newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Thursday, May 7, 2026

Baznas Lombok Timur Sukses Gelar Lumbung Pangan



Newsmetrontb.LOMBOK TIMUR  NTB
     
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur berhasil mencatatkan pencapaian gemilang melalui program Lumbung Pangan yang bekerja sama dengan Baznas RI.

 Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga membawa perubahan fundamental pada status sosial ekonomi para petani binaan.

Wakil Ketua Baznas Lombok Timur, Dr. H. M. Hamidi, M.Pd, menyatakan bahwa keberhasilan program ini merupakan bukti nyata efektivitas pengelolaan zakat yang produktif. 

Salah satu pencapaian yang paling membanggakan adalah terjadinya transformasi status para petani (kamis,07/05/26)

1. Transformasi Mustahiq Menjadi Muzakki

Poin utama dari keberhasilan program Lumbung Pangan ini adalah perubahan status para petani yang sebelumnya merupakan penerima zakat (Mustahiq), kini resmi menjadi pemberi zakat (Muzakki).

Melalui pendampingan yang intensif dari Baznas RI dan Baznas Lombok Timur, para petani kita kini memiliki penghasilan yang melampaui nishab. 

Hari ini adalah hari bersejarah karena mereka tidak lagi menerima tangan di bawah, melainkan tangan di atas sebagai Muzakki," ujar Dr. Hamidi dengan nada bangga.

2. Pengalaman Pertama dalam Sejarah Hidup Petani

Bagi para petani di Lombok Timur, momen ini merupakan lompatan besar yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Dr. Hamidi mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras dan manajemen pertanian yang terintegrasi.

"Ini adalah pertama kalinya dalam hidup para petani kita, mereka mampu memanen hasil yang begitu melimpah hingga sanggup menunaikan zakat mal dari hasil pertaniannya. 

Ada rasa haru dan bangga dari wajah mereka; sebuah kehormatan bagi petani bisa berkontribusi bagi umat melalui zakat," tambahnya.

3. Syiar dan Ajakan Berzakat ke Baznas Lombok Timur

Atas keberhasilan yang nyata ini, Dr. Hamidi mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari ASN, pengusaha, Para Petani Petani hingga masyarakat umum di Lombok Timur, untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui lembaga resmi.

"Keberhasilan para petani kita adalah bukti bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu memutus rantai kemiskinan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat syiar ini. 

Dengan berzakat ke Baznas Lombok Timur, Anda tidak hanya membantu memberi makan mereka yang lapar, tetapi sedang membangun kemandirian ekonomi umat," tegas Dr. Hamidi. ( red

Wednesday, May 6, 2026

Polda NTB Pastikan Pengawalan Logistik GT World Challenge Asia 2026 Aman


Newsmetrontb.com_ MATARAM  NTB 
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus berkomitmen memberikan pengamanan maksimal terhadap seluruh rangkaian ajang internasional yang digelar di wilayah ini. Terbaru, Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda NTB sukses melaksanakan pengawalan logistik Event GT World Challenge Asia 2026, Rabu (06/05/2026) dini hari.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., menyampaikan bahwa pengawalan ini merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) untuk menjamin keamanan dan kelancaran pergerakan logistik vital dari sirkuit menuju lokasi penyimpanan sementara.

Personel kami dari Sat PJR telah melaksanakan pengawalan logistik GT World Challenge Asia dari Sirkuit Mandalika menuju gudang penyimpanan di wilayah Lembar. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala keamanan maupun hambatan lalu lintas selama pergeseran barang-barang tersebut," ujar Kombes Pol Mohammad Kholid.

Pukul 23.20 WITA: Rombongan logistik mulai bergerak keluar dari area sirkuit menuju Gudang Surya Indah Cemara, Kecamatan Lembar.

Pukul 00.35 WITA: Seluruh rangkaian logistik tiba di lokasi tujuan dalam keadaan lengkap dan aman.

