newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Tuesday, May 5, 2026

Tingkatkan Profesionalisme Petugas, LPKA Lombok Tengah Gelar In House Training


 

Newsmetrontb.vom_ LOMBOK TENGAH  NTB , Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme petugas, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah melaksanakan kegiatan In House Training  bertempat di Aula LPKA Lombok Tengah pada hari selasa  tanggal       ( 05 /05/2026 )

kegiatan yang diinisiasi oleh Kepala LPKA Lombok Tengah. serta diikuti seluruh jajaran, mulai dari Pejabat Struktural, staf, hingga peserta magang sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan LPKA Lombok Tengah.

Kegiatan In House Training sendiri merupakan pelatihan yang diberikan bagi pegawai guna meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kapasitas petugas sebagai salah satu kebutuhan organisasi. 

Dalam kegiatan ini, materi  difokuskan pada bidang Registrasi dan Klasifikasi, serta tata cara menjadi pembawa acara (Master of Ceremony MC).

Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi dan profesioanlisme petugas.

Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh petugas LPKA Lombok Tengah tidak hanya mengetahui tugas dan fungsinya pada Seksinya masing-masing  tetapi harus memahami tugas dan fungsi seluruh bidang. 

Karena masyarakat mengetahui kita sebagai seorang petugas Pemasyarakatan bukan staf dari salah satu Seksi bidang melainkan Salah satunya terkait tata cara perhitungan ekspirasi dari masa pidana anak binaan.

 Selain itu, belajar menjadi seorang pembawa acara juga sangat penting, agar selalu siap apabila sewaktu ditunjuk untuk menjadi pembawa acara dalam berbagai kegiatan kedinasan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Ahmad Saepandi, selaku Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi memberikan materi terkait alur dan prosedur registrasi serta integrasi anak binaan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta perhitungan ekspirasi dari masa pidana anak binaan dengan menggunakan TELRAM. 

Selanjutnya, pemberian materi tentang bagaimana tata cara untuk menjadi pembawa acara (Master of Ceremony/MC) yang baik dan professional dalam sebuah kegiatan kedinasan .

Kegiatan ini  secara resmi  dilaksanakan dan diinisiasi oleh Windy Fakhira Rizky bersama  M. Said Alwi Dodo dengan   meliputi berbagai bidang seperti.  teknik komunikasi, interaksi, hingga praktik langsung guna meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam memandu kegiatan resmi.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, sehingga mampu mendukung terlaksananya pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, dan berkualitas. ( red



Polisi Kawal Keberangkatan Jamaah Haji Kloter 10 Asal Mataram


Newsmetrontb.com_ MATARAM  NTB 
Sejumlah personel dari Polda NTB dan Polresta Mataram melakukan pengamanan sekaligus pengawalan keberangkatan rombongan calon jamaah haji kloter 10 asal Kota Mataram di Asrama Haji NTB, Minggu (03/05/2026).

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses persiapan hingga rombongan diberangkatkan menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid untuk selanjutnya terbang menuju Madinah.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menjelaskan bahwa pengawalan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kelancaran serta keamanan seluruh rangkaian keberangkatan jamaah haji.

Pengamanan ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri untuk memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi jamaah maupun keluarga yang mengantar,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, pengawalan kendaraan rombongan menuju bandara, hingga pengamanan area asrama guna mengantisipasi potensi gangguan.

Kehadiran aparat kepolisian tersebut turut memberikan rasa tenang bagi para calon jamaah haji yang akan memulai perjalanan ibadah ke Tanah Suci, sekaligus memastikan seluruh tahapan keberangkatan berjalan tertib dan lancar.( red



Polda NTB Limpahkan Tersangka Bersama BB Sebanyak 2,8 M Ke Kejaksaan



Newsmetrontb.com_ MATARAM  NTB.   
Ditreskrimsus Polda Nusa Tenggara Barat memastikan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mebel SMK se-Provinsi NTB Tahun Anggaran 2022 segera memasuki Tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum.

Perkara tersebut sebelumnya telah menetapkan 2 (dua) orang tersangka, yakni KS selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan MJ selaku Penyedia.

Dirreskrimsus KBP Endriadi, S.IK melalui Wadir Reskrimsus AKBP Wendy Andrianto, S.IK, menyampaikan bahwa berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P-21) dan siap dilimpahkan ke Kejaksaan. 

Dalam waktu dekat akan dilaksanakan Tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Kasus ini berkaitan dengan proyek pengadaan mebel untuk 40 SMK di NTB yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022 dengan nilai pagu anggaran mencapai 10,2 miliar.

Dalam proses penyidikan, ditemukan sejumlah penyimpangan, di antaranya tidak dilaksanakannya penyusunan spesifikasi teknis dan survei harga, pembayaran pekerjaan 100 persen meskipun pekerjaan belum selesai, serta pengalihan sebagian pekerjaan kepada pihak lain yang tidak sesuai kontrak.

Berdasarkan hasil audit negara mengalami kerugian keuangan, dalam perkembangan penanganan perkara Tersangka dari pihak penyedia telah mengembalikan kerugian negara tersebut. 

Penyidik kemudian melakukan penyitaan terhadap uang sebesar 2,8 miliar rupiah yang dijadikan sebagai barang bukti dalam perkara ini.

Uang yang telah dikembalikan oleh Tersangka telah kami sita dan akan dilimpahkan bersama barang bukti lainnya pada Tahap II,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Kasubdit Tipidkor Dit Reskrimsus Polda NTB AKBP Muhaemin, SH., S.IK., M.IK menegaskan bahwa Penyidik berkomitmen menuntaskan setiap perkara korupsi secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Penanganan perkara ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam mengawal penggunaan anggaran negara, khususnya di sektor pendidikan,”

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 dan Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 55 KUHP dan ketentuan dalam KUHP terbaru.

Polda NTB memastikan proses hukum akan terus berjalan hingga tahap penuntutan di pengadilan. ( red



Monday, May 4, 2026

Simponi Dit Polairud Polda NTB Bersama Warga Bersihkan Pantai


Newsmetrontb.com _ LOMBOK TIMUR  NTB
  Dalam rangka program Asri, Kapal Polisi XXI-1004 Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan bersih pantai di kawasan Tanjung Luar Kab. Lombok Timur.(4/5/2026) 

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan personel Kapal Polisi XXI-1004 Polairud, tetapi juga mengajak anak-anak yang tinggal di wilayah pesisir untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan pantai. Dengan penuh semangat, anak-anak generasi maritim bersama personel bahu-membahu memungut sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai.

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K.,M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus sebagai upaya menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui program Asri ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya anak-anak pesisir, untuk lebih peduli terhadap lingkungan laut dan pantai. Kebersihan pantai adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Selain membersihkan pantai, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak tentang pentingnya menjaga ekosistem laut serta dampak buruk sampah terhadap kehidupan biota laut.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta pantai yang , sehat, dan nyaman bagi semua. ( red



Kasus Pencurian di Perumahan Griya Pesona Diadukan ke Polisi


Newsmetrontb.com_ MATARAM  NTB     
Rasa aman yang seharusnya menjadi jaminan dasar dalam sebuah kawasan perumahan justru dipertanyakan oleh warga Perumahan Griya Pesona Alam Sayang-Sayang, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Kasus pencurian kembali terjadi, menambah daftar panjang insiden serupa yang dinilai sebagai akibat dari lemahnya sistem keamanan yang disediakan oleh pihak pengembang.

Peristiwa terbaru menimpa Ahmad Amrullah, S.T., M.T., yang kehilangan sejumlah peralatan kerja bernilai tinggi dari gudang rumahnya yang masih dalam tahap pembangunan. Ironisnya, barang-barang tersebut baru sekitar satu minggu dipindahkan ke lokasi, namun dalam waktu singkat justru raib digondol pelaku pencurian pada Rabu malam, 29 April 2026, sekitar pukul 22.30 WITA.

Tidak hanya kehilangan alat seperti genset, jack hammer, gerinda, dan pompa air, pelaku juga merusak bagian konstruksi dengan memotong besi tangga bangunan. Kerugian yang dialami pun tidak hanya bersifat materil, tetapi juga berdampak pada terhambatnya proses pembangunan yang harus diulang.

Kondisi ini semakin memicu kekecewaan korban ketika fakta di lapangan menunjukkan bahwa sistem keamanan di perumahan tersebut jauh dari kata memadai. Dengan luas kawasan yang cukup besar, hanya terdapat tiga orang petugas keamanan yang berjaga dengan sistem shift 8 jam. Jumlah tersebut dinilai tidak rasional dan tidak sebanding dengan kebutuhan pengamanan lingkungan.

Lebih memprihatinkan lagi, kawasan perumahan tersebut sama sekali tidak dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV). Di tengah meningkatnya potensi tindak kriminal, absennya sistem pengawasan dasar ini menjadi indikator kuat bahwa aspek keamanan tidak menjadi prioritas utama pengembang.

Kritik juga mengarah pada kondisi fisik kawasan, di mana tembok pembatas perumahan dinilai terlalu rendah dan mudah diakses dari luar. Hal ini secara langsung membuka peluang bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk keluar masuk kawasan tanpa kontrol yang memadai.

Dalam pertemuan antara korban, pihak satpam, RT/RW, dan perwakilan pengembang, yaitu PT Varindo Lombok Inti, diakui secara terbuka bahwa terdapat kelemahan dalam sistem keamanan. Bahkan, pihak-pihak terkait juga mengonfirmasi bahwa kejadian kehilangan bukanlah yang pertama kali terjadi di kawasan tersebut.

Namun demikian, pengakuan tersebut dinilai tidak cukup tanpa adanya langkah konkret. Warga menilai pengembang terkesan abai dan lamban dalam merespons persoalan keamanan yang berulang. Tidak adanya investasi pada sistem pengamanan seperti CCTV, minimnya jumlah petugas keamanan, serta lemahnya infrastruktur pembatas kawasan menunjukkan adanya kelalaian serius dalam perencanaan dan pengelolaan perumahan.

Ahmad Amrullah menilai bahwa pengembang seharusnya tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan penjualan unit, tetapi juga bertanggung jawab terhadap aspek keamanan sebagai bagian dari pelayanan dasar kepada konsumen.

Keamanan itu bukan fasilitas tambahan, tapi kebutuhan utama. Kalau sejak awal pengembang mengabaikan ini, maka warga yang akan terus dirugikan,” tegasnya, Senin 4 Mei 2026

Lebih jauh, ia juga mendesak pemerintah daerah untuk tidak tinggal diam. Evaluasi terhadap izin dan kelayakan pengembang menjadi hal yang dianggap mendesak, mengingat persoalan ini tidak hanya berdampak pada satu korban, tetapi berpotensi mengancam seluruh penghuni kawasan.

Pemerintah daerah harus turun tangan. Kalau perlu, lakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin pengembang. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat kelalaian yang sebenarnya bisa dicegah,” lanjutnya.

Laporan resmi atas kejadian ini telah disampaikan ke Polresta Mataram pada Senin, 4 Mei 2026. Korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus tersebut sekaligus meningkatkan pengawasan di kawasan rawan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan dalam sebuah kawasan hunian bukan sekadar janji dalam brosur pemasaran, melainkan tanggung jawab nyata yang harus dipenuhi. Tanpa itu, perumahan tidak lagi menjadi tempat tinggal yang aman, melainkan ruang yang menyimpan potensi kerawanan bagi penghuninya. ( red

Wakapolsek Gunungsari Damaikan Konflik Warga Lewat Jalur Kekeluargaan


Newsmetrontb.com_ LOMBOK BARAT  NTB
Kesalahpahaman antar dua warga Desa Kekait yang sempat memicu perkelahian, akhirnya diselesaikan secara damai di Mako Polsek Gunungsari, Senin (4/5/2026). Mediasi dipimpin Wakapolsek Gunungsari Iptu Ramli, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Kekait Aipda Andika Priyono.

Begitu situasi memanas, kami memilih langkah cepat mempertemukan kedua pihak, agar persoalan tidak melebar ke lingkungan warga,” ujar Wakapolsek Gunungsari Iptu Ramli, S.H.

Perselisihan itu melibatkan Karmi Ilyas, warga Dusun Wadon, dengan Muhamad Zamrony Akbar alias Ony, warga Dusun Kekait II. Keributan bermula dini hari sekitar pukul 01.30 Wita, saat Ilyas datang mencari seorang temannya untuk menanyakan handphone yang hilang.

Di tengah perjalanan, Ilyas bertemu Ony, lalu terjadi adu mulut yang berujung perkelahian satu lawan satu. Saat keributan berlangsung, kendaraan milik Ilyas diketahui mengalami kerusakan pada bagian ban dan spion.

Kami menerima laporan dari kepala dusun, setelah suasana mulai ramai dan ada kekhawatiran benturan antarwarga ikut meluas,” kata Iptu Ramli.

Usai kejadian, Ilyas pulang memanggil sejumlah warga Dusun Wadon. Kondisi itu membuat aparat desa segera berkoordinasi dengan Polsek Gunungsari, untuk menjaga situasi tetap aman. Kedua pihak kemudian dipanggil ke Mako Polsek Gunungsari untuk duduk bersama.

Dalam mediasi masing-masing pihak diberi kesempatan menyampaikan kronologi dan keberatan. Setelah dialog cukup panjang, keduanya sepakat menempuh penyelesaian kekeluargaan.

Hasil pertemuan berjalan baik, kedua pihak sepakat berdamai, saling menahan diri, dan tidak membawa persoalan ini ke jalur lain,” ucap Iptu Ramli.

Salah satu poin kesepakatan, Ony bersedia mengganti kerusakan ban kendaraan milik Ilyas. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bersama sebagai bentuk komitmen damai.

Harapan kami, hubungan antarwarga kembali normal dan kejadian serupa tidak terulang lagi. " ( red

Polsek Selaparang Amankan Terduga Pelaku Penggelapan Sepeda Motor


Newsmetrontb.com_ POLSEK SELAPARANG NTB ,
Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Selaparang berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penggelapan sepeda motor berinisial LMR, Minggu (03/05/2026).

Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan korban berinisial HI (32), warga Karang Baru, Kecamatan Selaparang, yang sebelumnya melaporkan dugaan penggelapan satu unit sepeda motor ke Mapolsek Selaparang.

Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi SH., menjelaskan, kasus ini bermula pada 16 Maret 2026, saat terduga LMR meminjam sepeda motor milik korban melalui ayah korban dengan alasan untuk mengantar istrinya bekerja.

Namun, setelah dipinjam, sepeda motor tersebut tidak kunjung dikembalikan hingga beberapa hari.

Setelah tiga hari sepeda motor tidak dikembalikan, keluarga korban berupaya mencari informasi keberadaan terduga, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Selaparang,” jelas Kapolsek.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengetahui keberadaan terduga pelaku beserta barang bukti.

LMR kemudian diamankan bersama barang bukti berupa sepeda motor milik korban untuk proses hukum lebih lanjut.

Saat ini terduga pelaku telah diamankan bersama barang bukti dan akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Atas perbuatannya, terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana penggelapan.

Polsek Selaparang menegaskan komitmennya dalam menindak tegas setiap tindak pidana guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. (  red

Polsek Mataram Lakukan Pengamanan Acara Adat


Newsmetrontb.com_ POLSEK MATARAM NTB
  Personel Polsek Mataram bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa melaksanakan pengamanan serta monitoring kegiatan pernikahan dan khitanan warga di Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur, Minggu pagi (03/05/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA ini tidak hanya difokuskan pada pengamanan acara, tetapi juga pengaturan arus lalu lintas serta pengawalan rangkaian praja dari Jalan Bung Karno menuju lokasi acara, guna memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., menegaskan bahwa kehadiran aparat merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman di tengah masyarakat.

Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pernikahan, khitanan hingga tradisi nyongkolan, dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Personel juga kami arahkan untuk aktif memberikan imbauan kepada warga,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan Babinsa dan unsur lingkungan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama saat arak-arakan nyongkolan yang melibatkan ratusan peserta.

Untuk kegiatan nyongkolan sore hari dengan peserta sekitar 250 orang serta penggunaan miniatur singa, kami telah menyiapkan pola pengamanan dan pengaturan jalur agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” tambah Kapolsek.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengimbau kepada pemilik acara, tamu undangan, dan masyarakat sekitar agar tetap menjaga ketertiban serta saling menghormati pengguna jalan.

Berkat sinergi antara kepolisian, TNI, dan masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mencerminkan kuatnya budaya gotong royong di tengah masyarakat Kota Mataram. ( red

Wakapolresta Mataram Hadiri Rapat Forkopimda Lombok Barat


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM
   Wakapolresta Mataram I Wayan Sudarmanta menghadiri Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lombok Barat yang digelar di Ruang RapaKa Senggigi, Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (04/05/2026).

Rapat tersebut dipimpin Bupati Lombok Barat Lalu Muhammad Zaini dan dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, unsur TNI dari Kodim 1606/Mataram, Wakapolres Lombok Barat, Kejaksaan Negeri Mataram, Pengadilan Negeri Mataram, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Dalam keterangannya, Wakapolresta Mataram menyampaikan bahwa rapat ini tidak hanya sebagai ajang mempererat silaturahmi antar lembaga, tetapi juga menjadi forum strategis untuk membahas berbagai persoalan daerah, termasuk situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Rakor ini penting untuk memperkuat komunikasi lintas sektor sekaligus membahas berbagai permasalahan, termasuk kamtibmas di wilayah Lombok Barat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga kecamatan di Kabupaten Lombok Barat yang masuk wilayah hukum Polresta Mataram, yakni Kecamatan Lingsar, Gunungsari, dan Narmada. Oleh karena itu, koordinasi lintas wilayah menjadi hal penting agar setiap persoalan dapat ditangani secara bersama.

Meski secara umum situasi kamtibmas di tiga kecamatan tersebut masih terpantau kondusif, namun terdapat dinamika terkait keberadaan sejumlah kafe hiburan malam yang memunculkan dilema di tengah masyarakat.

Di satu sisi, kafe menjadi sumber mata pencaharian masyarakat, namun di sisi lain perlu adanya penertiban sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dapat merumuskan regulasi yang tepat guna mengakomodasi kepentingan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan.

Kami berharap ada aturan yang bisa menjadi solusi agar aktivitas ekonomi tetap berjalan, namun ketertiban juga tetap terjaga. ( red

Patroli Sepeda Sat Samapta Polresta Mataram Sasar Permukiman Gunung Sari


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM  NTB ,
Satuan Samapta Polresta Mataram kembali menggelar patroli bersepeda sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kali ini, patroli menyasar kawasan perkampungan penduduk di wilayah Kecamatan Gunung Sari, Senin sore (04/05/2026).

Dalam pelaksanaannya, personel menyusuri lingkungan permukiman untuk memantau situasi keamanan sekaligus menyapa warga secara langsung. Melalui dialog humanis, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan rasa aman sekaligus memperkuat komunikasi antara Polri dan warga.

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli bersepeda yang dilakukan secara rutin diyakini efektif dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Kami meyakini patroli ini dapat mendorong terciptanya stabilitas keamanan di tengah masyarakat, sehingga terus diupayakan untuk dilaksanakan secara rutin,” ujarnya.

Selain menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, patroli ini juga diharapkan mampu menekan potensi tindak pidana konvensional, seperti kasus 3C (curat, curas, dan curanmor).

Dengan patroli yang konsisten dan pendekatan humanis, Polresta Mataram berkomitmen menjaga wilayah tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. ( red

Ini Penekanan Kapolresta Mataram Saat Upacara

 


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM NTB ,  Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko SIK., MH., terus mendorong peningkatan kinerja jajaran melalui pengarahan rutin, salah satunya saat memimpin apel pagi di Lapangan Polresta Mataram, Senin (04/05/2026).

Apel tersebut diikuti Wakapolresta, para Kasat, Kabag, Kasi, perwira, bintara hingga ASN Polri sebagai bagian dari upaya menjaga kedisiplinan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolresta menekankan pentingnya komitmen seluruh personel untuk terus bekerja maksimal, meskipun tantangan di lapangan semakin kompleks.

Meski belum sempurna, kita harus terus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain memberikan arahan, Kapolresta juga menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh fungsi yang dinilai telah berjalan dengan baik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Ia menyoroti layanan Call Center 110 sebagai salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian, khususnya di wilayah Kota Mataram.

Menurutnya, tingginya penggunaan layanan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin aktif berkomunikasi dan melibatkan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

Call Center 110 menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Polresta Mataram cukup tinggi. Layanan ini sangat aktif digunakan untuk menyampaikan informasi,” ujarnya.

Kapolresta berharap ke depan seluruh personel dapat terus meningkatkan profesionalisme dan responsivitas, sehingga pelayanan publik yang diberikan semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. ( red

Perkuat Sinergi Keamanan Polsek Selaparang Kerja Sama Dengan UNDIKMA


Newsmetrontb.com_ POLSEK SELAPARANG NTB , 
Kapolsek Selaparang Zulharman Lutfi melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Universitas Pendidikan Mandalika, Senin (04/05/2026), sebagai upaya membangun komunikasi dan sinergi dengan dunia pendidikan.

Kehadiran Kapolsek Selaparang disambut langsung oleh Rektor Undikma Basuki Widodo bersama jajaran civitas akademika.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai isu, khususnya terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan kampus. Kapolsek Selaparang juga menyampaikan komitmen pihak kepolisian untuk mendukung setiap kegiatan akademik melalui pengamanan yang optimal.

Kami berharap kunjungan ini dapat meningkatkan kerja sama antara Polsek Selaparang dan pihak kampus, khususnya dalam menciptakan harkamtibmas di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, Kapolsek juga mengharapkan dukungan dari pihak kampus dalam membantu tugas kepolisian di lapangan, terutama dalam membangun kesadaran keamanan di kalangan mahasiswa.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan institusi pendidikan, guna menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan kondusif bagi kegiatan belajar mengajar.         ( red

Polisi Kawal Hearing Aksi Hardiknas Dikantor Gubernur NTB


Newsmetrontb.com_ POKRESTA MATARAM NTB
  Aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar Aliansi Mahasiswa dan Rakyat NTB berlangsung tertib di depan Kantor Gubernur NTB, Jalan Pejanggik, Senin (04/05/2026).

Aksi yang diikuti mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan PMKRI Cabang Mataram ini dimulai sekitar pukul 11.20 WITA. Massa menyampaikan berbagai tuntutan melalui orasi, mulai dari penolakan komersialisasi pendidikan, pemerataan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan guru honorer.

Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel gabungan dari Polsek Mataram dan Polresta Mataram guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., selaku penanggung jawab wilayah, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dengan pendekatan humanis.

Kami mengedepankan langkah persuasif dalam pengamanan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Tak hanya melakukan pengamanan, aparat kepolisian juga memfasilitasi komunikasi antara perwakilan massa aksi dengan pemerintah daerah melalui forum diskusi di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB.

Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait berbagai kebijakan pendidikan di NTB yang kemudian ditanggapi oleh pihak Dinas Dikpora NTB.

Setelah melalui rangkaian aksi dan diskusi, kegiatan berakhir sekitar pukul 15.30 WITA dengan situasi tetap kondusif. Massa membubarkan diri secara tertib.

Kapolsek Mataram turut mengapresiasi sikap kooperatif peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Kami berterima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai, sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga,” tutup AKP Mulyadi. ( red

Kasat Reakrim Polresta Mataram Dicatut Namanya oleh Oknum Untuk Menipu


Newsmetrontb.com_ POLRESTA  MATARAM NTB 
 Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat kembali terjadi di Kota Mataram. AKP I Made Dharma Yulia Putra  S.T.K., S.I.K., M.Si., Kasat Reskrim Polresta Mataram, digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk menipu masyarakat. 

Pelaku menghubungi korban melalui telepon dan WhatsApp, berpura-pura sebagai Kasat Reskrim, lalu meminta atau meminjam uang.

AKP I Made Dharma mengaku mengetahui hal tersebut setelah dihubungi salah seorang masyarakat yang menjadi korban guna memastikan kebenaran permintaan tersebut.

Saya meminta masyarakat atau siapa pun yang menerima telepon mengatasnamakan Saya, mohon segera klarifikasi ke saya,” tegasnya, Senin (04/05/2026). 

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan segera melakukan klarifikasi jika menerima pesan atau telepon yang mengatasnamakan dirinya.

Jika ada yang mengaku sebagai saya dan mencoba meminta sesuati, mohon diabaikan dan segera konfirmasi ke kami,” pungkasnya. ( red

Diduga Gelapkan Sepeda Motor Seorang Pria Diamankan Polisi

 


Newsmetrontb.com_ POLSEK SELAPARANG Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Selaparang berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penggelapan sepeda motor berinisial LMR , Ia ditangkap  berdasarkan laporan korban asal  warga Karang Baru  Kecamatan Selaparang, yang sebelumnya melaporkan dugaan penggelapan satu unit sepeda motor ke Mapolsek Selaparang.

Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi SH., menjelaskan, kasus ini bermula pada 16 Maret 2026, saat terduga LMR meminjam sepeda motor milik korban melalui ayah korban dengan alasan untuk mengantar istrinya bekerja.

Namun, setelah dipinjam, sepeda motor tersebut tidak kunjung dikembalikan hingga beberapa hari.

Setelah tiga hari sepeda motor tidak dikembalikan, keluarga korban berupaya mencari informasi keberadaan terduga, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Selaparang,” jelas Kapolsek.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengetahui keberadaan terduga pelaku beserta barang bukti.

LMR kemudian diamankan bersama barang bukti berupa sepeda motor milik korban untuk proses hukum lebih lanjut.

Saat ini terduga pelaku telah diamankan bersama barang bukti dan akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Atas perbuatannya, terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana penggelapan.

Polsek Selaparang menegaskan komitmennya dalam menindak tegas setiap tindak pidana guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. ( red

Dukung Sport Tourism di Lombok Polda NTB Jamin Keamanan Pelari

 


Newsmetrontb.com_ MATARAM NTB Direktorat Pamobvit Polda NTB melaksanakan pengamanan kegiatan Rinjani 100 Ultra Trail Run 2026 yang berlangsung di kawasan Hotel Nusantara, Sembalun, Lombok Timur, Minggu (03/05/2026).

Event lari lintas alam bergengsi ini digelar selama tiga hari, sejak 1 hingga 3 Mei 2026, dengan beberapa kategori lomba, yakni 36 kilometer, 27 kilometer, dan 12 kilometer. Kegiatan tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid SIK., menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung kelancaran berbagai event berskala nasional di wilayah NTB.

Pengamanan ini sebagai bentuk kesiapan Polda NTB dalam memberikan rasa aman serta mendukung terselenggaranya kegiatan masyarakat dengan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan event seperti ini tidak hanya mencerminkan kesiapan panitia, tetapi juga kesiapan daerah, termasuk dari sisi pengamanan oleh aparat kepolisian.

Selain itu, kegiatan Rinjani 100 Ultra dinilai memiliki dampak positif dalam mendorong sektor pariwisata dan olahraga di NTB, khususnya wisata berbasis alam (sport tourism) yang semakin diminati.

Event seperti ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan potensi pariwisata sekaligus mengangkat citra NTB sebagai destinasi olahraga alam,” tambahnya.

Dengan pengamanan yang optimal, Polda NTB berharap event-event serupa dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian daerah.( red




Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim