newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Friday, October 16, 2026

Polda NTB Pantau Arus Penyeberangan Lembar Usai MotoGP


Newsmetrontb.com_ LEMBAR  LOMBOK BARAT 
Gelaran MotoGP Mandalika 2026 telah usai, namun pengamanan di jalur penyeberangan tetap berjalan. Personel Satgas Kewilayahan Operasi Mandalika Rinjani 2026, Rabu (14/10/2026), memantau aktivitas bongkar muat kapal penumpang serta barang di Pelabuhan Lembar.

Pemantauan dimulai pukul 10.00 Wita dengan menyasar penumpang, kendaraan angkutan, serta aktivitas bongkar muat. Langkah itu bertujuan menjaga kelancaran penyeberangan, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan pasca-event internasional MotoGP.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. mengatakan, pengawasan tetap diperlukan meski rangkaian MotoGP telah berakhir. “Kami memastikan aktivitas di Pelabuhan Lembar tetap aman, tertib, serta lancar. Pengawasan terus dilakukan untuk menjaga kenyamanan penumpang maupun pengguna jasa pelabuhan,” katanya.

Disebutkan, personel Satgas Kewilayahan turut memantau situasi di sekitar pelabuhan, guna memastikan kegiatan masyarakat berjalan kondusif. Kehadiran personel diharapkan membantu mencegah gangguan keamanan, sekaligus mendukung pelayanan penyeberangan.

Kombes Kholid mengimbau penumpang serta pengemudi kendaraan angkutan tetap tertibm selama berada di area pelabuhan. “Ikuti arahan petugas, antre sesuai jalur, serta utamakan keselamatan saat proses naik maupun turun kapal. Mari bersama menjaga situasi tetap aman dan nyaman ( red ) 





Thursday, October 15, 2026

Subsatgas Obvit Operasi Mandalika Rinjani 2026 Perketat Pengamanan Terminal Kargo. di BIZAM

 


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB 
Pengamanan kepulangan logistik MotoGP Mandalika 2026 terus dilakukan Polda NTB. Pascaberakhirnya ajang balap motor internasional di Sirkuit Mandalika, Subsatgas Obvit Operasi Mandalika Rinjani 2026 melaksanakan patroli dan pemantauan di kawasan Terminal Kargo Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Rabu (14/10/2026).

Patroli tersebut bertujuan memastikan seluruh aktivitas pengiriman dan keberangkatan logistik MotoGP dari terminal kargo bandara berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Dalam kegiatan itu, personel melakukan pemantauan situasi di sekitar terminal kargo sekaligus berkoordinasi dengan penanggung jawab setempat untuk mengetahui perkembangan aktivitas serta memastikan proses pengangkutan logistik berjalan sesuai rencana.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat proses kepulangan logistik setelah penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan bahwa patroli dan monitoring tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Mandalika Rinjani 2026 dalam rangka pengamanan MotoGP.

Untuk memastikan seluruh proses kepulangan logistik MotoGP di kargo bandara tetap aman dan berjalan lancar, personel Ops Mandalika Rinjani 2026 melakukan pemantauan. Mereka juga melakukan koordinasi dengan penanggung jawab Terminal Kargo BIZAM terkait situasi di kawasan tersebut,” ucapnya.

Menurutnya, pengamanan tetap diperlukan meskipun rangkaian balapan telah selesai. Hal ini karena proses pemindahan dan pengiriman logistik merupakan bagian penting dari tahapan pascapelaksanaan MotoGP yang membutuhkan pengawasan dan koordinasi antarpihak.

Kehadiran personel kepolisian di kawasan terminal kargo diharapkan dapat membantu mendeteksi potensi gangguan sejak dini, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas operasional bandara.

Melalui patroli dan koordinasi tersebut, Polda NTB berupaya memastikan proses kepulangan logistik MotoGP Mandalika 2026 berjalan aman dan lancar, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di kawasan BIZAM tetap kondusif ( red )

Irjen Kalingga Perkuat Silaturahmi Polisi dan Ulama Lewat Tausiyah

 


Newsmetrontb.com_ KOTA  MATARAM  NTB     Polda NTB menggelar tausiyah dan doa bersama dengan menghadirkan Habib Husain Ahmad Al Hamid, Rabu (14/10/2026), di Masjid Baitussalam Polda NTB. Kegiatan ini mempererat hubungan polisi dengan ulama sekaligus memanjatkan doa untuk pimpinan baru Polri.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., bersama Wakapolda, Irwasda, para pejabat utama (PJU), seluruh satuan kerja, serta personel Polda NTB turut menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam tausiyahnya, Habib Husain Ahmad Al Hamid menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara polisi, ulama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Ketiganya memiliki peran saling melengkapi untuk membangun lingkungan yang aman, damai, dan penuh kepedulian.

Menurutnya, Polisi menjalankan tugas menjaga keamanan serta menegakkan hukum, ulama membimbing masyarakat melalui pesan keagamaan, sedangkan masyarakat berperan menjaga kerukunan dan melaporkan potensi gangguan keamanan di lingkungannya.

“Polisi, ulama, dan masyarakat tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ketiganya perlu bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Polisi menjaga keamanan, ulama memberikan tuntunan moral dan agama, sementara masyarakat ikut merawat kerukunan serta menciptakan suasana damai di lingkungannya,” ungkapnya.

Habib Husain juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan silaturahmi antara kepolisian dengan para tokoh agama. Hubungan yang dekat dapat membuka ruang dialog, untuk menyelesaikan persoalan masyarakat secara bijak sebelum berkembang menjadi konflik.

Ketika polisi dekat dengan ulama dan masyarakat, persoalan di tengah warga akan lebih mudah dibicarakan dan dicarikan jalan keluar. Mari kita jaga komunikasi, saling menghormati, serta mengedepankan musyawarah agar keamanan dan persaudaraan tetap terpelihara,” jelasnya.

Kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Polda NTB membangun kemitraan bersama tokoh agama, untuk mendukung pemeliharaan harkamtibmas. Pendekatan melalui silaturahmi dan kegiatan keagamaan, diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Kami ingin terus mempererat silaturahmi dengan para ulama dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini penting untuk menjaga persatuan, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” kata Irjen Kalingga.

Selain tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk mengiringi kepemimpinan baru Polri. Doa juga dipanjatkan agar seluruh personel mendapat kekuatan dan petunjuk dalam menjalankan amanah, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polda NTB berharap kedekatan polisi dengan ulama dan masyarakat semakin kuat, sehingga upaya menjaga keamanan tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembinaan, keteladanan, dan kepedulian bersama. ( red ) 




Komisi III DPR RI Dorong Polda NTB Perkuat Polmas dan Kedekatan dengan Masyarakat

 


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM. NTB    Komisi III DPR RI mengapresiasi inovasi pelayanan Polda NTB, dalam mendekatkan polisi dengan masyarakat. Dia juga menyoroti peran Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), sebagai wajah pelayanan Polri serta Balai Tiga Pilar sebagai ruang kolaborasi polisi dan warga.

Apresiasi itu disampaikan dalam kunjungan kerja (kunker) reses Komisi III DPR RI, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 13.30 Wita, di Gedung Sasana Dharma Polda NTB. Rombongan diterima Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., bersama Pejabat Utama (PJU) Polda NTB.

Dalam pertemuan tersebut, Irjen Kalingga menyambut kedatangan rombongan di Bumi Gora, Nusa Tenggara Barat. Dia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Komisi III DPR RI, menjadikan Polda NTB sebagai tujuan kunjungan kerja.

Kami ucapkan selamat datang kepada Bapak-Ibu anggota Komisi III DPR RI di NTB, khususnya di Polda Nusa Tenggara Barat. Kami sangat berterima kasih karena Polda NTB dijadikan salah satu tujuan kunker Bapak-Ibu Dewan yang terhormat," ucap Irjen Kalingga.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Kalingga menjelaskan strategi Polda NTB dalam menjaga kamtibmas melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan kemitraan dengan masyarakat, serta pemanfaatan inovasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dukungan terhadap MotoGP Mandalika juga menjadi salah satu materi pemaparan. Polda NTB menyiapkan strategi pengamanan dengan melibatkan personel dan teknologi, guna mendukung keamanan serta kelancaran penyelenggaraan ajang balap internasional tersebut.

Kami terus mendorong inovasi dalam pelayanan dan pemeliharaan kamtibmas. Kehadiran polisi harus dirasakan masyarakat, tidak hanya saat terjadi persoalan, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan kemitraan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara anggota Komisi III DPR RI, Dr. H. M. Nasir Djamil, S.Ag., M.Si., menilai pelayanan kepolisian perlu terus diperkuat agar masyarakat merasa dekat, mudah mengakses layanan, serta memperoleh penanganan yang baik saat membutuhkan bantuan.

Nasir Djamil menekankan SPKT tidak cukup dipandang sebagai tempat menerima laporan. Unit pelayanan tersebut perlu menjadi ruang pertemuan antara negara melalui kepolisian, dengan masyarakat sebagai penerima layanan.

“SPKT harus dimaknai sebagai ruang pertemuan antara negara dan warga. Ini etalase kepolisian, sehingga masyarakat yang datang harus merasakan pelayanan yang baik, mudah, dan humanis,” ungkapnya.

Selain pelayanan SPKT, Nasir Djamil memberikan apresiasi terhadap keberadaan Balai Tiga Pilar di NTB. Konsep tersebut dinilai dapat menjadi contoh bagi polda lain, dalam membangun kerja sama antara polisi dan masyarakat.

Balai Tiga Pilar diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang dialog untuk membahas persoalan lingkungan, mencari solusi bersama, serta memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kami mengapresiasi Balai Tiga Pilar yang mendorong polisi hadir lebih dekat dengan masyarakat. Program seperti ini perlu terus dikembangkan agar warga memiliki ruang berkomunikasi, menyampaikan persoalan, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungannya,” katanya.

Kunker reses tersebut diikuti enam anggota Komisi III DPR RI, yakni Sarifuddin Sudding selaku ketua tim, H. M. Nasir Djamil, Rudianto Lallo, Hasbiallah Ilyas, Hj. Siti Aisyah, serta Benny K. Harman.

Pertemuan itu menjadi ruang evaluasi sekaligus pertukaran pandangan mengenai pelayanan kepolisian, inovasi pemeliharaan kamtibmas, serta penguatan hubungan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kunjungan tersebut, berbagai masukan dari Komisi III DPR RI diharapkan dapat menjadi bahan penguatan pelayanan Polda NTB agar semakin terbuka, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. ( red ) 




Wednesday, October 14, 2026

Polisi Amankan 6 Terduga Pelaku Kejahatan Narkotika , 2 Diantaranya Wanita



Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM  NTB  Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram mengamankan enam orang dalam operasi berantai pemberantasan narkotika pada Rabu (14/10/2026) dini hari mulai pukul 00.20 WITA. Keenam terduga terdiri dari empat pria dan dua perempuan.

​Dalam operasi gabungan di beberapa titik wilayah Mataram dan sekitarnya tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa:

  • ​4,46 gram diduga sabu
  • ​0,27 gram diduga ekstasi
  • ​Alat komunikasi, alat konsumsi (bong), serta peralatan pendukung peredaran narkotika.

​Kronologi Pengungkapan Berantai

​Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K., S.I.K. menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan di lapangan.

  1. ​Saptamarga (Cakranegara): Petugas mengamankan dua pria dewasa di pinggir jalan dan menemukan barang bukti awal.
  2. ​Kamar Hotel (Jl. Sriwijaya): Dari pengembangan awal, petugas menggeledah kamar hotel tempat menginap salah satu terduga dan menemukan bukti tambahan.
  3. ​Tempat Hiburan Malam (Senggigi): Tim bergerak ke area parkir tempat hiburan malam dan mengamankan seorang pria.
  4. ​KOS Cilinaya (Cakranegara): Petugas mengamankan dua orang perempuan beserta barang bukti terkait.
  5. ​KOS Saptamarga: Penindakan berakhir di sebuah kamar kos dengan mengamankan satu pria dewasa lainnya.
  6. Keenam terduga pelaku saat berada di kantor Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram

    ​Penanganan Hukum & Rehabilitasi

    ​AKP Abisatya menegaskan bahwa penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga serta menelusuri asal-usul barang bukti dan potensi keterkaitannya dengan jaringan yang lebih luas.

    • ​Terduga Pengedar: Akan diproses hukum secara tegas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
    • ​Terduga Pemakai Murni: Penanganannya akan dikoordinasikan dengan BNN Kota Mataram guna menjalani proses rehabilitasi.

    ​Langkah ini sejalan dengan komitmen Polresta Mataram:

    ​"Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat."

    ​Polresta Mataram imbau masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi terkait indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungannya. ( red ) 

    ​

6 Terduga Pelaku Kejahatan Narkoba di Amankan Polisi , 2 Diantaranya Wanita


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM NTB   
Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram mengungkap dugaan tindak pidana narkotika melalui operasi berantai di sejumlah lokasi, Rabu (14/10/2026) dini hari. Dalam operasi yang dimulai sekitar pukul 00.20 WITA tersebut, polisi mengamankan enam orang, terdiri dari empat pria dan dua perempuan.

Dari rangkaian penindakan itu, petugas menyita barang bukti berupa *4,46 gram diduga sabu dan 0,27 gram diduga ekstasi*. Selain itu, sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika, termasuk alat komunikasi, alat konsumsi sabu, serta perlengkapan pendukung peredaran, turut diamankan.

Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti melalui serangkaian penyelidikan oleh tim Opsnal.

Penindakan pertama dilakukan di pinggir jalan kawasan Saptamarga, Kecamatan Cakranegara. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan dua pria dewasa. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian mengembangkan penyelidikan ke sejumlah lokasi lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Awalnya kami mengamankan dua pria dewasa di pinggir jalan di wilayah Saptamarga, Cakranegara. Setelah memeriksa dan melakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti yang berkaitan dengan narkoba, kemudian dilakukan pengembangan terhadap terduga lainnya,” jelas AKP Abisatya.

Pengembangan berlanjut ke salah satu kamar hotel di Jalan Sriwijaya yang diduga menjadi tempat menginap salah seorang terduga. Di lokasi tersebut, petugas kembali menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Dari hotel, tim bergerak menuju sebuah tempat hiburan malam di kawasan Senggigi. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pemeriksaan sebelumnya, petugas mengamankan seorang pria di area parkir tempat hiburan tersebut.

Rangkaian penindakan kemudian berlanjut ke sebuah kamar kos di wilayah Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara. Di lokasi ini, polisi mengamankan dua perempuan beserta sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan narkotika.

Petugas selanjutnya mendatangi sebuah kamar kos di kawasan Saptamarga. Di lokasi terakhir tersebut, seorang pria dewasa kembali diamankan.

Jadi, dalam operasi tersebut total enam orang yang kita amankan beserta barang bukti seperti alat komunikasi, alat konsumsi sabu, alat pendukung peredaran sabu, serta sabu dan ekstasi,” ungkapnya.

Peran Keenam Terduga Masih Didalami

AKP Abisatya menegaskan bahwa keenam orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan untuk memastikan peran masing-masing dalam perkara tersebut. Penyidik juga terus menelusuri asal-usul barang bukti serta kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.

Menurutnya, penanganan hukum akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh. Apabila ditemukan bukti yang cukup mengenai keterlibatan dalam peredaran narkotika, proses hukum akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Para terduga masih kita periksa. Nantinya, terduga pengedar akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Sementara bagi terduga yang murni pemakai, penanganannya akan dikoordinasikan dengan BNN Kota Mataram untuk proses rehabilitasi sesuai ketentuan,” jelasnya.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya Polresta Mataram dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui penindakan berdasarkan informasi masyarakat.

Polresta Mataram juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas narkotika di lingkungan masing-masing.

Upaya tersebut sejalan dengan semangat “Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat”, dengan penanganan yang disesuaikan berdasarkan peran dan status hukum masing-masing orang.

Hingga kini, proses pemeriksaan dan pengembangan masih berlangsung untuk mengungkap secara utuh perkara tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan barang bukti yang disita. ( red ) 

Satgas PAMWIL Ops Mandalika Rinjani 2026 Pantau Keamanan Pelabuhan Pemenang

 

Newsmetrontb com_ LOMBOK UTARA  NTB      Untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas penyeberangan selama pelaksanaan Operasi Mandalika Rinjani 2026, Satgas Pengamanan Wilayah (PAMWIL) Lombok Utara menggelar patroli di kawasan Pelabuhan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Senin (12/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan patroli dengan berjalan kaki untuk memantau aktivitas bongkar muat kapal, pergerakan kapal yang masuk dan keluar pelabuhan, serta kegiatan masyarakat pesisir di sekitar kawasan pelabuhan.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan aktivitas penyeberangan berlangsung tertib dan lancar, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di salah satu jalur transportasi laut yang melayani mobilitas masyarakat dan wisatawan di Lombok Utara.

Berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Pemenang tercatat cukup ramai. Kapal dari Padangbai, Bali, tercatat melakukan 15 trip kedatangan dengan total 1.433 penumpang. Sementara itu, keberangkatan menuju Padangbai juga mencapai 15 trip dengan jumlah 1.424 penumpang.

Adapun untuk rute Nusa Penida, kapal yang tiba di Pelabuhan Pemenang tercatat sebanyak tujuh trip dengan membawa 488 penumpang. Sedangkan keberangkatan menuju Nusa Penida mencapai delapan trip dengan total 637 penumpang.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan keamanan di kawasan pelabuhan serta kelancaran aktivitas kapal dan penumpang.

Patroli yang dilakukan tersebut untuk memastikan situasi di kawasan pelabuhan serta aktivitas kapal dalam keadaan aman dan lancar. Hal ini kita lakukan sebagai bentuk pelayanan keamanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, pemantauan secara langsung diperlukan untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan, terutama di kawasan pelabuhan yang menjadi titik mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Melalui patroli tersebut, personel juga dapat berinteraksi dengan masyarakat serta memantau kondisi lingkungan pelabuhan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Subsatgas PAMWIL Lombok Utara dalam Operasi Mandalika Rinjani 2026, yang bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan MotoGP Mandalika berlangsung.

Polda NTB berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di sejumlah titik strategis, termasuk pelabuhan, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang menggunakan jasa penyeberangan di wilayah NTB  ( red ) 



Monday, October 12, 2026

Tim PH Nilai Tuntutan JPU Terhadap Terdakwa Mugni Dipaksakan dan Kebebasan Pers Terancam

 


Newsmetrontb.com _ SELONG LOMBOK TIMUR Dalam agenda pembacaan tuntutan  terdakwa  Mugni dinilai oleh Tim PH  bahwa  JPU terkesan memaksa pasal dalam perkara  yang menjerat wartawan tersebut sangat dipaksakan , dengan demikian  Tim pembela akan menguraikan argumentasi hukum dan fakta-fakta persidangan dalam pledoi, sekaligus meminta majelis hakim membebaskan terdakwa.

Pasal sangkaan yang disampaikan oleh JPU sangat dipaksakan. Kami akan membuat pledoi bahwa saudara Mugni Ilma harus diputus bebas berdasarkan fakta-fakta di persidangan,” ujar Tim. PH usai sidang  tuhtutan ,senin ( 12/10/2026 ) di Pengadilan Negeri Selong.

 Menurut mereka, perkara ini telah diatur atau di-setting dan berpotensi menimbulkan ketakutan bagi wartawan serta aktivis yang bersuara demi kepentingan publik.

Sementara itu terpisah terdakwa  Mugni Ilma  menyatakan keberatan atas tuntutan JPU yang meminta hukuman dua tahun penjara Sebagai wartawan  ia khawatir perkara ini dapat membuat jurnalis lain takut memberitakan pejabat publik, meskipun sudah memenuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ)  Kalau seperti ini nantinya teman-teman wartawan lainnya akan ikut terkena kriminalisasi karena memberitakan pejabat publik,” kata Mugni.

JPU menuntut Mugni menggunakan Pasal 483 ayat (1) huruf a KUHP baru. Namun PH menekankan bahwa unsur tindak pidana, termasuk ancaman dan maksud memperoleh keuntungan secara melawan hukum, harus diuji secara ketat berdasarkan bukti yang sah Adanya uang atau pembicaraan nominal tertentu tidak otomatis membuktikan seluruh unsur pidana.

Atas tuntuntan  JPU tersebut  Tim  PH akan melakukan  nota pembelaan  serta menunggu repliks dan putusan majelis hakim  sebab Perkara ini dinilai penting karena menyangkut pembuktian unsur pidana sekaligus perlindungan terhadap kebebasan pers. ( red ) 

Sunday, October 11, 2026

ITDC dan MGPA Apresiasi Pengamanan Polda NTB


Newsmetrontb.com_ MANDALIKA  LOMBOK TENGAH
  Jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 yang mencapai 157.875 orang menghadirkan tantangan besar bagi pengelola sirkuit dan aparat keamanan. Namun, lonjakan pengunjung tersebut tidak memicu kemacetan parah seperti yang pernah terjadi pada penyelenggaraan awal. ITDC dan MGPA pun memberikan apresiasi kepada Polda NTB  atas pengaturan lalu lintas, pengendalian kerumunan, dan pengamanan selama ajang balap dunia itu berlangsung.

Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC, Ahmad Pajar, menilai koordinasi pengamanan bersama Polda NTB membantu menjaga kelancaran kegiatan di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 9–11 Oktober 2026.

Yang pertama, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan pengamanan yang luar biasa dari Pak Kapolda dan jajarannya, di mana semuanya berjalan lancar, aman, tanpa hambatan apa pun. Kalaupun ada, masalah kecil-kecil,” kata Ahmad Pajar.

Menurut dia, jumlah pengunjung tahun ini melampaui perkiraan awal pengelola. ITDC semula memperkirakan kehadiran sekitar 145.000 penonton. Namun, jumlah tersebut meningkat menjadi 157.875 orang, lebih tinggi dibandingkan sekitar 140.000 penonton pada tahun sebelumnya.

Peningkatan jumlah penonton itu membuat pengaturan arus kendaraan dan pergerakan pengunjung menjadi faktor penting selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

“Makanya kami berterima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Insyaallah semua kerja sama antara ITDC sebagai pemilik Mandalika dan Polda NTB dapat terlaksana terus secara baik,” ujarnya.

Selain lalu lintas, pengendalian kerumunan atau crowd management menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dari manajemen penyelenggara.

Perwakilan manajemen ITDC menilai pergerakan penonton sejak kedatangan hingga meninggalkan kawasan sirkuit berjalan lebih tertib dibandingkan pengalaman pada penyelenggaraan awal MotoGP Mandalika.

Ia mengingat kembali situasi pada 2022 ketika kemacetan membuat perjalanan kaki dari kawasan sirkuit menuju Masjid Nurul Bilad terasa sangat panjang.

Tapi ternyata ini dari tahun ke tahun dan luar biasa untuk tahun ini penontonnya lebih banyak, tapi crowd management-nya jauh lebih baik dan lebih rapi,” katanya.

Pengalaman tersebut menjadi pembanding penting karena peningkatan jumlah pengunjung biasanya menambah tekanan terhadap kapasitas jalan, area parkir, serta akses keluar-masuk kawasan sirkuit.

Chairman MotoGP, Troy Reza Waroka, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polda NTB. Ia menyoroti keberhasilan aparat dalam mengantisipasi kemacetan di tengah meningkatnya jumlah penonton.

Menurut Troy, kekhawatiran terhadap lonjakan kendaraan tidak berkembang menjadi kemacetan besar seperti yang dikhawatirkan sebelumnya. Ia juga menilai situasi keamanan relatif terkendali, dengan kejadian kriminal yang sangat minim.

Alhamdulillah tidak terjadi, semua tertata, semua bisa bergerak. Terus kemudian juga yang paling penting relatif aman, tidak ada hal-hal yang membahayakan, itu sudah menjadi sebuah prestasi,” ujar Troy.

Ia menambahkan, kemampuan menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan ajang olahraga internasional tersebut.

Keberhasilan mengelola arus penonton MotoGP Mandalika 2026 menjadi modal penting bagi penyelenggara dan aparat untuk menghadapi agenda internasional berikutnya. Jumlah pengunjung yang meningkat menuntut koordinasi lebih kuat, terutama dalam pengaturan transportasi, akses kawasan, dan pengamanan.

Apresiasi ITDC dan MGPA menunjukkan bahwa kelancaran penyelenggaraan tidak hanya bergantung pada persiapan sirkuit, tetapi juga pada kemampuan mengelola mobilitas puluhan ribu orang secara bersamaan.

Bagi Mandalika, tantangan berikutnya adalah menjaga standar pelayanan tersebut agar pertumbuhan jumlah penonton tetap berjalan seiring dengan kenyamanan, keselamatan, dan keamanan pengunjung. ( red ) 



Operasi Mandalika Rinjani 2026, Polisi Kawal Kelancaran Arus Penonton MotoGP


 Newsmetrontb xom_MANDALIKA  LOMBOK TENGAH  Polisi bergerak mengantisipasi kepadatan kendaraan seusai balapan MotoGP Mandalika 2026. Personel Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Direktorat Samapta Polda NTB, Ahad (11/10/2026) sore, menyisir kawasan Green Gate Sirkuit Mandalika untuk mengimbau warga agar tidak parkir sembarangan, sekaligus mengatur arus kendaraan yang meninggalkan sirkuit.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. saat ditemui awak media di Sirkuit Mandalika menjelaskan, kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 15.30 Wita dalam rangka Operasi Mandalika Rinjani 2026. Petugas mendatangi pengendara yang memarkir kendaraan tidak pada tempatnya, serta membantu mengurai kepadatan di jalur kepulangan penonton.

“Ketertiban parkir dan kelancaran arus lalu lintas menjadi perhatian kami, terutama saat masyarakat meninggalkan kawasan sirkuit seusai balapan. Kami mengimbau pengendara memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan, dan mengikuti arahan petugas,” ujar Kombes Kholid.

Menurut Kombes Pol. Kholid, pendekatan langsung kepada masyarakat diharapkan meningkatkan kesadaran pengendara, untuk tertib berlalu lintas. Petugas juga bersiaga di sekitar Green Gate guna menjaga situasi keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026, kami mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga ketertiban dan keselamatan bersama. Patuhi aturan parkir, ikuti petunjuk petugas, serta tetap berhati-hati selama perjalanan pulang. ( red ) 




Satgas Gakkum Amankan 5 Penonton MotoGP Tanpa Tiket

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH  NTB.   Lima buruh proyek asal Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Ahad (11/10/2026), diamankan petugas setelah nekat melompati pagar Sirkuit Mandalika demi menonton MotoGP 2026 tanpa tiket. Mereka diamankan di kawasan Green Gate sirkuit.

Kelima pria tersebut diserahkan petugas keamanan sirkuit, kepada Subsatgas Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Mandalika Rinjani 2026 sekitar pukul 13.00 Wita. Selanjutnya, mereka dibawa ke Polsek Kawasan Mandalika untuk penanganan lebih lanjut.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Kasatgas 4 Gakkum Ops Mandalika Rinjani 2026, mengatakan, tindakan tersebut terungkap setelah petugas keamanan memeriksa tiket para penonton yang melompati pagar.

Kelima orang tersebut diserahkan pihak keamanan sirkuit kepada Subsatgas Gakkum, setelah diketahui masuk dengan melompati pagar di kawasan Green Gate tanpa memiliki tiket," kata Kombes Arisandi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kelima pria tersebut berangkat dari tempat mereka bekerja di kawasan Mengulung, Kuta Mandalika, menuju sirkuit dengan berjalan kaki. Mereka mengaku ingin menyaksikan balapan dari bukit di belakang Pertamina Mandalika.

Awalnya mereka berjalan kaki menuju kawasan sirkuit. Saat melihat orang lain melompati pagar, mereka ikut melakukan hal serupa. Ketika diperiksa petugas, mereka mengaku tidak memiliki tiket," ujarnya.

Kelima pria tersebut diketahui bekerja sebagai buruh proyek pembangunan vila di kawasan Mengulung, Kuta Mandalika. Mereka telah berada di Lombok Tengah selama sekitar dua bulan, untuk bekerja dengan sistem kontrak.

Penanganan awal sudah dilakukan oleh tim Gakkum. Selanjutnya, kelima orang tersebut dibawa ke Polsek Kawasan Mandalika, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelas Kombes Arisandi.

Selain memeriksa kelima pria tersebut, petugas juga berencana mencari mandor proyek tempat mereka bekerja, serta berkoordinasi dengan pihak ITDC terkait kejadian tersebut.

Arisandi mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Penonton diminta menggunakan tiket resmi, dan mengikuti jalur masuk yang telah disediakan demi menjaga keamanan bersama.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri masuk ke area sirkuit tanpa tiket, apalagi dengan melompati pagar. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, selama MotoGP Mandalika berlangsung. ( red ) 




Amankan Penonton MotoGP, Polda NTB Kerahkan Tiga Perangkat Pemindai


 Newsmetrontb.com_ MANDALIKA LOMBOK TENGAH  Pengamanan pintu masuk hari pertama Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 diperketat. Di Gate 2 Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026), Polisi memeriksa tiket penonton serta mengerahkan sejumlah perangkat pemindai, untuk mengantisipasi masuknya benda berbahaya.

Personel Operasi Mandalika Rinjani 2026 turut mengamankan jalur masuk, serta memastikan proses pemeriksaan penonton berlangsung tertib.

Dari pantauan Satgas Humas Polda NTB melalui Subsatgas PID, di Gate 2 Sirkuit disiagakan tiga jenis perangkat pendukung keamanan. Mobil X-Ray, sebagai kendaraan pemindai bergerak, mendukung pemeriksaan keamanan di lokasi. X-Ray Scanner digunakan untuk memeriksa isi tas atau barang bawaan melalui citra hasil pemindaian, sehingga petugas dapat mengidentifikasi benda mencurigakan tanpa harus membuka setiap barang secara langsung.

Sementara itu, Secdoor atau security door berfungsi mendeteksi keberadaan logam saat seseorang melewati pintu pemeriksaan. Jika terdeteksi indikasi logam, petugas dapat melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. mengatakan, penggunaan perangkat tersebut mendukung pemeriksaan berlapis di pintu masuk sirkuit.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi masuknya benda berbahaya ke area kegiatan. Kami mengajak penonton mengikuti arahan petugas, agar proses pemeriksaan berjalan tertib, aman, serta lancar,” ungkapnya.

Kombes Kholid juga mengimbau penonton menyiapkan tiket sebelum tiba di gerbang, serta tidak membawa barang terlarang.

Mohon bekerja sama dengan petugas selama pemeriksaan. Jika menemukan benda mencurigakan atau membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada petugas di lokasi,” tegasnya. ( red ) 




Kapolda NTB Gelar Silaturahmi Polmas di Karang Taliwang



Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM.           
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Program Pemolisian Masyarakat (Polmas). Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan silaturahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jemaah di Masjid Raudatul Jannah, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Kamis malam (08/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda NTB, Sejumlah PJU Polda NTB, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., Kapolsek Sandubaya AKP Novit Haru Prasetyo, S.Tr.K., S.I.K.

Kedatangan rombongan Polda NTB disambut Camat Cakranegara bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para jemaah Masjid Raudatul Jannah.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda NTB mengawali kegiatan dengan memperkenalkan diri beserta jajaran pejabat utama Polda NTB. Selanjutnya, para peserta menyaksikan tayangan video kilas balik mengenai peredaran narkoba di Indonesia sebagai pengantar untuk membahas berbagai persoalan keamanan yang membutuhkan perhatian bersama.

Kapolda kemudian menyampaikan materi terkait pemeliharaan kamtibmas dan mengajak para tokoh masyarakat menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan imbauan kepada warga, khususnya agar menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana membangun kesadaran masyarakat bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kehadiran Kapolda NTB di Karang Taliwang ini dalam rangka Polmas dan silaturahmi dengan para tokoh dan masyarakat. Melalui Program Polmas ini diharapkan masyarakat ikut serta menjadi polisi di lingkungan tempat tinggal masing-masing dengan melakukan upaya-upaya menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Melalui komunikasi yang baik antara warga, tokoh masyarakat, dan kepolisian, berbagai persoalan di lingkungan diharapkan dapat diketahui serta ditangani lebih cepat.

Sesuai dengan semboyan Polri saat ini yaitu Polisi bersama Masyarakat, maka dalam mewujudkan harkamtibmas kita lakukan bersama-sama, “ ucapnya. 

Program Polmas juga diharapkan mendorong masyarakat untuk saling mengingatkan, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan indikasi gangguan keamanan.

Kapolda  berharap program yang digagas ini  dapat diterapkan secara luas di berbagai lingkungan tempat tinggal masyarakat, sehingga tercipta kerja sama yang berkelanjutan antara kepolisian dan warga.

Melalui pendekatan Polmas, sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah NTB ( red ) 



Astamaops Kapolri Apresiasi Masyarakat Sukseskan MotoGP 2026


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH  NTB
Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. mengapresiasi dukungan masyarakat, terhadap penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026. Ia juga mengajak bersama-sama menjaga keamanan hingga seluruh rangkaian balapan berakhir.

Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri, Sabtu (10/10/2026), saat memantau langsung pengamanan hari kedua event MotoGP Mandalika di Sirkuit Mandalika, Kuta, Lombok Tengah.

Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, yang telah mendukung pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026. Mari kita bersama-sama menyukseskan event internasional ini, dengan menjaga keamanan dan ketertiban," ungkapnya.

Komjen Roycke menegaskan, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana aman dan nyaman bagi pembalap, penonton, serta tamu dari berbagai negara.

Dijelaskan, pengamanan MotoGP Mandalika dengan sandi Operasi Mandalika Rinjani 2026 juga mengedepankan program Kapolri "Polisi Bersama Masyarakat". Pendekatan ini, menurut Komjen Roycke, menitikberatkan sinergi antara kepolisian dan warga untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Komjen Roycke berharap semangat kebersamaan terus terjaga, sehingga MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya berlangsung lancar, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi para pengunjung.

Mari kita jaga kamtibmas bersama. Dengan dukungan masyarakat, kita wujudkan MotoGP Mandalika yang aman, tertib dan sukses," tutupnya.( red )!




Polisi Perketat Pengamanan Festival Musik Kawasan Sirkuit


Newsmetrontb.com_ MANDALIKA  LOMBOK TEMGAH 
Suasana kemeriahan MotoGP Mandalika 2026 tak hanya terasa di arena balap, tetapi juga melalui gelaran festival musik yang berlangsung pada Sabtu malam (10/10/2026). Untuk memastikan acara hiburan tersebut berjalan aman dan tertib, personel pengamanan Zona Tengah yang tergabung dalam Operasi Mandalika Rinjani 2026 diterjunkan ke lokasi kegiatan.

Sejumlah personel kepolisian disiagakan untuk memantau jalannya festival sekaligus memastikan para pengunjung dapat menikmati hiburan dengan nyaman. Pengawasan dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Selain memantau aktivitas di area festival, petugas juga memperhatikan situasi di sekitar lokasi serta mengimbau pengunjung agar tetap tertib dan mengikuti arahan petugas pengamanan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga kondusivitas seluruh kawasan Sirkuit Mandalika, mengingat rangkaian kegiatan MotoGP turut menghadirkan berbagai hiburan yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan festival musik tersebut merupakan salah satu agenda hiburan yang diselenggarakan untuk memeriahkan MotoGP Mandalika 2026.

Festival ini adalah acara hiburan bagi masyarakat dalam rangka memeriahkan MotoGP Mandalika 2026. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan MotoGP, tugas pengamanannya masuk dalam pelaksanaan Operasi Mandalika Rinjani 2026,” ucapnya.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada arena balapan, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan pendukung yang menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan MotoGP.

Dengan kesiapsiagaan personel di Zona Tengah, Polda NTB berupaya memastikan kegiatan festival musik berlangsung tertib, aman, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas lainnya di kawasan sirkuit.

Melalui pengamanan terpadu tersebut, diharapkan masyarakat dan wisatawan dapat menikmati seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2026, baik balapan maupun hiburan, dengan rasa aman dan nyaman. ( red ) 



Dirlantas Polda NTB Turun Urai Kemacetan Pada Puncak MotoGP 2026

 


Newsmetrontb com_ MANDALIKA LOMBOK TENGAH 
Antusiasme penonton menyaksikan puncak balapan MotoGP Mandalika 2026 pada Minggu (11/10/2026) berdampak pada meningkatnya volume kendaraan di sejumlah jalur menuju kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.

Lonjakan kendaraan terlihat di berbagai akses menuju sirkuit. Salah satu titik yang mengalami peningkatan arus lalu lintas adalah Bundaran Sunggung Mandalika, yang dipadati kendaraan masyarakat dan wisatawan yang hendak menyaksikan langsung ajang balap motor internasional tersebut.

Menyikapi kondisi itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTB, Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso, S.I.K., turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi sekaligus membantu personel mengurai kepadatan kendaraan di Bundaran Sunggung.

Kehadiran Dirlantas di lokasi menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan kepadatan lalu lintas agar antrean kendaraan tidak berlangsung terlalu lama dan arus menuju kawasan sirkuit tetap bergerak.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan peningkatan volume kendaraan tersebut sejalan dengan perkiraan terjadinya puncak arus penonton pada hari terakhir pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026.

Sesuai perkiraan bahwa akan terjadi puncak arus lalu lintas di beberapa titik menuju kawasan Sirkuit Mandalika pada hari puncak race MotoGP. Hal ini terlihat dari hasil pemantauan personel di lapangan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Bundaran Sunggung menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian petugas karena terjadi peningkatan arus kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, personel pengamanan bersama jajaran lalu lintas melakukan pengaturan arus secara langsung. Upaya ini dilakukan agar kendaraan dapat melintas secara bertahap dan kepadatan segera terurai.

Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, potensi kemacetan di sejumlah titik dapat ditangani dalam waktu relatif singkat sehingga tidak berkembang menjadi antrean panjang berkepanjangan.

Kehadiran Dirlantas Polda NTB di tengah kepadatan kendaraan juga menunjukkan upaya pengawasan langsung terhadap pelaksanaan pengaturan lalu lintas selama Operasi Mandalika Rinjani 2026 berlangsung.

Polda NTB terus mengoptimalkan pengaturan lalu lintas di jalur-jalur strategis menuju Sirkuit Mandalika demi mendukung kelancaran mobilitas penonton, masyarakat, dan wisatawan pada puncak MotoGP Mandalika 2026.

Melalui koordinasi dan kesiapsiagaan personel, kepolisian berupaya memastikan lonjakan kendaraan pada hari puncak balapan dapat ditangani dengan baik, sehingga seluruh rangkaian kegiatan MotoGP berlangsung aman dan lancar.  ( red ) 



Pariwisata

Politik

Hukrim