Kombes Pol Mohammad Kholid menambahkan bahwa keberhasilan pengawalan ini berkat koordinasi yang baik antar fungsi di lapangan. Usai memastikan logistik tiba dan diterima oleh pihak gudang, personel pengawalan langsung kembali ke Mako Zebra 8.0 untuk melanjutkan tugas rutin lainnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Polda NTB akan selalu siap mendukung setiap gelaran internasional di NTB melalui pengamanan jalur dan pengawalan logistik agar nama baik daerah dan negara tetap terjaga di mata dunia," pungkasnya. ( red




Dit Lantas Polda NTB Gelar Edukasi Lalu Lintas Pada Anak Usia Dini

 


Newsmetrontb.com_ MATARAM. NTB   Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus berkomitmen menciptakan generasi muda yang sadar hukum dan tertib berlalu lintas. Melalui kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas), puluhan siswa-siswi dari SD IT Yarla Batujai disambut hangat di Lapangan Bharadaksa Polda NTB untuk mendapatkan edukasi langsung, Selasa (05/05/2026).

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohamad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif kepolisian untuk membentuk karakter disiplin masyarakat sejak usia dini.

"Hari ini kami memberikan edukasi kepada adik-adik dari SD IT Yarla Batujai. Tujuannya agar mereka mengenal aturan lalu lintas bukan sebagai beban, melainkan sebagai kebutuhan untuk keselamatan bersama," ujar Kombes Pol Mohamad Kholid di ruang kerjanya.

Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut, para siswa diberikan materi mengenai pengenalan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, hingga fungsi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL). Tidak hanya teori, petugas juga memberikan simulasi singkat mengenai safety riding, baik saat anak-anak berperan sebagai pembonceng maupun penggunaan sepeda listrik yang saat ini tengah marak.

Kami menekankan pentingnya penggunaan helm dan etika saat berada di jalan raya. Hal ini penting untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan di masa depan," tambah Kabid Humas.

Selain materi lalu lintas, Polda NTB juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan imbauan kamtibmas yang relevan bagi anak-anak dan tenaga pendidik. Materi yang disampaikan meliputi:

Pencegahan Perundungan (Bullying): Mengajak siswa untuk saling menyayangi dan menghargai teman. Keselamatan Transportasi: Larangan penggunaan odong-odong di jalan raya karena faktor keamanan yang minim.

Rise and Speak: Edukasi mengenai keberanian untuk bersuara terkait kekerasan seksual terhadap anak.

Polri tidak hanya bicara soal lalu lintas, tapi juga perlindungan anak secara menyeluruh. Kami mendorong anak-anak, guru, dan orang tua untuk berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan kekerasan melalui gerakan 'Rise and Speak'," tegas Kombes Pol Mohamad Kholid.

Melalui kegiatan ini, Polda NTB berharap pemahaman yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang penuh antusias dari para siswa, serta sesi foto bersama sebagai bentuk kedekatan antara Polri dan masyarakat ( red



Polda NTB Pastikan Keamanan Jemaah Haji Kloter 12 di Asrama Haji Mataram

 


Newsmetrontb.com_ MATARAM  NTB   Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus mengawal ketat proses kedatangan dan pemberangkatan jemaah haji asal Provinsi NTB guna memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar. Pada Rabu pagi (06/05/2026),

 sebanyak 393 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 12 resmi tiba di Asrama Haji Provinsi NTB dan akan segera diberangkatkan langsung menuju Kota Makkah

.Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat yang memantau langsung jalannya pengamanan, menyampaikan bahwa personel gabungan telah disiagakan sejak dini hari untuk menyambut kedatangan para jemaah asal Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Timur tersebut.

Dalam keterangannya, Karo Ops Polda NTB menjelaskan bahwa sebanyak 13 personel pengamanan (Pam) dikerahkan, yang terdiri dari personel Polda NTB dan Polresta Mataram. Selain itu, terdapat 7 personel Polri yang tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk membantu pelayanan teknis di lapangan.

Prioritas kami adalah memastikan kenyamanan jemaah, terutama mengingat banyaknya jumlah lansia dalam kloter ini. Kami mengedepankan pelayanan yang humanis agar proses serah terima jemaah ke keluarga nantinya berjalan tertib," ujar Karo Ops Polda NTB.

Berdasarkan data yang dihimpun, Kloter 12 terdiri dari:

Lombok Tengah: 277 Jemaah

Lombok Timur: 115 Jemaah

Kota Mataram (TKHI): 1 Jemaah

Total: 393 Jemaah (terdiri dari 219 laki-laki dan 174 perempuan).

Menariknya, dalam rombongan ini terdapat 139 jemaah kategori lansia (di atas 65 tahun). Tercatat jemaah tertua atas nama Asbah Seliah yang berusia 93 tahun asal Bebie Lauq, Lombok Tengah. Sementara itu, jemaah termuda adalah Muhammad Safaril Jinan yang berusia 18 tahun, juga berasal dari Lombok Tengah.

Seluruh jemaah tiba dalam pengawasan tim petugas kloter yang lengkap, mulai dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), hingga tim medis (dokter dan paramedis) yang memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap stabil setibanya di tanah air.

Alhamdulillah, proses kedatangan di Asrama Haji pukul 06.00 WITA tadi berjalan sangat lancar. Kami akan terus melakukan pengamanan serupa untuk kloter-kloter berikutnya hingga seluruh jemaah haji NTB Yg berangkat ke tanah Suci Makkah sampai dengan kembali ke daerah asal masing-masing dengan selamat," tutup Karo Ops Polda NTB . ( red )



BKTM Dampingin Layanan Konseling dan Tes HIV / IMS di Kos_ Kosan

 


NewsmetPProntb.com_ KOTA MATARAM  NTB   Upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran penyakit menular terus dilakukan di Kota Mataram. Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilinaya bersama unsur TNI dan pemerintah kelurahan mendampingi pelaksanaan layanan mobile konseling serta tes HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) yang menyasar penghuni rumah kos, Selasa, (005/2026). 

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.35 WITA tersebut dilaksanakan di salah satu rumah kos di Jalan Tamtanus, Lingkungan Karang Sidemen. 

Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilinaya Aipda Ida Bagus Yoga hadir mendampingi bersama Babinsa Sertu Jauhari dan Kasi Pemerintahan Kelurahan Cilinaya Dwi Martineli, bersinergi dengan tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Karang Taliwang serta tim INSERT Kota Mataram.

Layanan mobile ini menyasar penghuni kos, baik pria maupun wanita, yang dinilai memiliki kerentanan terhadap risiko penularan penyakit. Petugas kesehatan memberikan konseling, edukasi, serta melakukan pemeriksaan secara langsung sebagai langkah preventif untuk menekan angka penyebaran HIV dan IMS di masyarakat.

Aipda Ida Bagus Yoga mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program kesehatan sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Kami mendampingi kegiatan ini untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung upaya deteksi dini penyakit menular. Harapannya, masyarakat khususnya penghuni kos lebih peduli terhadap kesehatan diri,” ujarnya.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para penghuni kos agar menjaga ketertiban lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta mengantisipasi potensi tindak kejahatan.

Kami mengingatkan agar penghuni kos tetap waspada terhadap potensi kejahatan seperti 3C, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang kerap menyasar lingkungan kos,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K. memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif anggotanya dalam kegiatan tersebut.

Saya mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas yang terus bersinergi dengan unsur TNI, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan. Ini merupakan bentuk pelayanan Polri yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga mendukung program kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan meningkat, sekaligus mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif.  ( red

Satops Patnal LPKA Cek HP dan Atribut Pegawai Guna Tingkatkan Pegawasan


Nesmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH  NTB
Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB melaksanakan kegiatan antisipasi pelanggaran disiplin pegawai melalui pemeriksaan atribut pakaian dinas pegawai dan telepon genggam (HP). 

Kegiatan ini dilaksanakan usai apel pagi pegawai sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan internal dan peningkatan kedisiplinan aparatur.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kelengkapan atribut dinas yang dikenakan pegawai, mulai dari seragam, tanda pengenal, hingga kerapian penampilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 Selain itu, dilakukan pula pengecekan terhadap penggunaan HP guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan perangkat komunikasi yang berpotensi melanggar aturan, seperti penyimpanan atau penggunaan aplikasi terlarang di lingkungan kerja.

Ketua Tim Satops Patnal, Jaliludin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisir potensi pelanggaran serta menjaga integritas dan profesionalisme pegawai. “Kami ingin memastikan seluruh pegawai mematuhi aturan yang telah ditetapkan, baik dalam hal penampilan maupun penggunaan sarana komunikasi,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, secara umum pegawai telah menunjukkan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Meski demikian, tim tetap memberikan teguran dan pembinaan kepada beberapa pegawai yang ditemukan belum memenuhi standar, sebagai bentuk pembelajaran dan perbaikan ke depan.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab pegawai dalam menjaga disiplin serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang tertib, aman, dan berintegritas di LPKA Lombok Tengah. ( red



Jaga Kambtibmas Malam Hari Sat Samapta Polresta Mataram Laksanakan Patroli

 


Newsmetrontb.com_ MATARAM  NTB.   Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beristirahat, Satuan Samapta Polresta Mataram menggelar patroli tengah malam dengan menyasar kawasan perumahan dan permukiman penduduk di wilayah Kecamatan Mataram, Selasa (05/05/2026).

Patroli ini difokuskan pada titik-titik yang dianggap rawan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada jam-jam rawan saat aktivitas warga mulai berkurang.

Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi sejumlah kompleks perumahan dan berinteraksi langsung dengan petugas keamanan (security) yang tengah berjaga. Melalui dialog humanis, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengingatkan pentingnya kewaspadaan selama bertugas.

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, S.H., M.H., menegaskan bahwa menjaga situasi kamtibmas merupakan bagian penting dari tugas kepolisian.

Patroli ini dilakukan untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang sedang beristirahat,” ujarnya.

Selain itu, petugas juga mengajak para penjaga keamanan lingkungan untuk tetap siaga terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu ketertiban.

Jika mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui call center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Dengan patroli rutin di waktu rawan, Polresta Mataram berharap situasi keamanan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan tenang dan nyaman. ( red

Polisi Evakuasi Seorang Laki _ Laki Diduga Terlantar diserahakan ke Dinas Sosial


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM
Respons cepat ditunjukkan oleh Polsek Sandubaya dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan seorang pria dewasa yang diduga terlantar di depan Toko Sari Busana, Cakranegara, Selasa (05/05/2026).

Mendapat informasi tersebut, personel SPKT Polsek Sandubaya langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kebenaran laporan sekaligus memberikan penanganan.

Kapolsek Sandubaya Niko Herdianto menjelaskan, berdasarkan keterangan warga sekitar, pria tersebut kerap terlihat berada di depan toko dan sempat diajak berkomunikasi, namun sulit memberikan jawaban yang jelas.

Dari informasi masyarakat, pria tersebut sering terlihat di lokasi dan diduga tidak memiliki keluarga atau tempat tinggal tetap,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan tindakan kemanusiaan, petugas kemudian mengevakuasi pria tersebut dan membawanya ke Dinas Sosial Provinsi NTB untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Personel kami langsung membawa yang bersangkutan ke Dinas Sosial agar mendapat pelayanan dan penanganan yang lebih layak,” jelas Kapolsek.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Sandubaya dalam memberikan pelayanan tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. ( red

Personil Polresta Mataran Kawal Keamanan Aksi Hardiknas


Newsmetrontb.com_ MATARAM  NTB 
Sejumlah aliansi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Mataram menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Selasa (05/05/2026). Aksi dipusatkan di depan Kantor Gubernur NTB. 

Selain Aksi di Kantor Gubernur NTB yang menyuarakan terkait Kebijakan pemerintah di bidang pendidikan yang dianggap lemah, aksi unjuk rasa juga berlangsung di depan Polresta Mataram. 

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk kritik terhadap kinerja lembaga pemerintahan dan penegak hukum.

Untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman dan tertib, pihak kepolisian mengerahkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari Polresta Mataram, Polsek jajaran, BKO Polda NTB, serta BKO Brimob.

Pengamanan dipimpin langsung Kapolresta Mataram Kombes Pol.Hendro Purwoko SIK., dengan melibatkan sejumlah perwira sebagai pengendali lapangan di titik-titik aksi.

Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, agar aksi unjuk rasa dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ungkap Kapolresta kepada media.

Ia menegaskan, seluruh personel yang bertugas telah diberikan arahan untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan, sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.

Kehadiran aparat bukan untuk membatasi, tetapi mengawal agar aspirasi yang disampaikan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tersampaikan dengan baik,” jelasnya.

Berkat pengamanan yang maksimal serta koordinasi yang baik antara aparat dan peserta aksi, seluruh kegiatan unjuk rasa dalam rangka Hari Pendidikan Nasional di Kota Mataram berlangsung kondusif tanpa gangguan berarti. ( red

BKTM Kelurahan Cilinaya Dampingi Petugas Bagian Abate Cegah DBD


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM 
Upaya pencegahan penyebaran penyakit DBD terus digencarkan di wilayah Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Bhabinkamtibmas bersama unsur kelurahan dan tenaga kesehatan melakukan monitoring kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk di lingkungan warga, Senin, 4 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilinaya Aipda Ida Bagus Yoga mendampingi Kasi Pemerintahan Kelurahan Cilinaya Dwi Martineli bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Karang Taliwang serta kader posyandu setempat. Kegiatan difokuskan di Jalan Yudistira, Lingkungan Karang Jasi, sebagai langkah konkret menekan potensi penyebaran DBD.

Petugas melakukan pemeriksaan langsung ke rumah warga untuk mengidentifikasi dan memberantas sarang nyamuk seperti genangan air di bak penampungan, selokan, hingga barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

 Selain itu, petugas juga membagikan bubuk abate kepada warga serta memberikan contoh penggunaannya pada tempat penampungan air guna membunuh jentik nyamuk.

Aipda Ida Bagus Yoga menjelaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program kesehatan masyarakat sekaligus mempererat kemitraan dengan warga.

Kami mendampingi kegiatan ini sebagai bentuk sinergi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah kelurahan. Selain melakukan pengecekan, kami juga mengajak masyarakat aktif menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari DBD,” ujarnya.

Selain pendampingan, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada warga agar rutin menerapkan pola hidup bersih melalui gerakan 3M (menguras, menutup, dan mengubur), serta tetap menjaga situasi kamtibmas dengan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K. memberikan apresiasi terhadap keterlibatan anggotanya dalam kegiatan tersebut.

Saya mengapresiasi peran aktif Bhabinkamtibmas yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendampingi kegiatan masyarakat di bidang kesehatan. Ini merupakan bentuk pelayanan Polri yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga,” ungkapnya.

Dengan adanya sinergi antara aparat, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan DBD dapat berjalan optimal. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari warga setempat. ( red

Tuesday, May 5, 2026

Tingkatkan Profesionalisme Petugas, LPKA Lombok Tengah Gelar In House Training


 

Newsmetrontb.vom_ LOMBOK TENGAH  NTB , Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme petugas, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah melaksanakan kegiatan In House Training  bertempat di Aula LPKA Lombok Tengah pada hari selasa  tanggal       ( 05 /05/2026 )

kegiatan yang diinisiasi oleh Kepala LPKA Lombok Tengah. serta diikuti seluruh jajaran, mulai dari Pejabat Struktural, staf, hingga peserta magang sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan LPKA Lombok Tengah.

Kegiatan In House Training sendiri merupakan pelatihan yang diberikan bagi pegawai guna meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kapasitas petugas sebagai salah satu kebutuhan organisasi. 

Dalam kegiatan ini, materi  difokuskan pada bidang Registrasi dan Klasifikasi, serta tata cara menjadi pembawa acara (Master of Ceremony MC).

Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi dan profesioanlisme petugas.

Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh petugas LPKA Lombok Tengah tidak hanya mengetahui tugas dan fungsinya pada Seksinya masing-masing  tetapi harus memahami tugas dan fungsi seluruh bidang. 

Karena masyarakat mengetahui kita sebagai seorang petugas Pemasyarakatan bukan staf dari salah satu Seksi bidang melainkan Salah satunya terkait tata cara perhitungan ekspirasi dari masa pidana anak binaan.

 Selain itu, belajar menjadi seorang pembawa acara juga sangat penting, agar selalu siap apabila sewaktu ditunjuk untuk menjadi pembawa acara dalam berbagai kegiatan kedinasan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Ahmad Saepandi, selaku Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi memberikan materi terkait alur dan prosedur registrasi serta integrasi anak binaan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta perhitungan ekspirasi dari masa pidana anak binaan dengan menggunakan TELRAM. 

Selanjutnya, pemberian materi tentang bagaimana tata cara untuk menjadi pembawa acara (Master of Ceremony/MC) yang baik dan professional dalam sebuah kegiatan kedinasan .

Kegiatan ini  secara resmi  dilaksanakan dan diinisiasi oleh Windy Fakhira Rizky bersama  M. Said Alwi Dodo dengan   meliputi berbagai bidang seperti.  teknik komunikasi, interaksi, hingga praktik langsung guna meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam memandu kegiatan resmi.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, sehingga mampu mendukung terlaksananya pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, dan berkualitas. ( red



Polisi Kawal Keberangkatan Jamaah Haji Kloter 10 Asal Mataram


Newsmetrontb.com_ MATARAM  NTB 
Sejumlah personel dari Polda NTB dan Polresta Mataram melakukan pengamanan sekaligus pengawalan keberangkatan rombongan calon jamaah haji kloter 10 asal Kota Mataram di Asrama Haji NTB, Minggu (03/05/2026).

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses persiapan hingga rombongan diberangkatkan menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid untuk selanjutnya terbang menuju Madinah.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menjelaskan bahwa pengawalan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kelancaran serta keamanan seluruh rangkaian keberangkatan jamaah haji.

Pengamanan ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri untuk memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi jamaah maupun keluarga yang mengantar,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, pengawalan kendaraan rombongan menuju bandara, hingga pengamanan area asrama guna mengantisipasi potensi gangguan.

Kehadiran aparat kepolisian tersebut turut memberikan rasa tenang bagi para calon jamaah haji yang akan memulai perjalanan ibadah ke Tanah Suci, sekaligus memastikan seluruh tahapan keberangkatan berjalan tertib dan lancar.( red



Polda NTB Limpahkan Tersangka Bersama BB Sebanyak 2,8 M Ke Kejaksaan



Newsmetrontb.com_ MATARAM  NTB.   
Ditreskrimsus Polda Nusa Tenggara Barat memastikan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mebel SMK se-Provinsi NTB Tahun Anggaran 2022 segera memasuki Tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum.

Perkara tersebut sebelumnya telah menetapkan 2 (dua) orang tersangka, yakni KS selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan MJ selaku Penyedia.

Dirreskrimsus KBP Endriadi, S.IK melalui Wadir Reskrimsus AKBP Wendy Andrianto, S.IK, menyampaikan bahwa berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P-21) dan siap dilimpahkan ke Kejaksaan. 

Dalam waktu dekat akan dilaksanakan Tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Kasus ini berkaitan dengan proyek pengadaan mebel untuk 40 SMK di NTB yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022 dengan nilai pagu anggaran mencapai 10,2 miliar.

Dalam proses penyidikan, ditemukan sejumlah penyimpangan, di antaranya tidak dilaksanakannya penyusunan spesifikasi teknis dan survei harga, pembayaran pekerjaan 100 persen meskipun pekerjaan belum selesai, serta pengalihan sebagian pekerjaan kepada pihak lain yang tidak sesuai kontrak.

Berdasarkan hasil audit negara mengalami kerugian keuangan, dalam perkembangan penanganan perkara Tersangka dari pihak penyedia telah mengembalikan kerugian negara tersebut. 

Penyidik kemudian melakukan penyitaan terhadap uang sebesar 2,8 miliar rupiah yang dijadikan sebagai barang bukti dalam perkara ini.

Uang yang telah dikembalikan oleh Tersangka telah kami sita dan akan dilimpahkan bersama barang bukti lainnya pada Tahap II,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Kasubdit Tipidkor Dit Reskrimsus Polda NTB AKBP Muhaemin, SH., S.IK., M.IK menegaskan bahwa Penyidik berkomitmen menuntaskan setiap perkara korupsi secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Penanganan perkara ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam mengawal penggunaan anggaran negara, khususnya di sektor pendidikan,”

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 dan Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 55 KUHP dan ketentuan dalam KUHP terbaru.

Polda NTB memastikan proses hukum akan terus berjalan hingga tahap penuntutan di pengadilan. ( red



Monday, May 4, 2026

Simponi Dit Polairud Polda NTB Bersama Warga Bersihkan Pantai


Newsmetrontb.com _ LOMBOK TIMUR  NTB
  Dalam rangka program Asri, Kapal Polisi XXI-1004 Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan bersih pantai di kawasan Tanjung Luar Kab. Lombok Timur.(4/5/2026) 

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan personel Kapal Polisi XXI-1004 Polairud, tetapi juga mengajak anak-anak yang tinggal di wilayah pesisir untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan pantai. Dengan penuh semangat, anak-anak generasi maritim bersama personel bahu-membahu memungut sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai.

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K.,M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus sebagai upaya menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui program Asri ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya anak-anak pesisir, untuk lebih peduli terhadap lingkungan laut dan pantai. Kebersihan pantai adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Selain membersihkan pantai, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak tentang pentingnya menjaga ekosistem laut serta dampak buruk sampah terhadap kehidupan biota laut.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta pantai yang , sehat, dan nyaman bagi semua. ( red



Kasus Pencurian di Perumahan Griya Pesona Diadukan ke Polisi


Newsmetrontb.com_ MATARAM  NTB     
Rasa aman yang seharusnya menjadi jaminan dasar dalam sebuah kawasan perumahan justru dipertanyakan oleh warga Perumahan Griya Pesona Alam Sayang-Sayang, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Kasus pencurian kembali terjadi, menambah daftar panjang insiden serupa yang dinilai sebagai akibat dari lemahnya sistem keamanan yang disediakan oleh pihak pengembang.

Peristiwa terbaru menimpa Ahmad Amrullah, S.T., M.T., yang kehilangan sejumlah peralatan kerja bernilai tinggi dari gudang rumahnya yang masih dalam tahap pembangunan. Ironisnya, barang-barang tersebut baru sekitar satu minggu dipindahkan ke lokasi, namun dalam waktu singkat justru raib digondol pelaku pencurian pada Rabu malam, 29 April 2026, sekitar pukul 22.30 WITA.

Tidak hanya kehilangan alat seperti genset, jack hammer, gerinda, dan pompa air, pelaku juga merusak bagian konstruksi dengan memotong besi tangga bangunan. Kerugian yang dialami pun tidak hanya bersifat materil, tetapi juga berdampak pada terhambatnya proses pembangunan yang harus diulang.

Kondisi ini semakin memicu kekecewaan korban ketika fakta di lapangan menunjukkan bahwa sistem keamanan di perumahan tersebut jauh dari kata memadai. Dengan luas kawasan yang cukup besar, hanya terdapat tiga orang petugas keamanan yang berjaga dengan sistem shift 8 jam. Jumlah tersebut dinilai tidak rasional dan tidak sebanding dengan kebutuhan pengamanan lingkungan.

Lebih memprihatinkan lagi, kawasan perumahan tersebut sama sekali tidak dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV). Di tengah meningkatnya potensi tindak kriminal, absennya sistem pengawasan dasar ini menjadi indikator kuat bahwa aspek keamanan tidak menjadi prioritas utama pengembang.

Kritik juga mengarah pada kondisi fisik kawasan, di mana tembok pembatas perumahan dinilai terlalu rendah dan mudah diakses dari luar. Hal ini secara langsung membuka peluang bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk keluar masuk kawasan tanpa kontrol yang memadai.

Dalam pertemuan antara korban, pihak satpam, RT/RW, dan perwakilan pengembang, yaitu PT Varindo Lombok Inti, diakui secara terbuka bahwa terdapat kelemahan dalam sistem keamanan. Bahkan, pihak-pihak terkait juga mengonfirmasi bahwa kejadian kehilangan bukanlah yang pertama kali terjadi di kawasan tersebut.

Namun demikian, pengakuan tersebut dinilai tidak cukup tanpa adanya langkah konkret. Warga menilai pengembang terkesan abai dan lamban dalam merespons persoalan keamanan yang berulang. Tidak adanya investasi pada sistem pengamanan seperti CCTV, minimnya jumlah petugas keamanan, serta lemahnya infrastruktur pembatas kawasan menunjukkan adanya kelalaian serius dalam perencanaan dan pengelolaan perumahan.

Ahmad Amrullah menilai bahwa pengembang seharusnya tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan penjualan unit, tetapi juga bertanggung jawab terhadap aspek keamanan sebagai bagian dari pelayanan dasar kepada konsumen.

Keamanan itu bukan fasilitas tambahan, tapi kebutuhan utama. Kalau sejak awal pengembang mengabaikan ini, maka warga yang akan terus dirugikan,” tegasnya, Senin 4 Mei 2026

Lebih jauh, ia juga mendesak pemerintah daerah untuk tidak tinggal diam. Evaluasi terhadap izin dan kelayakan pengembang menjadi hal yang dianggap mendesak, mengingat persoalan ini tidak hanya berdampak pada satu korban, tetapi berpotensi mengancam seluruh penghuni kawasan.

Pemerintah daerah harus turun tangan. Kalau perlu, lakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin pengembang. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat kelalaian yang sebenarnya bisa dicegah,” lanjutnya.

Laporan resmi atas kejadian ini telah disampaikan ke Polresta Mataram pada Senin, 4 Mei 2026. Korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus tersebut sekaligus meningkatkan pengawasan di kawasan rawan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan dalam sebuah kawasan hunian bukan sekadar janji dalam brosur pemasaran, melainkan tanggung jawab nyata yang harus dipenuhi. Tanpa itu, perumahan tidak lagi menjadi tempat tinggal yang aman, melainkan ruang yang menyimpan potensi kerawanan bagi penghuninya. ( red

Wakapolsek Gunungsari Damaikan Konflik Warga Lewat Jalur Kekeluargaan


Newsmetrontb.com_ LOMBOK BARAT  NTB
Kesalahpahaman antar dua warga Desa Kekait yang sempat memicu perkelahian, akhirnya diselesaikan secara damai di Mako Polsek Gunungsari, Senin (4/5/2026). Mediasi dipimpin Wakapolsek Gunungsari Iptu Ramli, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Kekait Aipda Andika Priyono.

Begitu situasi memanas, kami memilih langkah cepat mempertemukan kedua pihak, agar persoalan tidak melebar ke lingkungan warga,” ujar Wakapolsek Gunungsari Iptu Ramli, S.H.

Perselisihan itu melibatkan Karmi Ilyas, warga Dusun Wadon, dengan Muhamad Zamrony Akbar alias Ony, warga Dusun Kekait II. Keributan bermula dini hari sekitar pukul 01.30 Wita, saat Ilyas datang mencari seorang temannya untuk menanyakan handphone yang hilang.

Di tengah perjalanan, Ilyas bertemu Ony, lalu terjadi adu mulut yang berujung perkelahian satu lawan satu. Saat keributan berlangsung, kendaraan milik Ilyas diketahui mengalami kerusakan pada bagian ban dan spion.

Kami menerima laporan dari kepala dusun, setelah suasana mulai ramai dan ada kekhawatiran benturan antarwarga ikut meluas,” kata Iptu Ramli.

Usai kejadian, Ilyas pulang memanggil sejumlah warga Dusun Wadon. Kondisi itu membuat aparat desa segera berkoordinasi dengan Polsek Gunungsari, untuk menjaga situasi tetap aman. Kedua pihak kemudian dipanggil ke Mako Polsek Gunungsari untuk duduk bersama.

Dalam mediasi masing-masing pihak diberi kesempatan menyampaikan kronologi dan keberatan. Setelah dialog cukup panjang, keduanya sepakat menempuh penyelesaian kekeluargaan.

Hasil pertemuan berjalan baik, kedua pihak sepakat berdamai, saling menahan diri, dan tidak membawa persoalan ini ke jalur lain,” ucap Iptu Ramli.

Salah satu poin kesepakatan, Ony bersedia mengganti kerusakan ban kendaraan milik Ilyas. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bersama sebagai bentuk komitmen damai.

Harapan kami, hubungan antarwarga kembali normal dan kejadian serupa tidak terulang lagi. " ( red

Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim