memberikan dorongan positif bagi mereka untuk menyongsong masa depan dengan lebih optimis. ( red


 
Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH  Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah mengikuti kegiatan Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan bersama Kepala Staf Kepresidenan dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026.

 Kegiatan yang dipusatkan di LPKA Kelas I Tangerang tersebut diikuti secara daring oleh jajaran LPKA Lombok Tengah dari Aula LPKA, Selasa (21/07/2026 )

Kegiatan di LPKA Lombok Tengah dihadiri oleh Kepala LPKA Hidayat, Kepala Kantor Wilayah Direktorat JenderalPemasyarakatan NTB  yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Akhmad Zaenal Fikri dan  Kepala Bapas Kelas I Mataram, Arimin, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan  serta Ditrektorat PPA dan PPO Polda NTB.

Acara diawali dengan penampilan kreasi seni Anak Binaan LPKA Kelas I Tangerang melalui kolaborasi angklung dan band yang membawakan lagu "Ayo Ngopi", ciptaan Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H. Selanjutnya.

Sementara sambutan  dari Wakil Gubernur Banten, Dr. H. Achmad Dimyati Natakusumah, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., serta Kepala Staf Kepresidenan.

Kegiatan tersebut  dilanjutkan  dengan penyerahan cendera mata kepada anak binaan LPKA Tangerang berupa alat tulis dan perlengkapan minum. 

Kemudian, diadakan sesi dialog interaktif antara anak binaan dengan Kepala Staf Kepresidenan, baik secara langsung maupun daring. 

Anak binaan menyampaikan harapan dan cita-cita mereka, yang kemudian mendapat motivasi serta pesan inspiratif dari Kepala Staf Kepresidenan sebagai bekal masa depan.

Selanjutnya  LPKA Lombok Tengah memeriahkan Hari Anak Nasional 2026 dengan persembahan hiburan hadrah dan Band Anak Binaan.

 Penampilan bakat ini menghibur tamu undangan sekaligus menjadi wadah kreativitas anak binaan. 

Kepala LPKA Lombok Tengah Hidayat menekankan bahwa peringatan ini adalah momentum memperkuat pembinaan berorientasi pemenuhan hak anak dan pengembangan potensi. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat dan motivasi anak binaan meningkat untuk memperbaiki diri, mengembangkan potensi, dan kembali ke masyarakat sebagai generasi mandiri, berkarakter, dan bermanfaat. ( red



Ditreskrimum Polda NTB Tangkap 4 Tersangka Pemalsu STNK


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM 
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat berhasil membongkar jaringan pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di wilayah Kota Mataram. 

Dalam operasi tersebut, pihak kepolisian mengamankan empat orang tersangka yang memiliki peran berlapis, mulai dari produsen dokumen, penyedia fasilitas, hingga pengguna akhir.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini dipaparkan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Lombok Raya, Mataram, Kamis (23/07 /2026 ). Oleh Kombes Pol. Arisandi menjelaskan, pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi yang diterima pada 15 Juli 2026, menyusul adanya aktivitas mencurigakan di wilayah Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang presisi, petugas berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku. 

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa sindikat ini memanfaatkan platform pesan instan WhatsApp untuk mempermudah transaksi. Melalui aplikasi tersebut, pemesan cukup mengirimkan identitas kendaraan yang diinginkan untuk kemudian dicetak oleh pelaku ke dalam lembaran STNK palsu.

Untuk tarif pembuatan, para pelaku mematok harga Rp 750 ribu untuk kendaraan roda dua, sedangkan untuk kendaraan roda empat atau mobil, tarifnya dimulai dari Rp 1 juta," ujar Kombes Pol. Arisandi.

Dari tangan para tersangka, penyidik menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan tindak pidana tersebut. Di antaranya adalah satu unit kendaraan, perangkat laptop, printer, ponsel, peralatan khusus pembuat dokumen, sampul STNK, cap stempel resmi tiruan, sampel cetakan STNK, notice pajak yang diduga kuat palsu, serta riwayat percakapan transaksi.

Atas tindakan manipulatif tersebut, para tersangka kini menghadapi jeratan hukum pidana yang serius. Penyidik menerapkan pasal-pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terbaru, meliputi:

Pasal 391 Ayat (1) KUHP untuk pembuat dokumen palsu,

Pasal 391 Ayat (2) KUHP untuk pengguna dokumen palsu, serta

Pasal 21 Huruf a dan b KUHP bagi pihak yang turut serta membantu tindak pidana.

Melalui konformasi pasal tersebut, para pelaku kini terancam hukuman pidana penjara maksimal 6 tahun atau sanksi denda yang signifikan.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, menegaskan bahwa pemalsuan dokumen kendaraan bukan sekadar pelanggaran administratif. Tindakan ini merugikan masyarakat secara materil, merusak kepastian hukum atas kepemilikan aset, serta berpotensi menjadi celah bagi lingkaran kejahatan yang lebih besar.

Menutup keterangannya, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk senantiasa selektif dan waspada dalam melakukan transaksi kendaraan bermotor. Warga diharapkan selalu memverifikasi keabsahan dokumen kendaraan melalui instansi resmi dan tidak tergiur oleh tawaran instan dari biro jasa ilegal. 

Polda NTB juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke pos polisi terdekat jika menemukan indikasi serupa di lingkungan mereka ( red

 


Polda NTB Gagalkan 8,3 kg Peredaran Narkotika dan Amankan 86 Tersangka

 

Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM   Komitmen Polda NTB dalammemerangi peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan melalui serangkaian pengungkapan besar yang dilakukan bersama Polres/Polresta jajaran dalam  waktu 26 Juni hingga 22 Juli 2026  Tim Opsnal  Ditresnarkoba berhasil mengungkap sebayak  61 kasus tindak pidana narkotika dengan  mengamankan. Sebayak 86 orang tersangka.

Keberhasilan tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Hotel Lombok Raya, Mataram,  pada hari Kamis (23/07/2026)  oleh Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj, S.I.K.

Dari  86 tersangka yang diamankan, 80 orang merupakan laki-laki dan enam lainnya perempuan. Polisi juga menyita barang bukti dalam jumlah besar, yakni 8.328, 091 gram (8, 3 kilogram) sabu, 11.607, 81 gram (11, 6 kilogram) ganja, 285 butir ekstasi, serta 107 gram magic mushroom.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj mengungkapkan sedikitnya tujuh kasus menonjol yang berhasil dibongkar selama periode tersebut. 

Kasus pertama terjadi pada 1 Juli 2026 di Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Petugas mengamankan tersangka ML, warga Madura, Jawa Timur, dengan barang bukti 1, 9 kilogram sabu. Hasil penyelidikan mengindikasikan kasus ini merupakan bagian dari jaringan narkotika Jawa-Bali

Pengungkapan kedua dilakukan pada 3 Juli 2026 di Kabupaten Dompu. Seorang tersangka berinisial AS, warga Dompu, ditangkap dengan barang bukti 2, 6 kilogram ganja. Polisi mengungkap bahwa ganja tersebut berasal dari jaringan Medan dengan modus pengiriman melalui jasa ekspedisi.

 Selanjutnya, pada 8 Juli 2026, petugas kembali mengungkap peredaran ganja di Dompu dengan menangkap tersangka FD. Dari tangan pelaku, polisi menyita 1, 2 kilogram ganja.

Pengungkapan terbesar terjadi pada 9 Juli 2026 di Kecamatan Peringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tersangka K dengan barang bukti 5, 2 kilogram sabu dan 10 butir ekstasi, menjadikannya salah satu kasus terbesar dalam periode tersebut.

Sementara itu, pada 13 Juli 2026, aparat menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di kawasan Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Seorang tersangka berinisial DW, warga Kabupaten Sumbawa, diamankan dengan 2, 9 kilogram sabu yang diketahui berasal dari Jawa Timur dan rencananya akan diedarkan di Kabupaten Sumbawa.

Kasus keenam berhasil diungkap pada 16 Juli 2026 di Kabupaten Sumbawa. Polisi menangkap tersangka BA, warga Kecamatan Plampang, dengan barang bukti 1 kilogram ganja dan 0, 42 gram sabu. Seperti kasus sebelumnya, pengiriman narkotika dilakukan menggunakan jasa ekspedisi.

Pengungkapan ketujuh menjadi salah satu operasi yang paling menonjol karena melibatkan kerja sama lintas kepolisian.

 Pada 20 Juli 2026, tim gabungan Polda Jambi, Polda NTB, dan Polres Lombok Timur berhasil menggagalkan peredaran 2, 9 kilogram sabu.

Dalam operasi tersebut, Polres Lombok Timur menangkap tersangka D di kawasan Pelabuhan Kayangan, sementara Polda NTB mengamankan dua terduga kurir lainnya, AJ dan HH, di Jalan Terusan Bung Hatta, Kota Mataram.

Menurut penyidik, keberhasilan operasi gabungan ini menjadi bukti kuat pentingnya sinergi antarwilayah dalam membongkar jaringan peredaran narkotika lintas provinsi.

Direktur Resnarkoba Polda NTB menegaskan bahwa keberhasilan mengungkap puluhan kasus tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polda NTB dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Hal Tersebut   merupakan bukti komitmen kami, Polda NTB beserta jajaran, dalam menindak tegas setiap bentuk peredaran narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat, " Tegas Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj.

Terahir Ia  memastikan untuk terus meningkatkan operasi pemberantasan narkoba melalui penguatan intelijen kemudian  penindakan terhadap jaringan pengedar narkotika  dan akan bekerja sama dengan  pihak yang tetkait  untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di Wilayah NTB ( Red )

Tuesday, July 21, 2026

Wakapolda NTB Lantik 75 Siswa Bintara Pendidikan di SPN Belanting


Newsmetrontb.com_ KOTA  MATARAM NTB 
Sebanyak 4.792 calon Bintara Polri secara serentak resmi memulai perjalanan mereka menjadi insan Bhayangkara setelah dibukanya Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, upacara pembukaan berlangsung khidmat di Lapangan Apel Sekolah Polisi Negara (SPN) Belanting Polda NTB, Senin (20/07/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., yang bertindak selaku Inspektur Upacara untuk membacakan amanat tertulis Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polda NTB, Kapolres/ta jajaran, perwakilan pemerintah daerah kabupaten/kota se-NTB, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta didik yang bersiap menempuh masa basis.

Dari total data nasional sebanyak 4.792 peserta yang dinyatakan lulus seleksi ketat:

Sebanyak 708 peserta wanita akan mengikuti pendidikan khusus di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri.

Sementara itu, khusus di SPN Belanting Polda NTB, jumlah peserta didik pria yang resmi dilantik dan akan menjalani pendidikan ilmu Kepolisian dan kedisiplinan berjumlah 75 orang.

Saat membacakan amanat Kalemdiklat Polri, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik. Mereka disebut sebagai putra-putri terbaik bangsa yang berhasil menyisihkan ribuan pendaftar lainnya melalui proses seleksi yang transparan dan kompetitif.

Manfaatkan pendidikan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar dan membentuk karakter sebagai seorang abdi negara. Ini adalah peluang emas karena bukan hanya membanggakan keluarga, tetapi juga menjadi kesempatan nyata untuk mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan negara," tegas Wakapolda mengutip amanat Kalemdiklat Polri.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Diktukba bukan sekadar ritual perubahan status dari sipil menjadi anggota Polri, melainkan sebuah proses transformasi menyeluruh yang mencakup penguasaan pengetahuan, keterampilan, sikap, mental, hingga budaya kerja.

Pendidikan tahun ini mengusung tema besar: "Membangun Keutamaan Pendidikan Polri Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif."

Tema ini membawa pesan krusial bahwa personel Polri masa depan wajib memiliki integritas moral, kemampuan berpikir kritis (literasi), serta siap mendukung penuh program-program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional.

Keutamaan pendidikan Polri tidak hanya ditentukan oleh banyaknya materi yang diajarkan atau kerasnya latihan fisik, tetapi dari keberhasilan membentuk personel yang berintegritas, bermoral, matang dalam berpikir, serta berani bertindak secara tepat dan benar di lapangan," ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi penyiraman air bunga kepada perwakilan peserta didik. Prosesi simbolis ini dipimpin oleh Wakapolda NTB bersama para tamu undangan sebagai tanda dimulainya lembaran baru kehidupan tangguh bagi 75 siswa Bintara di SPN Belanting Polda NTB TA 2026. ( red




KPK OTT Bupati Lombok Barat , Ruag Kerja Pejabat Disegel





Newsmetrontb.com_ LOMBOK BARAT 
  
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Senin (20/7/2026). 

Dalam operasi tersebut, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dikabarkan turut diamankan.

Kepastian adanya operasi tangkap tangan itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Meski membenarkan OTT berlangsung, KPK belum mengungkap identitas seluruh pihak yang diamankan maupun perkara yang sedang ditangani

“Benar, OTT,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi wartawan, Senin (20/7).

Namun, ketika dimintai keterangan mengenai pihak-pihak yang diamankan serta dugaan tindak pidana yang menjadi dasar operasi tersebut, Fitroh memilih belum memberikan penjelasan lebih lanjut. “Nanti saja ya,” katanya singkat.

Di Lombok Barat, aktivitas di sejumlah kantor pemerintahan tampak tidak seperti biasanya. Berdasarkan pantauan hingga sekitar pukul 12.30 WITA, beberapa ruangan telah dipasangi segel oleh penyidik KPK sebagai bagian dari proses penanganan perkara.

Lokasi yang disegel meliputi ruang kerja Bupati Lombok Barat, Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP), Unit Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Lombok Barat, serta ruang kerja Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (Perseroda)

Penyegelan sejumlah fasilitas pemerintahan tersebut menarik perhatian masyarakat karena dilakukan bersamaan dengan operasi yang dikonfirmasi KPK. Meski demikian, lembaga antirasuah itu belum menjelaskan keterkaitan masing-masing lokasi dengan perkara yang sedang ditangani.

Hingga berita ini diterbitkan, KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah juga belum mengumumkan jumlah orang yang diperiksa, barang bukti yang disita, maupun dugaan tindak pidana yang menjadi objek penyidikan

Sesuai ketentuan hukum acara pidana, KPK memiliki waktu paling lama 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sebelum menyampaikan penjelasan resmi kepada publik. ( red )

Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim